Akses Jalan Matur–Palimbayan Mulai Terbuka Setelah Gotong Royong Massal Warga Nagari Tigo Balai
Nagari Tigo Balai, OPSINEWS.COM — Disebkan Curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik di wilayah Nagari Tigo Balai. Kecamatan Matir Dampak terparah dirasakan pada jalur penghubung Matur–Palimbayan, di mana beberapa ruas jalan terputus dan tertutup material longsor sehingga aktivitas masyarakat sempat lumpuh total.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah nagari bersama masyarakat dari berbagai jorong melaksanakan gotong royong massal pada hari ini. Kegiatan ini dilakukan untuk membuka akses darurat agar wilayah yang terdampak tidak terus terisolir.
Tiga Titik Longsor Terparah
Dalam pelaksanaan goro, masyarakat fokus pada beberapa titik yang mengalami kerusakan berat, yakni:
1. Jorong Saribulan (Bendungan Sembat)
Material longsor berupa tanah dan batu menutupi seluruh badan jalan sehingga jalur utama Palimbayan–Matur tidak dapat dilalui.
2. Dekat SMK Negeri 1 Matur, Kampung Surau Baru
Jalan putus sepanjang ±5 meter dengan kedalaman sekitar 5 meter, menyebabkan akses kendaraan terhenti total dan menjadi titik paling kritis di jalur tersebut.
3. Kampung Pisang menuju Jorong Cubadak Lilin
Longsoran tanah yang cukup tebal menutup penuh jalur utama dan memutus hubungan antarjorong.
Akses Utama Berhasil Dibuka Sementara
Setelah gotong royong dilakukan sejak pagi, masyarakat akhirnya berhasil membuka sebagian akses. Jalur utama Matur–Palimbayan kini sudah bisa dilewati untuk tahap awal, meskipun masih sangat terbatas dan harus dilalui dengan kehati-hatian.
“Alhamdulillah, akses utama hari ini sudah bisa dibuka meski hanya sebagai jalur darurat. Yang terpenting, warga di beberapa jorong tidak lagi terisolasi total,” ujar salah satu perangkat nagari dalam keterangan singkatnya.
Jalur sementara ini menjadi sangat penting untuk memulihkan kembali mobilitas warga dan memperlancar bantuan masuk ke lokasi yang sebelumnya sulit dijangkau.
Seluruh Unsur Masyarakat Terlibat
Kegiatan goro melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari warga, pemuda, perangkat nagari, hingga pemerintahan jorong masing-masing. Pembagian kelompok kerja dilakukan agar penanganan pada setiap titik berlangsung cepat dan efektif.
Semangat kebersamaan masyarakat menjadi kunci utama dalam memperbaiki kondisi darurat ini, terutama mengingat keterbatasan alat berat di lapangan.
Bantuan Mulai Bisa Disalurkan
Dengan akses darurat yang sudah terbuka, warga dari luar wilayah Matur kini dapat masuk untuk melihat kondisi keluarga, serta menyalurkan bantuan kepada korban terdampak. Beberapa titik masih harus dilalui dengan kendaraan roda dua secara estafet, namun jalur tersebut sudah cukup membantu meringankan beban masyarakat.
Pemerintah nagari mengimbau warga tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan masih dapat terjadi. Pihak nagari juga berharap perhatian dari pemerintah daerah untuk penanganan permanen di sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan berat.
Komentar Anda :