Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Hadiri Pertemuan Parlemen OKI, DPR RI Soroti Ragam Masalah Dunia Islam
Senin, 20-12-2021 - 14:15:13 WIB
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. Foto: Ist/Man
TERKAIT:
   
 

OPSINEWS.COM - Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dalam konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-16. Organisasi yang beranggotakan 54 negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tersebut, menggelar sejumlah pertemuan yang berlangsung selama dua hari yakni Kamis-Jumat (9-10/12/2021) di International Chamber of Commerce (ICC), Istanbul, Turki.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon yang menjadi ketua delegasi Indonesia, menyatakan sebagian besar umat Islam dunia masih didera pelbagai masalah yang rumit dan multidimensi seperti konflik berkepanjangan, krisis politik, kemiskinan, penurunan pendidikan, degradasi lingkungan dan iklim, terorisme, bencana alam, bencana kemanusiaan, demokrasi yang lemah, dan dampak Covid-19 yang parah.

“Namun, ini adalah kesempatan besar bagi kita untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang tidak diinginkan yang diderita oleh saudara-saudara Muslim kita terutama di Palestina, Afghanistan, Uighur, Kashmir, Rohingya, dan di banyak tempat lainnya," ungkap Anggota Komisi I DPR RI itu.

Fadli menjelaskan, penggusuran penduduk Palestina secara terus menerus, masif, dan brutal oleh pemukim Yahudi semakin parah dan membawa rakyat ke dalam krisis kemanusiaan yang lebih dalam. "Kita bisa melihatnya sebagai pesan bagi kita untuk berbuat lebih banyak. Kondisi mereka diperparah oleh pandemi Covid-19 dan tingkat vaksinasi yang rendah," imbuhnya.

Dalam situasi yang relatif berbeda, Fadli menambahkan, krisis kemanusiaan juga tengah berlangsung di Afghanistan. Menurutnya, Muslim Uighur telah lama menjadi sasaran diskriminasi budaya, agama, dan ekonomi dari pemerintah China. “Saya akan mengambil kesempatan ini juga untuk mengulangi masalah berkepanjangan yang dihadapi oleh saudara-saudara kita di Uighur,” jelas Fadli.

Selain itu, Fadli juga mengajak Parlemen OKI untuk meningkatkan tingkat perhatian bersama terhadap penderitaan minoritas Muslim di negara-negara anggota non-OKI. Sebab, disebutkan Fadli, Islam adalah rahmatan lil alamiin sebagaimana tercantum dalam Al Anbiya ayat 107 yang artinya bahwa Islam adalah agama yang damai, aman, dan terlindungi. "Pesannya, kita memiliki tanggung jawab untuk melakukan upaya luar biasa untuk mengakhiri krisis kemanusiaan ini, untuk melindungi saudara-saudara Muslim kita, untuk menciptakan perdamaian, dan sebagai bagian dari ketaatan kita pada ajaran Islam," tambahnya.

Sebagai anggota parlemen negara-negara OKI, menurut Fadli, Indonesia harus mendorong PBB untuk menerapkan semua instrumen hukum mengenai Palestina dan Yerusalem seperti Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 242 tahun 1967 meminta Israel untuk menarik pasukannya dari wilayah Palestina, Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nomor 298 tahun 1971 menyatakan bahwa semua upaya Israel untuk mengubah status Yerusalem adalah ilegal.

"Kita juga harus mendesak komitmen PBB untuk melaksanakan Resolusi Majelis Umum Nomor 181 Tahun 1947 yang memutuskan Yerusalem sebagai wilayah kekuasaan internasional dengan status hukum dan politik terpisah serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334 Tahun 2016 untuk mengakhiri semua pemukiman Israel di tanah Palestina," sebut politisi Partai Gerindra itu.

Oleh karena itu, Fadli menambahkan, sangat penting dan tepat waktu bagi PUIC, sebagai majelis perwakilan umat Muslim global, untuk mengambil suara terdepan dalam masalah ini. PUIC harus memainkan peran yang lebih tegas dalam mengakhiri segala bentuk kekerasan terhadap Palestina. Untuk itu, Indonesia siap membantu dalam bentuk apapun yang bisa kita lakukan untuk mencari solusi bagi saudara-saudara Palestina.

Lebih lanjut, tambah Fadli, Indonesia juga mendorong agar masyarakat dunia dan PUIC memperhatikan kerja United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA). Badan tersebut baru-baru ini mengumumkan defisit keuangan mereka dan berpotensi berdampak pada pengungsi Palestina.

"Selain Palestina, kita harus lebih bertanggung jawab atas krisis Afghanistan. Sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020, Indonesia telah berhasil mendorong Resolusi PBB Nomor 2542 untuk memperpanjang operasionalisasi misi bantuan PBB di Afghanistan melalui Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA). Namun, ada banyak yang harus dilakukan," tegas Fadli.


PUIC harus memainkan peran yang lebih tegas untuk memastikan bahwa pertemuan parlemen Muslim global kita masih berkomitmen penuh untuk membela Muslim Uyghur untuk menegakkan hak asasi manusia mereka terutama kebebasan beragama. Sejalan dengan itu, Fadli menilai semua pihak juga perlu mengatasi situasi yang memburuk di Rohingya. Parlemen anggota PUIC harus melakukan upaya lebih untuk mengakhiri penderitaan mereka dengan memberikan lebih banyak tekanan kepada junta Myanmar.

"Atas nama delegasi Indonesia, kami mendesak para pembicara kehormatan dan seluruh anggota parlemen untuk menjadikan momen ini sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan optimisme dan harapan bahwa persaudaraan di antara umat Islam adalah prinsip utama bagi masa depan generasi Muslim kita," ungkap Fadli.

Menurut Fadli, PUIC sebagai perwakilan rakyat terbesar dari negara-negara Muslim, harus memikul tanggung jawabnya dalam meyakinkan anggotanya bahwa konsep Syura dan demokrasi adalah jalan yang benar untuk menghadapi tantangan. "Singkatnya, PUIC harus menjadi penggerak utama untuk mendorong reformasi politik di negara-negara Muslim," tutur legislator dapil Jawa Barat V tersebut.


Dalam rangkaian Konferensi PUIC tersebut, Ketua Delegasi Parlemen Indonesia, Fadli Zon didaulat sebagai rapporteur di pertemuan Executive Committee (EXCOM) sekaligus menyampaikan ajakan anggota PUIC untuk menghadiri sidang umum Parlemen Dunia (Inter Parliamentary Union) ke-144 yang akan dihelat di Bali pada Maret 2022 dan mengajak anggota PUIC kompak mendukung isu Palestina sebagai emergency item mendatang.

Indonesia juga terpilih kembali sebagai anggota EXCOM PUIC, dan tiga komisi yaitu Politik dan Luar Negeri, HAM dan Budaya untuk setahun ke depan. Selain itu, pada gelaran Sidang PUIC kali ini, Indonesia juga berhasil menjadi anggota Executive Committee, anggota Standing Comittee on Political Afffairs and Foreign Relations, Standing Committee on Human Rights, Women, and Family, serta anggota Standing Committe on Cultural and Legal Affairs and Dialogue of Civilizations and Religions.


Delegasi Parlemen Indonesia diwakili BKSAP yang hadir dalam pertemuan tersebut juga diwakili Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana (Fraksi Partai Demokrat), Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera (Fraksi PKS), Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafidz Tohir (Fraksi PAN), Anggota BKSAP DPR RI Himmatul Aliyah (Fraksi Gerindra), dan Jazuli Juwaini (Fraksi PKS).




 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Sergai AKBP Sah Udur Sitinjak Kunjungi Yayasan Nurul Jannah Wreda, Salurkan Tali Asih untuk Lansia
  • Pemko Tebing Tinggi Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026, Standar Penilaian Naik Jadi 90
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Kapolres Sergai AKBP Sah Udur Sitinjak Kunjungi Yayasan Nurul Jannah Wreda, Salurkan Tali Asih untuk Lansia
    02 Pemko Tebing Tinggi Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026, Standar Penilaian Naik Jadi 90
    03 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    04 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    05 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    06 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    07 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    08 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    09 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    10 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    11 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    12 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    13 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    14 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    15 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    16 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    17 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    18 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    19 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    20 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    21 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    22 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik