Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Puluhan Rumah Warga Runtuh, Masyarakat Minta Tutup Tambang Ilegal Fauzan Domo CS di Sungai Kampar
Selasa, 11-03-2025 - 06:23:02 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar -OPSINEWS.COM- Puluhan Masyarakat Gobah mendatangi kantor camat tambang meminta kepada seluruh pihak terkait menghentikan aktivitas Tamba galian C ilegal yang ada di sungai Kampar

Di hadapan Kapolsek, Camat, Dan Anggota DPRD Kampar komisi I (satu), perwakilan masyarakat menyampaikan keluhannya karena puluhan rumah warga tenggelam ke dalam sungai Kampar karena tambang ilegal milik Fauzan domo CS

Kapolsek Tambang AKP Asril di hadapan masyarakat meminta satu persatu tokoh masyarakat menyampaikan keluhannya serta mencari solusinya.

Terkait runtuhnya puluhan rumah masyarakat kedalam sungai Kampar di akibatkan oleh rambang ilegal yang disampaikan warga, Fauzan Domo salah seorang pelaku tambang pasir galian C Ilegal menolak apa yang dikeluhkan masyarakat tersebut

“Saya tidak terima kalau di tuduhkan abrasi yang terjadi di wilayah Desa Gobah, seperti runtuhnya rumah warga di akibatkan oleh usaha tambang pasir, Apa acuannya, kapan kalian survei, dari mana penelitiannya, saya orang hukum, tentunya kita berbicara hukum, coba kita teliti lokasinya, apakah benar runtuh tebing sungai itu gara gara tambang pasir,"ucapnya Fauzan Domo dihadapan Camat dan Kapolsek (10 Maret 2025)

Saya buka tambang tersebut tidak menggunakan Alat, sebelumnya saya pernah kordinasi dengan pihak pemda Kampar, justru dibolehkan melakukan penambangan secara manual,"ucap  Fauzan, namun Ia tidak menjelaskan secara detail, siapa nama pejabat pemda Kampar yang disebutnya membolehkan membuka Tambang Galian C Tanpa Izin secara manual

Kemudian Salah seorang anggota DPRD asal Desa Gobah Azhari membantah apa yang di sampaikan oleh Fauzan Domo, menurutnya, tidak ada lagi alasan untuk tidak menutup tambang pasir di hilir Desa Gobah, bukan saja Fauzan Domo,tapi Juga Untar, Dan Eko.

Meskipun didalam undangan judulnya mediasi antara masyarakat dengan pengusaha Tambang Galian C, yang namanya usaha yang  bertentangan dengan hukum, atau tambang ilegal, Tidak perlu mediasi, tidak perlu lagi cari solusi, Tetapi yang perlu adalah tutup permanen usaha ilegal tersebut, “ucap Azhari.

Sebelumnya pada Kamis 6 Maret 2025 masyarakat Desa Gobah mengadakan musyawarah terkait adanya aktivitas galian Penambang batu dan pasir yang berlokasi di hilir sungai kampar Desa Gobah dan sekitarnya karena dampak yang ditimbulkan tambang tersebut berupa:

1. Adanya 2 galian C yang beroperasi di hilir sungai Kampar Desa Gobah dan sekitarnya.

2.Lokasi galian C Tersebut berlokasi di aliran sungai kampar dengan jarak sekitar 200 meter dari perkampungan pemukiman penduduk desa gobah

3.Semenjak beroperasinya galian C itu sekitar tahun 2022 silam sampai saat ini tidak memiliki Izin alias illegal, sehingga mengakibatkan dampak lingkungan semakin rusak, struktur tebing sungai kampar dengan terjadinya abrasi yang sangat parah.

5. Abrasi mengakibatkan runtuh dan hanyutnya beragam infrastuktur milik negara dan rumah warga, jalan, sekolah, dan tiang PLN, serta kebun dan lahan pertanian warga.

6. Sejak tahun 2022 hingga tahun 2024 lebih dari 10 unit rumah warga runtuh kedalam sungai Kampar diakibatkan abrasi saat banjir dan saat ini ada 7 unit rumah lagi berpotensi roboh dan hanyut disebabkan abrasi.

7. Jembatan gantung yang menghubungkan antara  Desa Gobah dengan Desa Padang luas yang dibangun oleh pemerintah propinsi Riau berpotensi Roboh karena tebing tempat pondasi jembatan tersebut terkikis oleh abrasi yang parah.

8.di Desa Gobah Saat ini sedang ada program dari pemerintah pusat berupa pembangunan Turap, dananya berasal dari APBN, untuk tahap pertama sudah dikerjakan tahun 2024 lalu sepanjang 180 meter dan untuk kedua akan dilanjutkan pada bulan juni tahun 2025. Dampak dari Aktifitas galian ( maka akan menghancurkan proyek turap tersebut karena akan terjadi kekosongan di bawah pondasi turap jika di hilirnya kerikil dan pasir disedot secara terus menerus

Berdasarkan hal tersebut, maka seluruh peserta musyawarah memutuskan, tidak mengizinkan dan menolak adanya Galian C Penambangan Batu di Hilir sungai Kampar Desa Gobah dan meminta kepada aparat hukum dan pihak terkait lainnya menutup galian C tersebut secara permanen.

Camat Tambang menyampaikan undangan secara tertulis dengan judul, undangan Mediasi Masyarakat Gobah dan Padang Luas dengan Pengusaha Galian C yang diadakan di kantor Camat Senin, 10 Maret 2025.undangan tersebut ditujukan kepada:
1. Kapolsek Tambang
2. Kepala Desa Padang Luas
3. Pj.Kepala Desa Gobah
4. Ketua BPD Padang Luas
5.Ketua BPD Gobah
6. Tokoh Masyarakat Adat dan Pemuda
7. Babinsa Desa Gobah dan Padang Luas
8. Bhabinkamtibmas Desa Gobah dan Padang luas
9. Pengusaha Kuari Fauzan domo, Eko, Utar
10.Aparatur Desa, dan niniak mamak Erpanda dt. Bosou, Mohammad Nasir  dt. Josamajo, Syafrilis dt. Panglima Datar, Fahruddin, Rezi Muda Saputra, Nazarudin, Syaiful Mustafa Kamal,
Nasri, Drs. Akyar Ge Sutan, Desi Rahman.

Padahal kegiatan Tambang galian C milik Fauzan Domo CS ilegal, atau tambang tidak berizin, namun didalam surat undangan Camat dituliskan mediasi antara masyarakat dengan pengusaha Kuari Fauzan domo, Eko, Utar.

"Sudah  jelas kegiatan mereka itu ilegal, justru Camat melakukan mediasi, terhadap pelaku penambang ilegal yang merusak lingkungan,harusnya di tangkap bukan di mediasi ,"ujar beberapa masyarakat

Sementara itu Pada tahun 2023 silam pihak kecamatan tambang juga sudah pernah memediasi persoalan tambang ilegal ini dengan kesepakatan sebagai berikut:

1.Membuat tanggul yang dibuat sendiri oleh pengusaha tambang untuk mengurangi Abrasi tebing sungai.

2.Dihentikan kegiatan tambang yang berdekatan dengan Desa Gobah

3.meminta batas pengusaha Tambang sejauh dua Kilo meter (kumbang)




 
Berita Lainnya :
  • Warga Dapil 5 Siak hulu Kampar, di Soroti Dana Pokir Miliaran Rupiah Tak Ada Jejaknya
  • Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
  • Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
  • Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
  • JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Warga Dapil 5 Siak hulu Kampar, di Soroti Dana Pokir Miliaran Rupiah Tak Ada Jejaknya
    02 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
    03 Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
    04 Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
    05 JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
    06 Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
    07 Lapor Pak Walikota Pekanbaru! Das Mantan Napi Narkoba Gunakan Rompi Pemko Pekanbaru Alih Fungsikan Lahan Parkir Pasar Jadi Lapak Pedagang dengan Sewa Hingga Rp 20 Ribu Per Lapak
    08 Pemko Tebing Tinggi Pertahankan Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan
    09 Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Polres Sergai Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan dan Layani Masyarakat dengan Integritas
    10 Satlantas Polres Sergai Gerak Cepat Tangani Empat Kecelakaan dalam Sehari, Mayoritas Dipicu Kelalaian Pengemudi
    11 Razia Gabungan Polres Sergai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Narkoba di THM, 27 Pengunjung Diamankan
    12 Polres Sergai Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Salurkan Daging Qurban untuk Warga dan Personel
    13 Kecelakaan di Jalinsum Sei Bamban, Lima Orang Luka-Luka Usai Dua Sepeda Motor Bertabrakan
    14 Polres Sergai Fasilitasi Pemulangan Pasutri dan Dua Anak ke Jakarta, Wujud Nyata Pelayanan Humanis Polri Presisi
    15 WARTAWAN MITRA HUMAS POLRES SERGAI BERDUKACITA ATAS WAFATNYA IBU LAILA NURNANI
    16 Makna Kebersamaan dan Gotong Royong,Dinas PUPR Rayakan Idul Adha Dengan Peyembelihan Hewan.
    17 Terindikasi Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN Perhentian Raja jadi lahan korupsi bagi Oknum para Mafia
    18 Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit
    19 APPSI Tulungagung Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pasar Rakyat Hadapi Gempuran Perdagangan Digital
    20 Tragis di Jalinsum Perbaungan, Pemuda 19 Tahun Tewas dalam Tabrakan Motor dan Truk, Polisi Buru Sopir yang Kabur
    21 Polres Sergai Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba, Wujud Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa
    22 KAPOLSEK KOTO GASIB DUKUNG KETAHANAN PANGAN
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik