Sebut Pemilik Gudang Punya Storan ke APH
Wartawan Nyaris Jadi Bulan-Bulanan Penjaga Gudang BBM Subsidi Di duga Suruhan Pemilik Gudang BBM Ilegal hingga Mengintai Rumah Sampai Rumah
Senin, 27-07-2026 - 20:42:07 WIB
 |
| Ket, Kapolres Poto Net, pemilik serta Poto Gudang hasil investigasi wartawan |
Pelalawan ,OPSINEWS.COM- Begitu kejamnya mafia BBM Subsidi, Sejumlah preman mencoba menyerang wartawan ketika mengambil foto gudang diduga tempat penampung BBM subsidi. Gudang berpagar seng itu terletak di rumah petak di pinggir Jl Sultan Syarif Kasim depan SD Negeri 09 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Senin (27/7/26) mencoba mengecek dugaan gudang baru penampungan BBM subsidi jenis solar tersebut. Didalamnya terdapat sejumlah baby tank berjejeran diteras rumah petak tersebut. Wartawan media ini langsung dihadang oleh salah seorang preman penjaga gudang tersebut untuk tidak masuk.
Kepada media ini penjaga gudang tersebut mengatakan itu gudang penampungan aspal milik Pemda. Baby tank itu tempat solar cair untuk aspal, jawabnya.
Ironisnya ketika diambil foto gudang tersebut, beberapa orang langsung keluar mencoba menyerang sambil mengeluarkan kata-kata makian dengan menyebut nama hewan. Berkat kesigapan wartawan, berhasil menghindari kejaran para preman tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh media ini, pasca gudang penampungan BBM subsidi itu diberitakan beberapa waktu lalu, para mafia membuat gudang penampungan baru agar tidak terendus para awak media. Selain gudang di Jl Sultan Syarif Kasim itu, para mafia itu juga buka satu lagi gudang di SP 5, beber narasumber yang tidak mau namanya dipublis.
Pada pemberitaan media beberapa waktu lalu Kasno kepada media ini mengaku, gudang miliknya terletak di jalan koridor road RAPP KM 8. Sedangkan gudang yang berpagar seng di jalan koridor road RAPP KM 3 diduga milik Imam CS, termasuk oknum berseragam coklat inisial R, sebutnya.
Lebih ironinya lagi, ketika disinggung dugaan kutipan uang sebesar Rp 1,7 juta dari puluhan pelangsir BBM subsidi, tidak ditepis oleh Kasno. Bahkan Kasno katakan bahwa uang kutipan untuk setoran kepada APH dan wartawan itu tidak cukup, malah saya sering menambahi, ucapnya.
Warga setempat meminta Kapolres Pelalawan agar segera bertindak, jangan biarkan para mafia BBM Subsidi di kuasai mereka.
Dalam pemberitaan ini pihak terkait masih belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan, pihak Redaksi selalu memberikan ruang bagi pihak terkait untuk memberikan Klarifikasi. (OBH/Rls.SH)
Komentar Anda :