Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Aktifitas Galian C Milik Handoko di sungai Jalau Kebal Hukum, 250 Warga Murka
Sabtu, 31-01-2026 - 18:33:31 WIB
Lokasi
TERKAIT:
   
 

KAMPAR — OPSINEWS.COM-Aktivitas galian C milik Handoko di Desa Sungai Jalau, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, kian memicu keresahan masyarakat. Warga menilai kegiatan tersebut sudah melampaui batas dan berdampak serius terhadap lingkungan serta kehidupan ekonomi masyarakat setempat.

Pada Sabtu (31/1), masyarakat secara tegas menyuarakan penolakan terhadap aktivitas galian C yang terus beroperasi meski menuai banyak keluhan. Warga meminta aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian, segera bertindak tegas dengan menutup aktivitas galian C tersebut.

“Kami minta aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk menutup galian C Handoko. Aktivitas ini sangat merugikan kami,” tegas salah seorang warga.

Menurut warga, dampak yang ditimbulkan sangat nyata. Air telaga dan sungai menjadi keruh, debit air menyusut bahkan mengering. Kondisi ini berimbas langsung pada sektor pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Sawit kami banyak yang mati karena kekurangan air, sumur warga mengering, ladang dan sawah tidak mendapat pengairan. Jalan-jalan rusak parah akibat aktivitas angkutan material. Kami masyarakat justru yang menanggung kerugiannya,” ungkap warga lainnya.

Warga mengakui bahwa Handoko disebut memiliki izin usaha galian C. Namun mereka menilai izin tersebut tidak boleh menjadi pembenaran atas kerusakan lingkungan dan penderitaan masyarakat tani.

Diketahui, aktivitas galian C tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan luas lahan yang digarap mencapai sekitar 18 hektare. Persoalan ini bahkan pernah dilaporkan warga ke DPRD Kabupaten Kampar. Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah tegas yang diambil.

Kekecewaan warga semakin memuncak sebanyak 250 orang warga yang berasa di rugikan bahkan kami menolak tegas tentang aktifitas galian C Handoko.

Selain itu ninik mamak setempat juga menolak

setelah aksi unjuk rasa yang dilakukan di lokasi galian C beberapa waktu lalu tidak juga membuahkan hasil. Upaya mediasi di Kantor Camat Kampar Utara bersama pihak kepolisian pun dinilai gagal memberikan solusi.

“Kami sudah demo, sudah mediasi, sudah melapor ke DPRD, tapi semuanya nihil. Kami bingung harus mengadu ke mana lagi,” keluh warga.

Dalam pernyataan penutupnya, warga menyampaikan harapan besar kepada Polda Riau agar segera turun tangan dan menghentikan aktivitas galian C yang dinilai merusak dan tidak berpihak pada rakyat.

“Kami sudah tidak tahan lagi tinggal di kampung sendiri. Aktivitas ini hanya memperkaya satu pihak, sementara rakyat dianiya. Harapan kami, Polda Riau segera menutup galian C Handoko,” pungkas warga.

(Dani)

 




 
Berita Lainnya :
  • Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
  • Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
  • Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
  • Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
  • Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
    02 Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
    03 Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
    04 Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
    05 Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
    06 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    07 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    08 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    09 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    10 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    11 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    12 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    13 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    14 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    15 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    16 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    17 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    18 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    19 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    20 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    21 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    22 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik