Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Dasar Apa PT Mup melibatkan TNI Dalam Kebunnya? Kecuali Bila BUMN
PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
Selasa, 25-11-2025 - 07:58:48 WIB
Kolase Foto : PT MUP Libatkan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Warga Masyarakat Penjaga Kebun
TERKAIT:
   
 

Pelalawan -OPSINEWS.COM- PT MUP (Mitra Unggul Pusaka) Tap Satu diduga kuat menggunakan beberapa Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api untuk menakuti masyarakat, Jumat (21/11/2025) siang sehingga terjadi ricuh di Kawasan Perusahaan PT MUP yang berlokasi di Desa Tambak Tap satu,  Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. 

PT MUP merupakan salah satu unit bisnis Asian Agri yang beroperasi di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.
PT Mup ini di duga Sebagai berada di hutan lindung.
Bahkan, Pensiunan TNI sempat melepaskan tembakan Senjata api ke udara. Kemudian, Oknum Pensiunan TNI Oknum tersebut menodongkan Senjata Api ke Salah satu warga masyarakat yang terlibat dalam kericuhan. 

Hironis nya PT Mup ini, Menyediakan bodiygat Yang di Duga dari pensiunan oknum TNI bersama Bersama Oknum TNI yang masih Aktif.

Selama ini institusi TNI sangat di sayangin Masyarakat, Namun dengan ada kejadian ini sudah melukai hati masyarakat.

Pensiunan TNI itu menembakkan Senjatanya ke udara. Kemudian, dia menodongkan Senjata kepada saya dengan ancaman akan menembak saya.

Kuat Dugaan Kami TNI dan Pensiunan TNI itu dikerahkan Perusahaan PT MUP, kalau tidak dari mana mereka kok bisa ada di areal perusahaan PT MUP, " beber masyarakat Korban Pensiunan TNI. 

Namun Aksi Ilegal Pensiunan Oknum TNI tersebut malah memicu kemarahan warga masyarakat yang tidak Terima salah satu rekan mereka yang menjadi korban Arogansi Akai Koboi Oknum Pensiunan TNI tersebut. Malahan, Warga masyarakat bersama-sama menghadapi ancaman Akai Koboi Pensiunan Oknum TNI tersebut. 

"Sehingga, Pensiunan TNI tersebut tidak berani lagi menembakan pistolnya, " terang Korban. 

Kapolsek langgam melalui Kanit Reskrim Yudi ketika dikonfirmasi tentang kejadian itu, " Membenarkan Bahwa Kejadian itu Benar, tegas Yudi,

Anggota personil Polsek Langgam yang di pimpin langsung oleh Yudi (Kanit) turun ke TKP. 

Sementara itu, kata Korban lagi, kericuhan terjadi karena ulah perusahaan PT MUP yang menahan salah seorang warga penjaga Kebun sekitar yang biasa lewat di Perusahaan tersebut. 

Setelah Kejadian, Kami menanyakan pertanggungjawaban Perusahaan kepada Manager PT MUP Manik. Manik menyatakan, warga masyarakat sekitar diperbolehkan lagi lewat perusahaan seperti sebelumnya tidak akan dilarang lagi. 

Namun, PT MUP cuci tangan terkait keterlibatan Anggota TNI dan Pensiunan TNI yang menggunakan Senjata Api mengancam warga masyarakat. 
"Manager PT MUP Manik mengatakan keterlibatan TNI di luar Perusahaan. Dia menolak bertanggung jawab atas apa yang kami alami, " tandas Korban. 

Yang sering disapa Manik sebagai Manager PT MUP ketika dikonfirmasi terkait pelibatan beberapa Oknum TNI dan Pensiunan TNI yang melakukan tindakan refresing dan mengancam keamanan warga penjaga kebun Sekitar Perusahaan PT MUP hingga berita ini dipublikasikan belum ada jawaban konfirmasi.

Pensiun TNI yang melepaskan letusan itu ketika di konfirmasi melalui WhatsApp miliknya Mengakuinya "BENAR TAPI ITU SENJATA SOFGAN, ketika di tanya kenapa TNI yang menggunakan Baju Dinas ada di situ? beliau Mengatakan saya tidak punya Ranah untuk menjawab itu, tegasnya,

Praktisi Hukum Dr Freddy Simanjuntak menehy, Perusahaan tidak boleh menggunakan TNI atau Pensiunan TNI untuk mengancam dan menakut- nakuti masyarakat penjaga kebun yang tinggal di sekitar perusahaan. 

Perusahaan bisa dikenakan sanksi dan begitu juga dengan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Kami siap untuk mendampingi masyarakat korban untuk melaporkan Perusahaan yang menggunakan TNI dan Pensiunan TNI ke Presiden Prabowo Subianto, Menko Polhukam, Panglima TNI, DPR RI dan melaporkan ke Danpuspom  TNI, " tegas Dr Freddy. ***(Tim).

 




 
Berita Lainnya :
  • Kapolsek Binawidya Berkunjung Ke Pasar Baru Panam Bersilahturahmi  Deng Pedagang Dan Pengurus APPSI
  • 2 Korban Laka Tunggal di Koridor PT RAPP Ternyata Karyawan BPR Dana Amanah Pelalawan
  • Polres Serdang Bedagai Gelar KRYD THM, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Wilayah Malam Hari
  • Klarifikasi Kepala BPJS Kesehatan Sergai Risdamayani Sarumaha: Rujukan Pasien Emergency Ditegaskan Sesuai Indikasi Medis
  • Kebakaran Maut di Labuhan Bilik: Luka Tak Sekadar Terbakar, Keluarga Minta Polisi Buka Semua Fakta
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Kapolsek Binawidya Berkunjung Ke Pasar Baru Panam Bersilahturahmi  Deng Pedagang Dan Pengurus APPSI
    02 2 Korban Laka Tunggal di Koridor PT RAPP Ternyata Karyawan BPR Dana Amanah Pelalawan
    03 Polres Serdang Bedagai Gelar KRYD THM, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Wilayah Malam Hari
    04 Klarifikasi Kepala BPJS Kesehatan Sergai Risdamayani Sarumaha: Rujukan Pasien Emergency Ditegaskan Sesuai Indikasi Medis
    05 Kebakaran Maut di Labuhan Bilik: Luka Tak Sekadar Terbakar, Keluarga Minta Polisi Buka Semua Fakta
    06 Kepala BPJS Kesehatan Sergai Belum Beri Penjelasan Substantif, Transparansi Rujukan Pasien Emergency Dipertanyakan
    07 RSUD Kumpulan Pane Tegaskan Tidak Pernah Menolak Pasien, Klarifikasi Isu Viral Dugaan Penolakan
    08 Upacara Pemakaman Purnawirawan Polri Kompol H. Ahmad Yani Siregar, SH Berlangsung Khidmat di Sei Rampah
    09 Polsek Dolok Masihul Amankan Tiga Buruh Bangunan, Dua Batang Diduga Pohon Ganja Ditemukan di Dapur Rumah
    10 22 Tahun Pemekaran Sergai, Warga Naga Raja I dan Panglong Masih Terjebak Jalan Lumpur Sejak Zaman Kemerdekaan
    11 Pasien BPJS Emergency Terkendala Rujukan, Respons Kepala BPJS Sergai Dinilai Minim Klarifikasi
    12 Diduga Kepsek SMAN 2 Kampar Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Angkat Bicara Ada dengan Kepsek Ini
    13 Kapolres Sergai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai
    14 Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
    15 Mengawali Tahun 2026 dengan Kasih, Warga Jemaat BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah Berbagi Berkat untuk Anak Panti Asuhan Damai Indah
    16 Polres Serdang Bedagai Gelar Upacara Kenaikan Pangkat 51 Personel Periode Januari 2026
    17 Kapolres Sergai Lakukan Pengecekan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026
    18 BAPENDA ROHIL AJAK MASYARAKAT BAYAR PAJAK TEPAT WAKTU, DUKUNG PEMBANGUNAN DAERAH
    19 Polres Sergai Gelar Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2026, Tekankan Kondusivitas dan Kepedulian Sosial
    20 Satreskrim Polres Sergai Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu, Sita Ratusan Lembar Pecahan Rp100 Ribu
    21 Kapolres Sergai Pimpin Rilis Akhir Tahun 2025, Paparkan Kinerja dan Capaian Penegakan Hukum
    22 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Bersama Insan Pers di Akhir Tahun 2025
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik