Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Rekam Jejak Korupsi Belum Tuntas, Masyarakat Pekanbaru Tolak Zarman Candra Jadi Plh Sekdako
Rabu, 18-12-2024 - 14:40:50 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru - OPSINEWS.COM-Masyarakat Kota Pekanbaru menolak Zarman Candra, S. STP, M.Si sebagai Pelaksana harian Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru.

Pasalnya, rekam jejak korupsi Zarman Candra belum tuntas ditunjuk PJ Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat, Senin (16/12/2024) menggantikan Indra Pomi Nasution yang kena Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Mantan PJ Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.
Ketua KNPI Riau Larshen Yunus mengungkapkan,

Gelombang penolakan datang dari berbagai elemen masyarakat karena Rekam Jejak Korupsi Zarman Candra ketika menjadi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pekanbaru dan Camat Payung Sekaki berdasarkan temuan masyarakat yang belum tuntas.

"Masyarakat Kota Pekanbaru dari berbagai elemen masyarakat menolak Zarman Candra jadi Plh Sekdako Pekanbaru. Penunjukan Zarman Candra sudah mencoreng Wajah Presiden RI, Semangat Pemerintahan Bebas Korupai dalam dalam Asta Cita Presiden Prabowo telah dirusak dengan dipilihnya Zarman Candra yang ditunjuk PJ Walikota Roni Rakhmat, " tegas Larshen Yunus kepada Wartawan, Selasa (17/12/2024).

"Semangat Anti Korupsi tidak diindahkan. Zarman Candra jejak rekamnya ketika menjadi Camat Payung Sekaki dan Kalaksa BPBD Kota Pekanbari dengan berbagai temuan masyarakat terkait Tindak Pidana Korupsi, dugaan kotupsi pengadaan kalender dinding 2023 senilai Rp189. 526.500, dugaan korupsi pekerjaan interior gedung 2023 125.440.000 dan dugaan korupsi pekerjaan rehab gudang fiktif 2023 senilai Rp99. 705.704 dan proyek proyek yang diduga fiktif sehingga merugikan keuangan negara, " tegas Larshen Yunus.

Larshen Yunus yang dikenal sebagai Aktivis Anti Korupsi ini mempertanyakan komitmen PJ Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat mendukung Semangat Anti Korupsi KPK yang memberantas korupsi yang menangkap Risnandar Mahiwa Mantan PJ Walikota Pekanbaru dan Indra Pomi Nasution Mantan Sekdako Pekanbaru yang diganti dengan pejabat bermasalah memiliki rekam jejak korupsi yang belum tuntas.
"Apakah seperti ini balasan dari PJ Walikota untuk mendukung Semangat Anti Korupsi dari KPK. Kenapa orang bermasalah seperti ini diberikan jabatan sebagai Plh Sekdako Pekanbaru," tegas Larshen Yunus.

"Kita tahu Plh Sekdako Pekanbaru ini Penguasa Anggaran jangan sampai diisi lagi orang yang bermasalah, " Imbuh Larshen Yunus menyesalkan.

Larshen Yunus Alumni Sospol Universitas Riau (Unri) ini menegaskan, bentuk penolakan terhadap Zarman Candra sebagai Plh Sekdako Pekanbaru dengan menurunkan seratus Organisasi Kepemudaan (OKP) untuk melakukan Demi di Depan Mapolda Riau, Kantor Gubernur dan Kantor Walikota Pekanbaru.

"Untuk itu, Kami berencana minggu depan akan menurunkan seratus OKP Organisasi Kepemudaan meliputi organisasi Kemahasiswaan dan Pemuda untuk melakukan Aksi Demontrasi baik itu di depan Mapolda Riau maupun di Depan Kantor Gubernur dan Kantor Walikota agar secepatnya keterpilihan Zarman Candra dievaluasi diganti, " tegas Larshen Yunus.

"Kami khawatir gelombang penolakan publik yang sudah besar semakin membesar agar kota juga dapat mencegah berbagai macam stigma negatif, opini opini liar. Kami mencegah itu melalui aksi ini, " tegas Larshen Yunus.

Larshen Yunus yang juga menjabat Wakil Sekretaris DPP KNPI ini mengingatkan, jangan gara gara Zarman Candra kinerja PJ Walikota sekarang jadi terganggu.

"PJ Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat atau Wak Mamat yang kami tahu ini orang Jujur Orang Lurus, dipilihnya Zarman Candra itu sama saja merusak dirinya, " ujar Larshen Yunus.

"Kami minta PJ Walikota evaluasi ganti Zarman Candra, karena ini masih Plh, Plh ini kan bisa saja dicabut pilih yang lain yang tidak bermasalah. Jangan lagi orang yang bermasalah menempati Struktur Kepemimpinan atau Pejabat di Pemko Pekanbaru, " imbuh Larshen Yunus.

Aktivis Anti Korupsi berbagai kini masa ini menilai, Keterbukaan informasi diperlukan dengan melibatkan masyarakat menilai calon calon Sekdako Pekanbaru Pejabat yang akan ditunjuk seperti Tokoh masyarakat, Alim Ulama Cerdik Pandai serta Insan Pers yang mengetahui jejak rekam pejabat untuk menempati jabatan.

"Apalagi, pejabat yang menempati jabatan strategis. Kalangan masyarakat umum, kalangan pemuda dan kalangan mahasiswa ini kecewa dan akar rumput itu menolak semua (Menolak Zarman Candra jadi Plh Sekdako Pekanbaru, red), " beberapa Larshen Yunus.
Terlebih lagi, kata Larshen Yunus, berdasarkan informasi pengakuan orang Pemko Pekanbaru keuangan di Bagian Umum Sekdako Pekanbaru nol persen habis anggaran Pasca Risnandar Mahiwa Mantan PJ Walikota Pekanbaru dan Indra Pomi Nasution Mantan Sekdako Pekanbaru ditangkap KPK dua minggu lalu.

"Untuk makan minum katanya itu dari PJ Walikota. Bagaimana mungkin kita percaya anggaran makan minum Pemko Pekanbaru katanya habis anggaran nya pasca OTT KPK dua minggu lalu, " ujar Larshen Yunus.

"Saya rasa ini menjadi pembelajaran kita jangan sampai ada pejabat-pejabat sangat rakus, sangat serakah dalam merampok keuangan negara kita ini melalui APBD Kota Pekanbaru, " tegas Larshen Yunus Ketua KNPI Riau yang dikenal sebagai Aktivis Anti Korupsi yang aktif menyoroti berbagai persoalan Korupsi. ***(Tim).




 
Berita Lainnya :
  • Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
  • Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
  • Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
  • Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
  • Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
    02 Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
    03 Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
    04 Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
    05 Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
    06 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    07 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    08 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    09 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    10 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    11 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    12 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    13 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    14 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    15 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    16 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    17 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    18 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    19 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    20 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    21 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    22 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik