Polisi Selidiki Perusakan Batu Nisan di TPU Desa Sialang Buah, Terduga Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Serdang Bedagai, Sumatera Utara. OPSINEWS.COM - Kepolisian Sektor (Polsek) Teluk Mengkudu, Polres Serdang Bedagai (Sergai), tengah melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan sejumlah batu nisan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun II, Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (12/6/2026) dini hari dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil pendataan awal, sedikitnya tiga makam menjadi sasaran aksi perusakan oleh pelaku yang mencabut dan memecahkan batu nisan yang terpasang di makam.
Adapun makam yang mengalami kerusakan yakni makam almarhumah Siti Rapeah binti M. Upas, Audia Sapitri binti Purwono, dan Rusmaini binti Warmo.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari Unit Intelkam Polsek Teluk Mengkudu.
"Benar telah terjadi perusakan di TPU Desa Sialang Buah. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab dan pelaku peristiwa tersebut," ujar AKP Bringin Jaya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/6/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi warga, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku yang diketahui berinisial RS (30), warga Desa Sialang Buah.
Namun demikian, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut karena terdapat informasi dari warga yang menyebutkan bahwa terduga pelaku diduga memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
Informasi tersebut turut diperkuat oleh keterangan penjaga TPU yang menyatakan bahwa tindakan serupa pernah beberapa kali terjadi sebelumnya di area pemakaman tersebut.
"Kami telah mengidentifikasi terduga pelaku. Namun, mengingat adanya informasi bahwa yang bersangkutan diduga mengalami gangguan jiwa, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk tenaga medis dan pihak kesehatan, untuk memastikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan sebelum mengambil langkah hukum selanjutnya," jelasnya.
Polres Serdang Bedagai menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan apabila ditemukan adanya kondisi kejiwaan tertentu pada terduga pelaku.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Kepolisian juga meminta warga yang mengetahui informasi tambahan terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Saat ini, Polsek Teluk Mengkudu terus melakukan penyelidikan, pengumpulan bukti, serta koordinasi lintas instansi guna memastikan penanganan kasus berjalan secara objektif dan menyeluruh.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena selain menimbulkan kerugian material, tindakan perusakan makam juga berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat dan nilai-nilai penghormatan terhadap tempat peristirahatan terakhir para jenazah. (Mendrova)
Sumber Humas Polres Sergai
Komentar Anda :