Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Oknum Polisi di Pekanbaru Minta ke Wartawan Jangan Mengambil Gambar dan Vidio, Why Saat di Tkp
Senin, 03-06-2024 - 15:25:27 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, Riau,-opsinews.com-Miris oknum polisi larang wartawan ambil Poto di Tkp, Peristiwa ini berawal dari Lakalantas antara mobil Box L300 nopol BM 94xxTQ dan Mobil HRV nopol BM 14xx FR yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta/Simpang Jalan Handayani, Kamis, 30 Mei 2024 sekitar pukul 14.20 WIB.

Menurut saksi mata di Tempat Kejadian Perkara, Mobil HRV nopol BM 14xx FR mundur dengan kecepatan tinggi menuju Jalan Soekarno-Hatta sehingga bagian belakang ditabrak oleh mobil Box L300 yang lagi melaju ke arah Timur dari Utara (dari arah Pasar Pagi Arengka), sehingga mengakibatkan kerusakan dua mobil tersebut.

Anehnya, seorang penumpang mobil HRV nopol BM 14xx FR keluar dan lari ke Arah Seberang Jalan Handayani, yaitu Jln Muhajirin  dan pengakuan orang sekitar TKP,"Ya, kami acuh-acuh saja alias cuek gitulah lihat orang kabur itu! kan mobilnya masih ditinggal tu,"ucap A saksi mata yang namanya tidak mau dipublikasikan oleh Awak Media ini.

Setelah itu, tiba-tiba datang 5 atau 6 orang yang mengaku Polisi dari Polda Riau yang sedang memburu Penumpang mobil HRV BM 14xxFR yang telah kabur itu. Dan masih keterangan Warga setempat sesuai panca inderanya, bahwa ada oknum Polisi diantara mereka itu menyebutkan lagi mencari barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang diduga berada dalam mobil HRV tersebut.

Rahmat Pangabean, ia seorang Jurnalis dalam menjalankan tugasnya, rupanya diam-diam telah berangsur mengumpulkan Informasi yang akurat dan relevan sekitar TKP. Ia melakukan riset menggunakan kamera Telpon Genggamnya, wawancara orang-orang Sekitar TKP, observasi, dan pencarian data untuk mendapatkan fakta-fakta yang diperlukan dalam melaporkan suatu berita dinilai janggal itu.

Namun, dalam menjalankan tugas seorang Jurnalis, ia Rahmat diminta untuk tidak mengambil gambar apa-apa sekitar TKP Lakalantas itu oleh Oknum yang mengaku Polisi tersebut. Bahkan! kata Rahmat Pangabean seorang oknum Polisi mencoba menggertak nya dengan meminta Rahmat untuk jadi saksi pada peristiwa tersebut,"Ya, saya tidak menolak lah, selagi kesaksian saya itu untuk kepentingan publik atau orang banyak,"Ucap Rahmat Pangabean yang mengaku akan memviralkan Vidio Oknum Polisi halangi tugas Jurnalis.

"Polisi Sedang Jalankan Tugasnya dan Saya  Jurnalis lagi menjalankan tugas Jurnalistik juga, he, he he! sama tugas dong,"Ucap Rahmat Pangabean kepada Awak Media ini.

Dikutip dari berbagai sumber, bahwa kebebasan Pers sangat penting dalam negara Demokrasi,”termasuk di Indonesia. Dengan kebebasan Pers,” masyarakat dapat mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang, serta dapat memperoleh akses ke berbagai sudut pandang dan opini yang beragam.
Dalam praktiknya,” wartawan di Indonesia sering mengalami kendala dalam melaksanakan tugas jurnalistik terkait pengambilan gambar atau merekam suara.

“Beberapa kendala yang sering terjadi adalah penolakan atau ancaman dari pihak yang bersangkutan, kekerasan atau intimidasi dari aparat keamanan atau oknum tertentu, dan bahkan adanya penganiayaan atau penangkapan oleh aparat keamanan.
“Penting untuk dicatat bahwa wartawan yang melaksanakan tugas jurnalistik memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan informasi yang akurat dan objektif kepada publik.

“Oleh karena itu,” dalam hal pengambilan gambar atau merekam suara, wartawan harus mempertimbangkan baik etika jurnalistik maupun hukum privasi, serta memastikan bahwa aktivitas mereka dilakukan dengan integritas dan profesionalisme.
 “Kebebasan Pers harus dijaga dan diperjuangkan oleh semua pihak, termasuk wartawan, masyarakat, dan pemerintah.
Tim*




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik