Tutup Festival Literasi Sergai 2026, Adlin Tambunan Ajak Generasi Muda Cerdas Bermedia Digital dan Gemar Berkarya
SERDANG BEDAGAI, OPSINEWS.COM. SUMATERA UTARA | Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai), H. Adlin Tambunan, secara resmi menutup rangkaian Festival Literasi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2026 di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sergai, Sei Rampah, Kamis (5/11/2026).
Mengusung tema “Literasi dan Perpustakaan di Era Digital”, festival ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, meningkatkan kecakapan masyarakat dalam menyaring informasi, sekaligus mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif dan produktif.
Dalam sambutannya, Adlin Tambunan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Sergai, panitia penyelenggara, Bunda Literasi, para pendidik, serta seluruh komunitas literasi yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan zaman, mengingat teknologi digital telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi, belajar, bekerja, hingga berkomunikasi.
Namun, kemudahan akses informasi tersebut harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, memahami informasi secara utuh, membedakan fakta dari berita bohong (hoaks), serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, belajar, bekerja, dan berkomunikasi. Namun, kemudahan tersebut harus diiringi dengan kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, membedakan fakta dan berita bohong (hoaks), serta menggunakan teknologi secara bijak,” tegas Adlin.
Ia menambahkan, makna literasi saat ini tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis. Literasi telah berkembang menjadi kecakapan memahami informasi, memperluas pengetahuan, membangun gagasan, serta menghasilkan pemikiran dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Adlin mendorong Dinas Perpustakaan dan Arsip Sergai agar terus melakukan inovasi pelayanan, memperluas akses bahan bacaan hingga ke pelosok desa, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan layanan perpustakaan.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan buku cetak dan teknologi digital tidak perlu dipertentangkan. Keduanya harus saling melengkapi sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan wawasan masyarakat.
Lebih jauh, Wabup menekankan bahwa membangun budaya literasi bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga yang menanamkan kebiasaan membaca sejak dini, sekolah dan guru sebagai penggerak pola pikir kritis, hingga komunitas literasi yang membuka ruang diskusi, kreativitas, dan pengembangan karya.
Secara khusus, ia berpesan kepada anak-anak dan generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta gagasan dan karya yang bermanfaat.
“Kepada anak-anak dan generasi muda, teruslah membaca, belajar, menulis, dan berkarya. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan sesuatu yang bermanfaat, serta jadikan pengetahuan sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Apresiasi Kreativitas, Sejumlah Pelajar Raih Penghargaan
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas, kemampuan, dan semangat generasi muda, penutupan Festival Literasi Sergai 2026 turut dirangkai dengan pengumuman serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan.
Adapun para peraih Juara I dalam sejumlah kategori perlombaan, yakni:
1. Lomba Resensi Tingkat SMP: Hafidzah Zahra dari SMP Negeri 1 Teluk Mengkudu.
2. Lomba Resensi Tingkat SMA: Fizi Ashiilah Baahirah dari MAS Ma'rifatul Hikmah.
3. Lomba Bertutur: Azkiya Fitri Almira dari SD Negeri 102019 Firdaus.
4. Lomba Menulis Puisi: Astri Sajidah Kamal dari SMP Negeri 1 Sei Rampah.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi dan kreativitas pelajar Sergai perlu terus didukung melalui ruang pembelajaran, kompetisi, serta kegiatan literasi yang berkelanjutan.
Kegiatan penutupan Festival Literasi Kabupaten Sergai Tahun 2026 ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Akmal, AP, M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sergai, Elinda Sitianur, S.E., Pimpinan Bank Sumut Cabang Sei Rampah, Rudi Arif Panjaitan, narasumber Syaiful Baari Lubis, para kepala perangkat daerah, guru, pegiat dan komunitas literasi, serta ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai diharapkan terus memperkuat ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat pembelajaran, pengembangan kreativitas, dan lahirnya generasi yang cerdas, kritis, serta mampu bersaing di era digital. (Mendrova)
Komentar Anda :