Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ketua Umum SPI, Angkat Bicara Terkait Penganiayaan Terhadap Wartawan Di Sumut.
Selasa, 01-02-2022 - 06:06:06 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU/RIAU-OPSINEWS,COM- Viral penganiayaan yang dialami seorang wartawan di Belawan Medan, Sumatra Utara yang muncul di beberapa media onlain memenuhi layar dunia maya.

Kali ini diduga oknum polisi yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan yang telah aniaya seorang wartawan di Belawan mengaku telah membuat laporan pengaduan ke Sentral Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut, karena telah melakukan penculikan dan penyiksaan terhadap dirinya (red).

Saat di jumpai oleh beberapa wartawan di ruang kerjanya Senin,31/1/2022, ketua umum Solidaritas Pers Indonesia (SPI) mengutuk keras kelakuan oknum polisi yang tega berbuat hal yang tidak memiliki moral kepada sesama manusia dalam jumpa persnya, Ketua Umum SPI jugak memintak agar Poldasu benar benar melakukan penangkapan dan menindak tegas oknum polisi yang menculik dan menganiaya Eryanto, menyekap dan memukulinya sampai babak belur,

" Saya Sebagai Ketua Umum Solidaritas Pers Indonesia, mengutuk keras pelaku penganiayaan Eryanto, sangat tak bermoral dan tidak punya hati, apalagi sebagai penegak hukum (oknum polisi) melakukan hal yang tidak terpuji kepada sesama manusia," lanjutnya,

" Saya mintak kepada Poldasu supaya mengusut tuntas pelaku penganiayaan terhadap wartawan tersebut, karena oknum polisi tersebut sudah mencoreng kesatuan yang menegakkan hukum di Negara Indonesia ini, dan ini sudah menjadi analisa besar di Sumatra Utara sebab terlalu sering muncul brita di media sosial terkait penganiayaan terhadap wartawan," lanjutnya lagi

" Perlu di ketahui bahwa media adalah pilar ke empat dalam  demokrasi, dan harus menjunjung tinggi nilai nilai leluhur bangsa, sebab Indonesia Negara Hukum Mengapa harus ada aniaya ?." Ucapnya dengan geram.

Dikutip dari media Top Kota.co, Eryanto alias Anto (44) mengaku menjadi korban penganiayaan penculikan dan perampokan di daerah Labuhan Belawan Sumatera Utara (Sumut) pada hari Jumat, 28 Januari 2022 sekitar pukul 11.15 WIB.

Kepada wartawan, peristiwa nahas yang dialaminya itu bermula ketika dirinya mendapat panggilan via Whatsaap dari seorang berinisial H dan PH. Dalam percakapannya di telpon, Anto disuruh supaya hadir ke Martubung pada hari Jumat 28 Januari 2022 sekitar pukul 11.15 Wib untuk menjemput uang yang pernah dipakai oleh PH untuk perbaikan mobilnya.

Sesampainya Anto di Martubung, langsung bertemu dengan P dan H yang saat itu berada di atas sepeda motor. Saat itu juga Anto melihat teman P dan H berjumlah 4 orang sudah menunggu (standbay) di dalam mobil kijang warna hijau.

Setelah Anto bertemu dengan P, tiba- tiba teman- teman P keluar dari mobil kijang dan mendatangi Anto. Tampa bertanya, langsung memukuli dan menarik Anto kedalam mobil kijang tersebut.

Anto dinaikkan kedalam mobil dengan keadaan berdarah- darah dan terus- terusan dipukuli di dalam mobil oleh teman- teman P. Kemudian Anto dibawa ke sebuah tempat di daerah Sei Canang.

Di tempat tersebut, Anto terus dipukuli, ditunjanggi dan disiksa oleh beberapa dari teman- teman H yang berada di mobil kijang sambil mengatakan bahwa mereka preman. Kemudian salah seorang teman P berinisial M mengatakan bahwa dirinya Intel Polisi. “Berani kau,” ujarnya sambil menunjukan lencana Polisi dan fotonya kepada Anto sembari memukuli dan menyiksa Anto bertubi- tubi.

Setelah itu, Anto dimasukan ke dalam rumah tidak diketahui tempatnya. Lalu salah seorang dari dalam mobil tersebut berkata, “Ini tempat polisi habislah kau,” kata salah seorang dari dalam mobil kijang tersebut.

Di dalam rumah tersebut, Anto bertemu dengan seorang oknum polisi berinisial M diduga bertugas di Polres Belawan sebagai personil Sabara. Saat itu, M sambil bertanya dan memegang sebuah tali tambang lalu mengikatkannya ke leher Anto sambil memukul badan Anto dengan kayu dan berteriak “mau kau dimatikan orang ini”.

“Langsung M menarik saya dengan tali tambang yang berada di leher dan memukul dengan kayu, menunjang saat di dalam rumah kerengkeng tersebut, dan mengatakan kulepaskan mati kau…tau, tau kau,” ucap Anto meniru perkataan Marudut.

Kemudian Anto dibawa ke Polres Belawan dengan cara diendapkan di dalam mobil lebih kurang 30 menit. “Lalu datanglah oknum polisi yang berinisial M tadi yang diduga personil Sabara Polres Belawan itu, membawa saya ke ruangan juper dan langsung ditanyai oleh juper. Lebih kurang sekitar jam 18. 00 Wib, juper  mengatakan kepada supaya menelpon keluarga saat itu juga. Saya berkata kepada Jupernya, bagaimana saya mau menelpon pak, HP saya tidak ada karena diambil dengan orang yang mengantarkan saya ke sini,” kata Anto kepada juper


Kemudian Anto diberi handpone dan menelpon keluarganya agar datang kepolres Belawan. Sesampainya keluarga Anto kepolres Belawan, Anto langsung disuruh berdamai, yang mana Anto tidak tahu dari perdamaian apa. Anto disuruh untuk menandatangani sebuah surat dengan posisi mata Anto tidak bisa melihat, karena masih membengkak akibat pemukulan yang dilakukan oleh para pelaku penganiyaan itu. Setelah ditandatangani, Anto dibawa pulang oleh keluarganya.

Akibat penculikan dan penganiayaan ini, akhirnya Anto membuat laporan ke SPKT Polda Sumatera Utara dan sudah diterima. “Saya memohon, kepada bapak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs RZ Panca Simanjuntak agar mengungkap kasus yang saya alami ini. Dan menindak tegas oknum yang berinisial M yang bertugas di Sabhara Polres Belawan, karena telah ikut serta dalam penganiayaan ini,” harap Anto.

Sebagai Ketua Umum salah satu organisasi yang berscob Nasional, Suriani Siboro juga merasa kurang nya perhatian Penegak hukum kepada wartawan di Sumatra Utara, wartawan jangan dianggab lawan tapi jadikanlah menjadi mitra yang bebas dan merdeka untuk melakukan tuga jurnalisnya dengan leluasa dan jurnalis juga diatur oleh kode etik jurnalis dan Undang-Undang Pers no 40 tahun 1999. Ketua Umum juga berharap supaya pelaku cepat di proses untuk memulihkan nama baik dari kesatuan kepolisian di Sumatra Utara.

" Kita berharap kepada Kapolda Sumatra Utara, Irjen. Pol.Drs.R.Z.Panca Putra Simanjuntak, M.Si., Untuk Tangkap dan proses oknum polisi pelaku penganiayaan terhadap wartawan, supaya terjaga nama baik dari kesatua kepolisian di Sumatra Utara." Ucapnya mengakhiri.

Rilis Resmi DPP-SPI




 
Berita Lainnya :
  • Dit Binmas Polda Sumut Lakukan Pembinaan Intensif Personel Bhabinkamtibmas di Wilayah Polres Sergai
  • Kapolsek Binawidya Berkunjung Ke Pasar Baru Panam Bersilahturahmi  Deng Pedagang Dan Pengurus APPSI
  • 2 Korban Laka Tunggal di Koridor PT RAPP Ternyata Karyawan BPR Dana Amanah Pelalawan
  • Polres Serdang Bedagai Gelar KRYD THM, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Wilayah Malam Hari
  • Klarifikasi Kepala BPJS Kesehatan Sergai Risdamayani Sarumaha: Rujukan Pasien Emergency Ditegaskan Sesuai Indikasi Medis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dit Binmas Polda Sumut Lakukan Pembinaan Intensif Personel Bhabinkamtibmas di Wilayah Polres Sergai
    02 Kapolsek Binawidya Berkunjung Ke Pasar Baru Panam Bersilahturahmi  Deng Pedagang Dan Pengurus APPSI
    03 2 Korban Laka Tunggal di Koridor PT RAPP Ternyata Karyawan BPR Dana Amanah Pelalawan
    04 Polres Serdang Bedagai Gelar KRYD THM, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Wilayah Malam Hari
    05 Klarifikasi Kepala BPJS Kesehatan Sergai Risdamayani Sarumaha: Rujukan Pasien Emergency Ditegaskan Sesuai Indikasi Medis
    06 Kebakaran Maut di Labuhan Bilik: Luka Tak Sekadar Terbakar, Keluarga Minta Polisi Buka Semua Fakta
    07 Kepala BPJS Kesehatan Sergai Belum Beri Penjelasan Substantif, Transparansi Rujukan Pasien Emergency Dipertanyakan
    08 RSUD Kumpulan Pane Tegaskan Tidak Pernah Menolak Pasien, Klarifikasi Isu Viral Dugaan Penolakan
    09 Upacara Pemakaman Purnawirawan Polri Kompol H. Ahmad Yani Siregar, SH Berlangsung Khidmat di Sei Rampah
    10 Polsek Dolok Masihul Amankan Tiga Buruh Bangunan, Dua Batang Diduga Pohon Ganja Ditemukan di Dapur Rumah
    11 22 Tahun Pemekaran Sergai, Warga Naga Raja I dan Panglong Masih Terjebak Jalan Lumpur Sejak Zaman Kemerdekaan
    12 Pasien BPJS Emergency Terkendala Rujukan, Respons Kepala BPJS Sergai Dinilai Minim Klarifikasi
    13 Diduga Kepsek SMAN 2 Kampar Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Angkat Bicara Ada dengan Kepsek Ini
    14 Kapolres Sergai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai
    15 Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
    16 Mengawali Tahun 2026 dengan Kasih, Warga Jemaat BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah Berbagi Berkat untuk Anak Panti Asuhan Damai Indah
    17 Polres Serdang Bedagai Gelar Upacara Kenaikan Pangkat 51 Personel Periode Januari 2026
    18 Kapolres Sergai Lakukan Pengecekan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026
    19 BAPENDA ROHIL AJAK MASYARAKAT BAYAR PAJAK TEPAT WAKTU, DUKUNG PEMBANGUNAN DAERAH
    20 Polres Sergai Gelar Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2026, Tekankan Kondusivitas dan Kepedulian Sosial
    21 Satreskrim Polres Sergai Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu, Sita Ratusan Lembar Pecahan Rp100 Ribu
    22 Kapolres Sergai Pimpin Rilis Akhir Tahun 2025, Paparkan Kinerja dan Capaian Penegakan Hukum
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik