Pemko Tebing Tinggi dan PLN Sepakati Efisiensi Energi, Potensi Penghematan Listrik Capai Rp261 Juta per Bulan
Tebing Tinggi, OPSINEWS.COM. Sumatera Utara | Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi bersama PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar resmi menyepakati langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik, khususnya pada sektor Penerangan Jalan Umum (PJU).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Perhitungan Selisih Daya Terpasang yang berlangsung di Ruang Utama Lantai IV Kantor Wali Kota Tebing Tinggi, Kamis (30/7/2026). Penandatanganan merupakan tindak lanjut hasil survei lapangan bersama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tebing Tinggi dan PT PLN (Persero).
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemko dan PLN dalam mewujudkan tata kelola energi yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan.
"Langkah efisiensi yang dilakukan bersama PLN dan Dinas Perhubungan merupakan upaya positif yang tidak hanya mampu mengurangi beban belanja listrik daerah, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan energi yang lebih baik dan berkelanjutan," ujar Wali Kota.
Menurutnya, penghematan penggunaan energi merupakan bagian penting dari pembangunan berkelanjutan yang harus terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor.
"Pemerintah Kota Tebing Tinggi mendukung penuh program penertiban dan meterisasi yang dilaksanakan PLN. Kami ingin memastikan pelayanan penerangan jalan kepada masyarakat tetap optimal, sekaligus penggunaan listrik berlangsung secara tertib, efisien, dan transparan," tegasnya.
Sementara itu, Manajer PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, memaparkan hasil survei dan evaluasi terhadap penggunaan listrik Penerangan Jalan Umum di Kota Tebing Tinggi.
Dari hasil pembenahan yang telah dilakukan, antara lain melalui penyesuaian daya terpasang, penggantian lampu jalan menjadi lebih hemat energi, serta pemasangan meterisasi baru, PLN mencatat potensi penghematan yang signifikan bagi keuangan daerah.
Menurut Ramses, pengurangan daya PJU sebesar 318.800 VA diperkirakan mampu menghemat biaya rekening listrik hingga sekitar Rp191 juta setiap bulan. Selain itu, penertiban penggunaan listrik secara rutin juga berpotensi memberikan tambahan efisiensi sekitar Rp70 juta per bulan.
"Secara keseluruhan, potensi penghematan anggaran yang dapat diperoleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi mencapai sekitar Rp261 juta setiap bulan. Ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan efisiensi penggunaan energi sekaligus mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif," jelas Ramses.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 6.731 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang belum menggunakan sistem meterisasi. PLN berharap proses pemasangan meter dapat segera direalisasikan sehingga penggunaan listrik dapat terukur secara akurat, lebih efisien, serta tetap mampu menjaga kualitas pencahayaan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Perhitungan Selisih Daya Terpasang oleh Wali Kota Tebing Tinggi bersama Manajer PLN UP3 Pematangsiantar sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung efisiensi energi dan peningkatan tata kelola pelayanan publik.
Turut hadir mendampingi Wali Kota Tebing Tinggi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Kepala Dinas Perhubungan Bernard Hutapea, Kepala Dinas PUPR Tora Daeng, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ramadhan Barqah Pulungan, Kepala Bagian Protokol Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi. (Mendrova)
Komentar Anda :