DPD KNPI Pematangsiantar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Arif Harahap Tegaskan Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan
Pematangsiantar, OPSINEWS.COM. Sumatera Utara | Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Pematangsiantar periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi kepemudaan (OKP), Cipayung Plus, cendekiawan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, Kamis (13/8/2026) sore.
Ketua Panitia Pelantikan, Fransisco Sibarani, dalam laporannya mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan tersebut dilakukan dalam waktu relatif singkat. Menurutnya, panitia hanya memiliki waktu 11 hari untuk mempersiapkan seluruh rangkaian pelantikan.
Fransisco juga menyebut pelaksanaan pelantikan menjadi momentum penting setelah Musyawarah Daerah (Musda) KNPI yang digelar pada Mei 2026 sempat diwarnai dinamika internal. Namun, seluruh tahapan akhirnya dapat diselesaikan sehingga kepengurusan KNPI Pematangsiantar periode 2026–2029 dapat dilantik.
«“Persiapan kami hanya 11 hari. Kami bisa menggelar ini karena didukung Pemerintah Kota Pematangsiantar,” ujar Fransisco.»
Arif: Pelantikan Bukan Sekadar Seremonial
Ketua DPD KNPI Pematangsiantar periode 2026–2029, Arif Harahap, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus untuk memimpin organisasi kepemudaan tersebut.
Arif menegaskan bahwa mandat tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, termasuk membangun sinergi dengan organisasi kepemudaan, Cipayung, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.
«“Tentunya yang pertama saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan organisasi kepemudaan, Cipayung, dan seluruh elemen pemuda serta masyarakat yang memberikan mandat ini kepada kami,” ungkap Arif.»
Ia menekankan, pelantikan bukan momentum untuk sekadar merayakan pergantian kepengurusan. Menurut Arif, atribut dan seragam yang dikenakan para pengurus merupakan simbol amanah sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan positif bagi Kota Pematangsiantar.
«“Kita tidak ingin pelantikan ini hanya menjadi euforia semata. Seragam yang kita pakai ini merupakan simbol amanah untuk membawa perubahan di Kota Pematangsiantar,” tegasnya.»
Wali Kota Dorong KNPI Jadi Rumah Besar Pemuda
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD KNPI Pematangsiantar yang baru dilantik.
Wesly berharap KNPI tidak berhenti pada kegiatan organisasi yang bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan program dan gagasan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap KNPI dapat menjadi rumah besar bagi pemuda dan tempat diskusi untuk menjawab seluruh tantangan yang ada,” kata Wesly.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda agar dapat mengambil peran dalam pembangunan Kota Pematangsiantar.
Menurut Wesly, kekuatan pemuda akan menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah apabila dibangun melalui persatuan, kolaborasi, dan gerakan bersama.
“Saya yakin ketika pemuda bersatu, bergerak bersama, KNPI dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Kota Pematangsiantar,” imbuhnya.
Rangkaian pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Siantar Aman dan Damai. Ikrar tersebut selanjutnya ditandatangani oleh unsur Forkopimda bersama para pimpinan organisasi yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kedamaian, serta kondusivitas Kota Pematangsiantar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Kapolres Pematangsiantar, perwakilan DPRD, perwakilan Dandim 0207/Simalungun, unsur veteran, pimpinan organisasi kepemudaan, Cipayung Plus, Direktur Utama Perumda Tirta Uli, serta jajaran pengurus DPD KNPI Sumatera Utara.
Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2029, DPD KNPI Pematangsiantar diharapkan mampu menerjemahkan amanah organisasi ke dalam kerja nyata, memperkuat persatuan lintas organisasi kepemudaan, serta mengambil peran strategis dalam pembangunan dan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. (***)
Komentar Anda :