Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Polisi Tangkap Penjual Madu Palsu di Pekanbaru, Rugikan Pedangan Puluhan Juta
Sabtu, 30-10-2021 - 12:32:41 WIB
dok
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, OPSINEWS.COM - Personel Polsek Tampan menangkap empat pembuat dan penjual madu palsu. Sudah enam bulan mereka meracik madu abal-abal itu dan sudah menghasilkan ratusan liter dengan omzet puluhan juta.

Kepala Polsek Tampan Ajun Komisaris I Komang Aswatama menjelaskan, tersangka Hajiansyah bukan orang baru dalam penjualan madu palsu. Pria 42 tahun itu pernah masuk penjara karena kasus serupa.      

"Residivis dalam kasus serupa, baru keluar penjara tapi bukan di Riau," kata Komang, Jumat siang, 29 Oktober 2021.

Adapun tersangka lainnya adalah Diana Sofa yang merupakan istri dari Hajiansyah, kemudian Muhammad Teja yang masih punya hubungan dengan kedua tersangka tersebut. Lalu tersangka keempat, Alimat yang berasal dari Aceh.

"Mereka ini berasal dari Aceh, satu keluarga dan sudah berpindah-pindah menjual madu palsu," kata Komang didampingi Kanit Reskrim Polsek Tampan Iptu Aspikar.

Enam bulan berada di Pekanbaru, Komang menduga sudah banyak pemilik toko dan warung menjadi korban. Diapun meminta korban lain melapor karena saat ini baru terlacak ada tiga lokasi penjualan di wilayah Tampan.

Menurut Komang, ada korban yang enggan melapor karena mengalami kerugian besar. Pemilik toko ini stres setelah memesan banyak madu ternyata pesanannya itu madu palsu.

"Korban malu karena stres setelah mengetahui ditipu," kata Komang.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.    

Cara Kerja

Dalam aksinya, beberapa tersangka mencari toko ataupun warung yang akan ditawarkan madu. Mereka awalnya membawa botol kecil berisi madu palsu untuk dititip.

Setelah itu, datang tersangka lainnya yang berpura-pura membeli madu. Kemudian datang tersangka lain yang mengaku pernah mencoba madu itu sembari memuji kualitasnya.

"Jadi ada tersangka yang menyebut bagus dan akan membelinya dalam jumlah besar," kata Komang.

Pemilik toko ataupun warung yang terperdaya kemudian memesan madu dalam jumlah besar. Para tersangka menyebut madu yang akan dijual berasal dari hutan.

Komang menjelaskan, tersangka menjual satu liter madu palsu dalam botol Rp100 ribu. Kemudian ada kemasan dalam plastik seberat lima kilogram seharga Rp450 ribu.

"Ini madu palsu karena tidak ada unsur madu, pembuatannya memakai air, cairan asam, kopi dan pewarna," ucap Komang.

sumber:liputan6.com




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik