KECELAKAAN MAUT DI SEI BAMBAN: PENUMPANG HONDA CBR 150 TEWAS TERLINDAS TRUK, SOPIR MELARIKAN DIRI
SERDANG BEDAGAI, OPSINEWS.COM. SUMATERA UTARA | Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Medan–Tebing Tinggi KM 65–66, tepatnya di depan Kilang BL, Dusun I, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (21/10/2026), sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, seorang penumpang sepeda motor Honda CBR 150 berinisial V.B.S. meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah terjatuh ke badan jalan dan terlindas ban belakang sebelah kiri sebuah truk. Sementara itu, pengendara sepeda motor berinisial D.O. mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Ironisnya, pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian. Hingga informasi ini disusun, identitas pengemudi maupun nomor polisi kendaraan truk tersebut belum diketahui.
Truk Diduga Hendak Mendahului Sepeda Motor
Berdasarkan informasi awal mengenai kronologi kejadian, kecelakaan bermula ketika truk dan sepeda motor Honda CBR 150 tanpa nomor polisi yang dikendarai D.O. dengan membonceng V.B.S. melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.
Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga hendak mendahului sepeda motor yang berada di depannya. Namun, saat manuver dilakukan, bagian samping kiri truk menyenggol bodi kanan sepeda motor Honda CBR 150 tersebut.
Benturan itu menyebabkan pengendara sepeda motor, D.O., terjatuh ke sisi kiri. Sementara itu, penumpangnya, V.B.S., terjatuh ke badan jalan dan terlindas ban belakang sebelah kiri truk.
Akibat insiden tersebut, V.B.S. meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan D.O. mengalami luka-luka.
Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk dilaporkan meninggalkan TKP tanpa diketahui identitasnya. Kondisi ini menjadi salah satu fokus penyelidikan kepolisian untuk mengungkap kendaraan serta pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
Korban Luka Dirawat di RSU Melati Kampung Pon
Akibat kecelakaan itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia berinisial V.B.S., yang merupakan penumpang sepeda motor. Sementara itu, pengendara Honda CBR 150 berinisial D.O. mendapatkan perawatan medis di RSU Melati Kampung Pon.
Petugas kepolisian juga telah mengamankan sepeda motor Honda CBR 150 tanpa nomor polisi tersebut ke Pos Lalu Lintas Sei Bamban untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Adapun kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp500.000. Kerusakan yang teridentifikasi pada sepeda motor meliputi knalpot patah dan handel rem depan lecet.
Sementara itu, kondisi kerusakan pada truk belum dapat diketahui karena kendaraan tersebut meninggalkan lokasi kejadian.
Sat Lantas Polres Sergai Lakukan Penyelidikan
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk yang identitasnya belum diketahui dengan sepeda motor Honda CBR 150 tanpa nomor polisi di wilayah Desa Sei Bamban.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia di TKP dan pengendaranya mengalami luka-luka.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Serdang Bedagai telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian.
Langkah-langkah tersebut meliputi mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mencari dan meminta keterangan saksi, mendokumentasikan kejadian, mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, serta melakukan pengecekan kondisi korban di rumah sakit.
Polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengemudi truk yang diduga meninggalkan TKP setelah kecelakaan terjadi.
Hingga saat ini, identitas pengemudi maupun nomor registrasi kendaraan truk tersebut masih belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia.
Polisi Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
Menyikapi peristiwa tersebut, masyarakat pengguna jalan diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, menjaga jarak aman antarkendaraan, serta memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain.
Pengemudi kendaraan besar juga diharapkan memperhatikan ruang gerak, jarak samping, dan keberadaan kendaraan lain di sekitarnya ketika melakukan manuver, terutama di jalan raya yang memiliki arus lalu lintas padat.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berakibat fatal dan merenggut nyawa manusia.
Di sisi lain, pengungkapan identitas pengemudi truk yang meninggalkan TKP menjadi bagian penting dari proses penanganan perkara agar peristiwa tersebut dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan kepolisian masih berlangsung untuk mengungkap identitas pengemudi truk dan memastikan secara menyeluruh penyebab kecelakaan tersebut. (Mendrova)
Sumber Humas Polres Sergai
Komentar Anda :