Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Menguat Dugaan Playing Victim Gores Diri Sendiri, HBL Terancam Pidana Berlapis
Penasehat Hukum Dr Freddy : Penyidik Polsek Bukit Raya Akui Tak Ada Saksi yang melihat & Rekaman CCTV Terkait Penganiayaan juga tidak Terlihat
Kamis, 19-02-2026 - 15:05:08 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru -OPSINEWS.COM- HBL Diduga Playing Victim (berpura-pura jadi korban) dengan melukai dirinya sendiri untuk menjerat Yusman Gea (terlapor) yang dilaporkan ke Polsek Bukit Raya. pada tanggal 30/11/2025.

Pasalnya, Kini HBL diduga Pelaku perusakan yang mengaku korban penganiayaan ini justru jelas terekam merusak Handphone (HP) dan Sepeda Motor terlapor Yusman Gea yang juga sudah melaporkan HBL ke Polresta pekanbaru yang diduga dilakukan janda Playing Victim. 

Pengacara Senior Asal Riau Dr Freddy Simanjuntak, SH, MH,. Sebagai Kuasa Hukum Yusman Gea. Menjelaskan, bahwa pihak penyidik Polsek Bukit Raya menjelaskan. "tidak ada Saksi yang melihat kejadian itu dan tidak ada Rekaman CCTV  yang memperlihatkan terlapor melakukan Penganiayaan". Karena memang tidak ada penganiayaan yang dilakukan terlapor (Yusman Gea). Ucap FS kepada media dihalaman Mapolsek bukit raya seusai kordinasi dengan penyidik Polsek bukit raya. di ruangan Reskirm Tim IV, Kamis, 19/2/26). 

Jelaskan FS. Tadi, Penyidik menyampaikan, bahwa sampai saat ini tidak ada saksi yang melihat kejadian itu dan tidak ada rekaman CCTV. Terkait perkara Penganiayaan yang dilaporkan HBL," Ucap Freddy S kepada Wartawan, sebagaiman penyampaian pihak penyidik. 

Lanjut FS, kita menduga. "Jangan- jangan HBL merekayasa laporannya demi tujuan tertentu".  Karena menurut klien kami tidak ada penganiayaan yang dilakukan nya pada saat itu terhadap HBL. Terbukti, tidak adanya saksi dan tidak adanya rekaman CCTV sebagai salah satu alat bukti adanya penganiayaan yang dilaporkan seperti disampaikan penyidik tadi, " Tegas Freddy. 

Freddy, kembali menegaskan perkara penganiayaan yang dilaporkan HBL terkesan playibg Victim dan atau tidak memenuhi unsur untuk dilanjutkan perkara karena tidak adanya saksi yang langsung melihat. Adapun saksi pelapor yang diajukan tidak ada ditempat saat kejadian. Artinya saksi tersebut diduga direkayasa alias diada-adakan oleh pelapor, dan juga saksi yang di ajukan pelapor tersebut orang yang sudah pernah ada masalah dengan terlapor Yg. 

Dan keterangan saksi inisial T saat itu pelapor minta tolong untuk menelpon si terlapor YG, agar datang kemarpoyan, bila Dia tidak datang maka saya datang kerumahnya dan saya ribut kan. Jelas FS menirukan keterangan  saksi di depan polisi.

Dalam perkara ini. Kita menghormati Proses Hukum yang dilakukan Polsek Bukit Raya, namun Hukum harus diproses secara adil, kalau tidak memenuhi tidak ada saksi dan alat bukti hanya Visumya saja yang belum tentu itu perbuatan terlapor. Maka perkara ini semestinya harusnya dihentikan. Tegas Freddy. 

Terkait HBL (Pelapor) apabila ternyata Playing Victim,  maka pidana berat menanti, karena HBL  terlapor dugaan Pidana Pemerasan dan Perusakan. Juga terancam dilaporkan dalam Pidana Surat Nikah Palsu. 

Dan dugaan Playing Victim, akan segera membuat Laporan yang melaporkan Yusman Gea yang diakuinya sebagai Suaminya dengan Surat Nikah Palsu dengan delik laporan Penganiayaan. 

Bila seandainya HBL sudah suami istri dengan Yusman Gea harusnya dilaporkan Pidana KDRT  ke Unit PPA Polresta Pekanbaru. 

Justru terlapor HBL yang sudah diproses Penyidik Polresta Pekanbaru dalam Perkara Pemerasan dan Perusakan yang dilaporkan Yusman Gea, dan istri sah nya telah memberikan keterangan dengan menunjukkan Surat Nikah mereka yang diakui oleh negara. Beber FS. (Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Warga Dapil 5 Siak hulu Kampar, di Soroti Dana Pokir Miliaran Rupiah Tak Ada Jejaknya
  • Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
  • Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
  • Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
  • JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Warga Dapil 5 Siak hulu Kampar, di Soroti Dana Pokir Miliaran Rupiah Tak Ada Jejaknya
    02 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
    03 Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
    04 Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
    05 JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
    06 Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
    07 Lapor Pak Walikota Pekanbaru! Das Mantan Napi Narkoba Gunakan Rompi Pemko Pekanbaru Alih Fungsikan Lahan Parkir Pasar Jadi Lapak Pedagang dengan Sewa Hingga Rp 20 Ribu Per Lapak
    08 Pemko Tebing Tinggi Pertahankan Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan
    09 Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Polres Sergai Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan dan Layani Masyarakat dengan Integritas
    10 Satlantas Polres Sergai Gerak Cepat Tangani Empat Kecelakaan dalam Sehari, Mayoritas Dipicu Kelalaian Pengemudi
    11 Razia Gabungan Polres Sergai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Narkoba di THM, 27 Pengunjung Diamankan
    12 Polres Sergai Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Salurkan Daging Qurban untuk Warga dan Personel
    13 Kecelakaan di Jalinsum Sei Bamban, Lima Orang Luka-Luka Usai Dua Sepeda Motor Bertabrakan
    14 Polres Sergai Fasilitasi Pemulangan Pasutri dan Dua Anak ke Jakarta, Wujud Nyata Pelayanan Humanis Polri Presisi
    15 WARTAWAN MITRA HUMAS POLRES SERGAI BERDUKACITA ATAS WAFATNYA IBU LAILA NURNANI
    16 Makna Kebersamaan dan Gotong Royong,Dinas PUPR Rayakan Idul Adha Dengan Peyembelihan Hewan.
    17 Terindikasi Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN Perhentian Raja jadi lahan korupsi bagi Oknum para Mafia
    18 Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit
    19 APPSI Tulungagung Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pasar Rakyat Hadapi Gempuran Perdagangan Digital
    20 Tragis di Jalinsum Perbaungan, Pemuda 19 Tahun Tewas dalam Tabrakan Motor dan Truk, Polisi Buru Sopir yang Kabur
    21 Polres Sergai Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba, Wujud Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa
    22 KAPOLSEK KOTO GASIB DUKUNG KETAHANAN PANGAN
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik