Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
TEBING TINGGI, OPSINEWS.COM. SUMATERA UTARA | Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026. Selain menjadi wadah pembinaan dan penjaringan bibit atlet balap motor berprestasi, ajang ini diharapkan mampu mengalihkan aktivitas generasi muda dari balap liar, aksi ugal-ugalan di jalan raya, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota saat menerima audiensi panitia pelaksana Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026 di Ruang Kerja Wali Kota, Lantai IV Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo No. 14, Jumat (30/10/2026).
Menurut Iman Irdian, kegiatan olahraga otomotif yang diselenggarakan secara resmi dan terorganisasi merupakan salah satu alternatif positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat balap liar di jalan umum.
"Saya dan seluruh jajaran pasti mendukung kegiatan ini karena sangat positif. Artinya, kita juga menghindari risiko di jalanan yang taruhannya bisa nyawa atau cedera. Kita berharap kegiatan ini bisa naik tingkat hingga kejurnas," ujarnya.
Ia juga berharap penyelenggaraan event olahraga tersebut dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat luar daerah dan investor untuk datang ke Tebing Tinggi. Menurutnya, upaya menarik investasi perlu didukung dengan penataan kota yang bersih, rapi, dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tebing Tinggi, Muhammad Fadly, menyampaikan rencana penyusunan kalender kegiatan rutin tahunan di bidang olahraga dan pariwisata.
Menurutnya, apabila Speed Grasstrack dapat diselenggarakan secara berkelanjutan, kegiatan tersebut akan dipromosikan lebih luas agar menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah.
"Kalau ini bisa menjadi event rutin tahunan, tentu akan kita promosikan. Kita sebar ke luar agar semakin banyak orang tahu, bulan November ada balap. Dengan begitu, masyarakat luar akan bersiap dan menjadwalkan kunjungan ke Tebing Tinggi setiap ada agenda balap," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Arif Hutajulu, menjelaskan bahwa Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, bertempat di Sirkuit Permanen ATT, Jalan Pramuka, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi.
Arif mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada olahraga otomotif, tetapi juga diharapkan mampu mendukung program Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kegiatan ini sekaligus mendukung program Bapak Wali Kota untuk menggairahkan dan menumbuhkan UMKM di Kota Tebing Tinggi. Tidak hanya di pusat kota, kita berharap perputaran ekonomi juga bisa dirasakan di seputaran Kecamatan Bajenis," ungkap Arif.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menyiapkan 14 kelas perlombaan, meliputi Trail Standar 155 cc Open, Bebek Modifikasi Open, FFA Open, Trail Standar 155 cc Pemula, Bebek Standar Campuran Pemula, FFA Pro B, RBT Open, RBT Campuran Open, RBT Pro B, RBT Pemula, RBT Campuran Pemula, serta kelas RBT Lokal dan GTX Lokal yang mencakup wilayah Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Batu Bara, dan Simalungun. Selain itu, panitia juga menghadirkan kelas Trabas.
Penyelenggaraan Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026 disebut telah mengantongi rekomendasi dan izin resmi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara serta bekerja sama dengan New Speed Motor Sport Tebing Tinggi.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tebing Tinggi, Ramadhan Barqah Pulungan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdako, Faisal Ahmad, jajaran panitia pelaksana, serta Tim Peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi.
Melalui penyelenggaraan ajang ini, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap olahraga otomotif dapat berkembang secara terarah, menjadi ruang kompetisi yang aman dan tertib bagi generasi muda, sekaligus membuka peluang promosi daerah serta menggerakkan perekonomian masyarakat. (Mendrova)
Komentar Anda :