Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pengukuran Lahan Dijalan Yujura Rimbo Panjang Nyaris Ricuh, Ketua RW Dan Wartawan Diancam
Rabu, 27-08-2025 - 12:02:52 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS.COM-Pengukuran lahan/Tanah yang dimohonkan Ahli Waris Almarhum Haji Idrus Ma'arif berdasar surat keterangan kepemilikan tanah No Reg.110 / VII / 1986 yang berlokasi di jalan Yujura, RT 001-RW 002.Dusun III, Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar gagal. 

Saat dilapangan perwakilan dari pemilik lahan lainnya mengatakan, didalam lokasi lahan yang hendak di ukur Ada 5 lima Surat tanah saling klaim, di mana beberapa pihak memiliki klaim atau bukti kepemilikan yang berbeda, sehingga proses pengukuran lahan yang dilakukan Tim Ukur Desa Desa Rimbo panjang tidak dapat dilanjutkan lantaran tidak ada titik temu mengenai batas dan status kepemilikan yang sah sehingga dibuatkan berita acara untuk melakukan mediasi dikantor camat Tambang untuk menyelesaikan persolaan ini

Di lokasi lahan yang hendak di ukur terjadi adu argumen antara suami pemohon yang diketahui polisi aktif yang bertugas di Polda Riau dengan perwakilan pemilik lahan lainnya, Ester dengan lantang mengatakan di atas lahan yang dimohon ahli waris Almarhum Haji Idrus Ma'arif ada lima pemilik lahan saling klaim, sehingga permohonan Surat tanah saya dari tahun 2018 silam sampai saat ini belum diproses, dan lahan yang hendak di ukur saat ini saya yang membersihkan pada tahun 2018," Kata Ester sambil melihatkan Surat aslinya kepada juru ukur. Desa Rimbo panjang diantaranya: Afri Melta, Kepala Kewilayahan Kadus (III) Aditya Riskiado SE, Ketua RW (002) Jepril, Ketua RT (001) Masjulinur 

Hampir terjadi bentrok pisik antara Pewarta dengan suami pemohon berinisial SY yang diketahui bertugas di polda Riau, dengan mengepal tanggan SY melontarkan ucapan ancaman, "Awas kau ya, saya cari kau,saya Habisi kau," ucapnya sambil menunjuk-
nunjuk kearah muka Pewarta dengan wajah Emosi

Untungnya Kejadian tersebut dipisahkan oleh perangkat Desa dan warga yang menyaksikan kejadian tersebut, sehingga tidak terjadi bentrok pisik. 

SY juga menyampaikan kalimat ancaman kepada Ketua RW melalui salah seorang juru ukur tanah tersebut akan memindahkan Ketua RW. 

"Ini semuanya rekayasa Ketua RW, tengoklah, habis dia (RW) saya buat, saya pindahkan dia dari Rimbo panjang ini," ucap juru ukur menirukan kata- kata SY usai kejadian SY Mengancam Pewarta. 

Sementara itu, Ketua RW 002 Jefril yang juga seorang polisi menangkapi hal tersebut dengan santai. 

"Saya ini bertindak sebagai Ketua RW, meskipun saya polisi dan ia SY juga polisi, tentunya saya tidak bisa memihak, karena persoalan tanah ini perbuatan hukum yang harus saya pertanggungjawaban sebagai Ketua RW, kalau sebagai seorang polisi saya tetap hormat dan menghargai SY, karena yang bersangkutan secara pangkat atasan saya, "Kata Jefril

"Sebelumnya Pihak kavlingan Yujura juga menyampaikan keberatannya di atas lahan tersebut dilakukan pengukuran ulang, Surat Pemblokirannya juga diberitahu Kepada saya diruangan Kepala Desa, bahkan saat itu sebagian perangkat desa hadir menyaksikan Surat pemblokiran yang disampaikan pihak kavlingan Yujura kepada Kepala Desa Rimbo panjang sebelum pengukuran hari ini dilakukan, "Terang RW sambil melihatkan Surat pemblokiran tersebut. 

