Program Pertanian Sergai Disorot, Publik Tagih Data Capaian dan Transparansi Program: Kadis Dedy Iskandar Belum Beri Jawaban
SERDANG BEDAGAI, OPSINEWS.COM. SUMATERA UTARA | Pertanyaan publik mengenai sejauh mana program pembangunan pertanian benar-benar memberikan manfaat kepada petani di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali mengemuka.
Sorotan tersebut tidak hanya menyangkut keberadaan program, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih mendasar: apa hasil konkretnya, siapa yang menerima manfaat, berapa anggaran yang digunakan, serta bagaimana pemerintah memastikan setiap program pertanian tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Pertanyaan itu menjadi relevan mengingat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai, Dedy Iskandar, S.P., M.M., telah memimpin perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian selama lebih dari lima tahun.
Dalam rentang waktu tersebut, masyarakat dan petani tentu berhak mengetahui capaian terukur pembangunan pertanian, termasuk perkembangan produktivitas, akses terhadap sarana produksi, distribusi bantuan, pemberdayaan kelompok tani, hingga dampak program terhadap kondisi ekonomi petani.
OPSINEWS.COM kemudian melakukan konfirmasi secara bertahap kepada Dedy Iskandar untuk memperoleh penjelasan langsung dari pihak yang berwenang.
Konfirmasi pertama disampaikan pada 6 Oktober 2026, dengan meminta penjelasan mengenai program dan kegiatan Dinas Pertanian Sergai, realisasi anggaran, mekanisme penetapan penerima manfaat, serta persoalan keterbukaan informasi yang disebut-sebut masih menjadi pertanyaan di kalangan kelompok tani.
Wartawan juga menyampaikan adanya informasi dari anggota kelompok tani di Kecamatan Sipispis yang mengaku belum memperoleh informasi yang jelas mengenai program maupun kegiatan pemerintah yang ditujukan kepada kelompok mereka.
Namun, persoalan tersebut tidak serta-merta dijadikan kesimpulan. Karena itu, Dinas Pertanian diberikan ruang yang cukup untuk menjelaskan fakta sebenarnya sekaligus memberikan hak jawab.
Bukan Sekadar Program, Publik Meminta Ukuran Keberhasilan
Konfirmasi kemudian diperdalam pada 7 Oktober 2026.
Pertanyaan diarahkan kepada substansi kepemimpinan Dedy Iskandar selama lebih dari lima tahun, khususnya mengenai capaian konkret yang dapat diukur dan dirasakan langsung oleh petani.
OPSINEWS.COM meminta penjelasan apakah selama periode tersebut terjadi peningkatan pendapatan dan produktivitas petani, apakah biaya produksi semakin terkendali, serta apakah akses petani terhadap pupuk, bibit dan sarana produksi pertanian mengalami perbaikan.
Selain itu, Dinas Pertanian juga dimintai penjelasan mengenai mekanisme serta pemerataan bantuan pertanian.
Pertanyaan penting lainnya adalah apakah kelompok tani yang tercatat sebagai penerima program benar-benar mendapatkan manfaat dan pemberdayaan secara nyata, atau hanya sebatas tercantum dalam administrasi program.
Data dan capaian konkret diminta agar publik dapat menilai pelaksanaan program berdasarkan fakta, bukan sekadar klaim keberhasilan.
Konfirmasi Kembali Dilayangkan
Pada 8 Oktober 2026, konfirmasi kembali disampaikan kepada Dedy Iskandar dengan substansi pertanyaan yang sama untuk memastikan tidak terjadi kekeliruan komunikasi sekaligus memberikan kesempatan kepada Dinas Pertanian menyampaikan jawaban resmi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, terutama karena setiap informasi yang berpotensi menyangkut kinerja penyelenggara pemerintahan perlu dikonfirmasi kepada pihak yang berwenang.
Hingga berita ini disusun dan ditayangkan, OPSINEWS.COM belum menerima jawaban atau klarifikasi resmi dari Dedy Iskandar atas sejumlah pertanyaan yang telah disampaikan tersebut.
Dengan demikian, belum adanya jawaban tersebut tidak dapat serta-merta dimaknai sebagai pengakuan atas tudingan atau dugaan tertentu. Sikap Dinas Pertanian tetap perlu ditempatkan sebagai bagian yang belum terjawab dalam proses konfirmasi jurnalistik.
Publik Berhak Mendapat Informasi yang Terukur
Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, program pertanian pada akhirnya bukan hanya soal berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan atau berapa besar anggaran yang tersedia.
Yang tidak kalah penting adalah hasil dan manfaatnya bagi masyarakat.
Petani sebagai penerima manfaat berhak mengetahui program apa yang tersedia, bagaimana mekanisme mendapatkannya, siapa penerimanya, berapa nilai anggarannya, serta bagaimana hasil pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, OPSINEWS.COM masih membuka ruang seluas-luasnya bagi Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya Dedy Iskandar, untuk memberikan klarifikasi, data, maupun hak jawab atas seluruh pertanyaan yang telah disampaikan.
Pemberitaan ini sekaligus menjadi bagian dari fungsi pers untuk menghadirkan informasi kepada masyarakat secara faktual, berimbang, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan, tanpa mendahului proses pembuktian maupun menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum terdapat data dan keterangan yang memadai.
OPSINEWS.COM akan terus mengikuti perkembangan dan memuat klarifikasi resmi pihak terkait apabila telah disampaikan. (Tim)
Komentar Anda :