Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Sibatu-batu Tengkoh di Simalungun, Minta Pemkab Segera Lakukan Pengaspalan
Jumat, 17-07-2026 - 19:36:34 WIB
Simalungun, OPSINEWS.COM. Sumatera Utara - Kondisi ruas Jalan Sibatu-batu Tengkoh di Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang besar dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan dikeluhkan masyarakat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.
Berdasarkan pantauan Tim reporter di lapangan, Jumat (17/7/2026), sejumlah titik di badan jalan mengalami kerusakan cukup parah. Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tergenang air sehingga sulit terlihat oleh pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Jalan umum sebagai fasilitas publik sejatinya merupakan infrastruktur yang disediakan pemerintah untuk menunjang mobilitas masyarakat. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata guna memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Salah seorang warga yang akrab disapa Alham mengatakan, kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai. Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pengguna jalan.
"Kami sangat berharap kepada Bapak Bupati Simalungun agar memerintahkan dinas terkait untuk segera melakukan pengaspalan terhadap jalan yang rusak parah ini. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat," ujarnya.
Senada dengan itu, tokoh generasi muda setempat, Bung Alvin, menilai kondisi jalan sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Ia menyebut setiap kali hujan turun, lubang-lubang di badan jalan berubah menyerupai kolam sehingga membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor.
"Beberapa hari terakhir sudah ada warga yang terjatuh saat melintasi jalan ini. Jangan sampai harus menunggu korban kecelakaan yang lebih parah baru dilakukan perbaikan. Kami meminta pemerintah segera bertindak," tegasnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui instansi teknis terkait segera melakukan survei lapangan dan mengalokasikan perbaikan permanen berupa pengaspalan agar akses transportasi kembali aman, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
(Mendrova/Tim)
Komentar Anda :