Minggu, 24/08/2025 media ini sudah melansir berita dengan judul "Saling Klaim, Persoalan Tanah Kavlingan Yujura di Rimbo Panjang Memanas"

Saling klaim atas kepemilikan tanah berpotensi menimbulkan konflik, karena masalah legalitas yang tidak jelas, seperti Surat tanah yang belum terdaftar, atau dokumen yang tidak lengkap. Hal ini bisa menyebabkan kerugian finansial dan hukum bagi pembeli. 

Seperti yang terjadi di Desa Rimbo panjang, saling klaim kepemilikan tanah kavlingan Yujura yang berada di jalan Yujura, RT 001-RW 002.Dusun III, Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar bagaikan benang kusut, pasalnya diatas lahan kavlingan tersebut diklaim oleh ahli Waris Almarhum Haji Idrus Ma'arif berdasar surat keterangan kepemilikan tanah No Reg.110 / VII / 1986 yang diterbitkan oleh kecamatan kampar. 

Persoalan ini muncul ketika ahli waris almarhum Haji Idrus Ma'arif hendak menerbitkan surat tanah, namun objeknya  diduga tumpah tindih dengan lahan kavlingan Yujura. Meskipun dokumen Surat Keterangan Kepemilikan Tanah (SKPT) diduga tidak lengkap, Ahli Waris almarhum Haji Idrus Ma'arif tetap berusaha mengajukan permohonan kepada Kepala Desa Rimbo panjang untuk melakukan pengukuran lahan tersebut berdasarkan poto kopi surat keterangan kepemilikan tanah atas nama Almarhum Haji Idrus Ma'arif dengan No Reg.110 / VII / 1986.

Sedangkan pemerintahan kecamatan Air Tiris Kampar menerangkan secara tertulis Berdasarkan surat  Nomor: 593/1/2025/01, didalam Surat tersebut dijelaskan bahwa Surat Keterangan Kepemilikan Tanah (SKPT) Atas :Nama Haji Idrus Ma'arif dengan No Reg.: 110 / VII / 1986, telah dilakukan Pencarian dan pengecekan di ruang arsip, namun sampai saat ini belum ditemukan dan dalam proses pencarian. 

Berdasarkan Surat nomor: 19/Adm/LH.VII/2025, Rachmad Oky Syaputra,SH.,MH, Advokat dari kantor LAPI HUTTARA, Kuasa Hukum Ahli waris idrus Ma'arif mengajukan permohonan pengukuran lahan tersebut Kepada Kepala Desa Rimbo Panjang dengan alasan sebagai berikut:

1.Bahwa Sdri.Ade Irma memiliki hamparan tanah berasal dari ahli waris Haji Idrus Maarif dengan Surat Keterangan Pemilkan Tanah Nomor 539:39/ III/ 1985 yang telah ditandatangani pada saat itu oleh Kepala Desa Rimbo Panjang;

2.Bahwa bidang tanah tersebut diatas pada saat ini berlokasi di Jalan Pekanbaru-
Bangkinang tepatnya di dusun 3 km 17 Jl. Parit Indah/Yuzura;

3. Bahwa surat tanah berdasarkan pada poin 1 pada saat ini hanya berdasarkan Foto Copy karena surat yang asli telah hilang, bahwa atas kehilangan tersebut sdri Ade Irma telah mengurus surat kehilangan pada Kantor Kepolisian Resort Kampar dengan Surat Pekanbaru, 24 Juli 2025.
Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang Nomor : STPL- KB/656/IV/2022/SPKT/RES KAMPAR pada tanggal 19 April 2022;

4. Bahwa dahulunya Desa Rimbo Panjang masuk bagian dari wilayah Kecamatan Kampar dan saat ini masuk dalam Wilayah Kecamatan Tambang berdasarkan Surat Keterangan Nomor 593/ll/2022/09 maka
atas hal tersebut segala kepengurusan administrasi pertanahan berada dalam lingkup wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang. 

5. Bahwa atas itu, sdri Ade Irma telah menguasai bidang tanah tersebut
dengan sebaik-baiknya dan tidak ada pihak lain yang mengakui diatas tanah tersebut, dengan demikian sudah semestinya Kantor Desa Rimbo Panjang memberikan pelayanan publik atas pengurusan SuratTanah yang dimohonkan sdri Ade Irma. 

6. Bahwa demi keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik maka sdri Ade Irma memohon untuk Biaya resmi pengurusan surat tanah pada Kantor Desa Rimbo
Panjang Kecamatan Tambang Kampar, Memohon pula hal-hal apa saja yang menjadi kendala terkait hingga saat ini belum diterbitkannya permohonan surat tanah milik Sdri. Ade Irma. 

7. Bahwa saat ini sdri Ade Irma merasa tidak ada kejelasan tentang permohonan penerbitan surat tanah tersebut sehingga terdapat kerugian materil maupun inmateril, padahal ada kepentingan keperdataan dan administrasi terkait bidang tanah tersebut yang telah dikuasai oleh sdri Ade Irma;

8. Demi asas transprantasi dan itikad baik masing-masing pihak maka surat permohonan ini ditembuskan ke Kantor Camat Tambang, Kapolres Kampar, Kajari Kampar dan lembaga-lembaga lain yang
dianggap perlu. Demikian kutipan permohonan pengukuran lahan tersebut yang dimohonkan oleh kuasa Hukum Haji Idrus Ma'arif.

Terpisah, Pemilik kavlingan Yujura saat dikonfirmasi pewarta mengatakan sudah menyampaikan keberatan secara tertulis 10 Mei 2022 kepada pemerintah Desa Rimbo Panjang dan Kecamatan Tambang, agar tidak menerbitkan surat baru diatas lahan kavlingan Yujura tersebut, Adapun isi surat yang disampaikan pihak kavlingan Yujura sebagai berikut:

Sehubungan dengan adanya pengakuan yang Syah secara Hukum akurat Tanah yang kami miliki yang berasal dari PT. Yuzura diantaranya terdiri dari Blok A, B dan C, diantaranya:

1.Pengakuan yang Syah dari Desa Rimbo Panjang dengan terbitnya Surat Alas hak (SKGR),No register: 8346/SKGR/ RP/2007 atas nama Ariadi. SKGR register No: 1259/tahun 2005 atas nama Sukamti. SKGR register No. 1478/tahun 1997 atas nama Taslim, SKGR Register No. 2544/tahun 2012.  SKGR register lainnya ditanda tangani oleh Kecamatan Tambang. 

2. Pengakuan yang Syah dari Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Kabupaten Kampar dengan terbitnya Sertifikat Hak Milik (SHM) No. (1747) dan SHM Nomor.(2432) atas nama Ulil Amri BE. 

Berdasarkan Legalitas dan Pengakuan yang Syah Secara Hukum Surat Tanah yang kami milliki tersebut, maka kami mengharapkan kepada Pihak pemerintah Desa Rimbo Panjang untuk tidak menerbitkan surat baru kepada siapa saja dalam lahan kepemilikan hak tanah kami yang berasal PT. Yuzura, termasuk Permohonan peningkatan Perubahan Status Surat dan Peralihan Kepemilikan Tanah Tanpa Sepengetahuan kami.demikian isi surat pemberitahuan tersebut, diterima kepala Desa Rimbo panjang Ben Zainal, dan tembusan Surat tersebut juga disampaikan kepada kantor camat Tambang, BPN (Kantor Badan Pertanahan) Kampar. demikian isi surat pemberitahuan dari kelompok kavlingan Yujura yang diterima pewarta. 

Meskipun sudah disampaikan kepada Pj. kepala Desa Rimbo panjang terkait Surat permohonan dari pihak kavlingan Yujura agar tidak melakukan aktivitas diatas lahan kavlingan Yujura tersebut, Alizar Kasim S.Pd.SD selaku Pj. Kepala Desa Rimbo panjang tetap menerbitkan surat perintah tugas Nomor : 140/PEM/ 280, tanggal 25 Agustus 2025 Untuk melakukan peninjauan lokasi dan pengukuran ulang terhadap SKPT Register Desa Rimbo Panjang Nomor : 593:39/III/1985 Tanggal 10 April 1985 atas nama Haji Idrus Maarif. adapun nama yang diperintahkan diantaranya: Tim Ukur Desa, Afri Melta, Kepala Kewilayahan Kadus (III) Aditya Riskiado SE, Ketua RW (002) Jepril, Ketua RT (001) Masjulinur.(Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik