Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Sampah Bungkus Rapid Tes Antigen di Perairan Ketapang Banyuwangi
Selasa, 01-02-2022 - 20:04:21 WIB
TERKAIT:
   
 

BANYUWANGI, OPSINEWS.COM - Siapa pembuang sampah bungkus rapid tes antigen yang mencemari perairan selat Bari di Ketapang Banyuwangi, akhirnya terungkap.

Kasat Polair Polresta Banyuwangi Kompol Jeni Al Jauza mengatakan, hasil sidak ke salah satu gerai rapid test antigen yang lokasinya berdekatan dengan lokasi, sampah tersebut, pemilik mengakui bahwa sampah tersebut berasal dari gerainya.

"Sampah-sampah itu berasal dari salah satu gerai rapid test antigen dan lokasinya berada tidak jauh dari TKP. Di situ pihak gerai mengklarifikasi bahwa benar pihaknya yang memiliki sampah tersebut. Namun yang ikut terbuang di pembuangan sampah itu hanya kemasannya saja bukan limbah medisnya,"katanya, Selasa (1/2/2022).

Hal tersebut juga dikuatkan dengan hasil tinjauan ke tempak kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan pihak gerai telah mengelola sampah medisnya dengan sampah telah diklasifikasikan sesuai katagori.

Untuk alat tes usap bekas pakai telah dipisahkan dan ditempatkan di wadah khusus yang hingga kini masih ditampung.

“Karena tidak tergolong sampah medis sehingga pemilik gerai membuang sampah itu di tempat pembuangan sampah rumah tangga yang kebetulan posisinya berada di pinggir laut," ujar Jeni Al Jauza

Pihaknya telah memberi pemahaman serta edukasi kepada pemilik gerai. Terlepas itu sampah medis atau bukan, tindakan membuang sampah sembarangan adalah perbuatan yang salah.

Selain dampak kesehatan dan dampak ekonomi, COVID-19 juga berdampak lingkungan. Pencemaran laut dikhawatirkan meningkat akibat pemakaian APD dan kemasan sekali pakai. Sementara dampak positif sebelumnya, yakni ditekannya angka polusi udara akibat PSB.

Respons Dinkes Banyuwangi

Dinas Kesehatan Banyuwangi melakukan investigasi terkait kasus sampah bungkus rapid tes antigen yang mencemari laut Selat Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk menggali informasi keberadaan sampah bungkus rapid tes antigen tersebut.

Kata Amir, dari hasil investigasi yang didapat, akan menjadi pertimbangan untuk memutuskan pengawasan atau penindakan atas kejadian tersebut.

Kasus pembuangan bungkus rapid test antigen ke laut ini berpotensi menjadi pelanggaran serius dan bisa masum ke ranah hukum.

“Jadi kalau sudah yang seperti ini aparat penegak hukum yang akan menindak. Kami menurunkan tim ke lapangan untuk menggali informasi dari mana asal sampah bungkus alat swab antigen itu," ujar Amir, Selasa (1/2/22).

Hasil pantaauan awak media di lapangan, kertas -kertas bungkus alat antigen bertebaran terapung di parairan utara Pelabuhan Ketapang. Sebagian bungkus-bungkus itu juga tertumpuk di bebatuan pantai dan nampak diantaranya telah terbakar.

Sampah tersebut tidak dibuang ke tempat sampah, menunjukan indikasi bungkus-bungkus alat rapid test antigen itu telah dibuang secara sembarangan. Lokasinya berada di sekitar satu kilometer dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

sumber:lliputan6.com




 
Berita Lainnya :
  • Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
  • Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
  • Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
  • Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
  • Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
    02 Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
    03 Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
    04 Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
    05 Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
    06 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    07 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    08 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    09 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    10 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    11 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    12 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    13 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    14 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    15 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    16 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    17 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    18 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    19 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    20 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    21 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    22 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik