Dump Truk Tertabrak KA Putri Deli di Perlintasan Tanpa Plang di Sergai, Satu Orang Tewas
Serdang Bedagai, OPSINEWS.COM. Sumatera Utara | Suasana Minggu sore di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api sebidang tanpa plang pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit Mobil Dump Truk Mitsubishi tanpa nomor polisi dengan Kereta Api (KA) Putri Deli yang melayani rute Medan–Tebing Tinggi. Kecelakaan itu mengakibatkan seorang pengemudi dump truk meninggal dunia, sementara seorang penumpang kereta api mengalami luka bakar ringan akibat terkena air panas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dump truk dikemudikan Busito (56), warga Dusun Gotong Royong, Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Sementara KA Putri Deli dikemudikan oleh masinis Roni Setiawan (31), warga Kota Medan.
Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, kecelakaan bermula ketika dump truk datang dari arah Tangkahan Galian C menuju jalan besar melalui perlintasan kereta api sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu.
Saat melintasi rel, pengemudi diduga tidak memperhatikan datangnya KA Putri Deli dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Dalam hitungan detik, bagian depan lokomotif menghantam sisi kiri bak dump truk dengan benturan keras yang mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan parah.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah, arus lalu lintas relatif sepi, serta pandangan pengemudi ke arah rel tidak terhalang.
Akibat kecelakaan tersebut, Busito mengalami luka robek di bagian kepala, memar pada dada, serta patah tulang tangan kanan. Korban sempat dilarikan ke RS Melati Perbaungan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Selain korban meninggal dunia, seorang penumpang KA Putri Deli bernama Viona Siahaan (21), warga Desa Ujung Aji, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, mengalami luka bakar ringan akibat terkena air panas saat benturan terjadi. Korban mendapat perawatan medis di RSU Melati Perbaungan.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas juga tidak menemukan SIM maupun STNK yang sah pada pengemudi dump truk.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP sementara, pengemudi dump truk diduga kurang memperhatikan kedatangan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang tanpa plang.
"Akibat kejadian tersebut, pengemudi dump truk meninggal dunia di RS Melati Perbaungan, sementara satu orang penumpang kereta api mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan medis," ujarnya, Minggu (2/8/2026).
AKP Bringin Jaya menambahkan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai telah melakukan penanganan cepat di lokasi, mulai dari olah TKP, pendataan korban, pengamanan arus lalu lintas, hingga berkoordinasi dengan Polsuska dan PT Jasa Raharja untuk proses penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kecelakaan di perlintasan kereta api sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu maupun penjaga.
Masyarakat diimbau agar selalu menghentikan kendaraan sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberangi rel.
Kewaspadaan setiap pengguna jalan menjadi kunci utama untuk mencegah hilangnya nyawa akibat kecelakaan yang sebenarnya dapat dihindari, "jelasnya. (Mendrova)
Sumber: Humas Polres Sergai
Komentar Anda :