Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ini Sikap dan Tanggapan Larshen Yunus Baca di Sini
Ketua KNPI Riau di Laporkan Hampir 100 Tokoh Masyarakat
Kamis, 28-12-2023 - 10:50:31 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU- OPSINEWS.COM-Sebanyak Lebih Kurang 100 Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama di Wilayah Provinsi Riau, yang diperkirakan terdiri dari 50 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) maupun Pasukan Tempur yang bernama Tameng Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, LAMR Kota Pekanbaru beserta Jajaran LAM se-Provinsi Riau, secara resmi melaporkan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Laporan Resmi tersebut langsung disampaikan ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, di Jalan Pattimura Kota Pekanbaru, pada Rabu (27/12/2023).

Untuk Kesekian Ratusan Kalinya, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau periode: 2022-2025 itu di Laporkan ke Polda maupun ke Seluruh Jajaran Polres/ta se-Provinsi Riau.

Lagi-lagi menurut pantauan media ini, bahwa Laporan yang dimaksud terkait dengan Pernyataan Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus (LY) yang dituding bahkan di Fitnah telah melakukan pencemaran nama baik, kendati segala bukti pernyataan (statement) dari Ketua LY yang katanya bersumber dari media online tersebut, sulit untuk difahami bahkan untuk dimengerti sebagai suatu permasalahan.

Bagi Ketua KNPI Provinsi Riau Larshen Yunus (LY) terhadap segala bentuk Laporan, sah-sah saja!! siapapun orangnya berhak melaporkan sesuatu hal dan kewajiban APH untuk menjadi pendengar yang baik, budiman, santun dan tentunya menerima audiensi tersebut mengunjungi Mapolda Riau secara langsung, kendati pada akhirnya bobot persoalan yang disampaikan tidak memiliki dasar hukum yang Jelas.

Pada saat di Wawancara Via WhatsApp (WA) Ketua Larshen Yunus (LY) hanya singkat menjelaskan, bahwa Justru dirinya sangat Prihatin dengan ulah dan tingkah laku yang memalukan tersebut. Bahkan dari peryataan Mereka itu Sudah Menimbulkan Sara, yang tertulis" Sebab Negeri Melayu Identik Masyarakat Beragama  Islam, jadi jika bisa Pemimpinnya juga harus  beragama Islam" hal seperti ini lah yang harus di laporkan, hal- hal ini yang bisa menimbulkan kegaduhan. Tegas Larshen

Membawa-bawa atribut organisasi dan nama baik unsur Kesukuan tertentu. Seakan ingin membela!! namun Justru faktanya, mereka sendirilah yang mempermalukan dan mencoreng Marwah dari Suku yang dimaksud.

Seakan ingin membela-bela marwah sukunya, lagi-lagi Kelompok Liar yang hobi Latah itu Justru menelanjangi dirinya sendiri. Memastikan bahwa orang-orang yang merasa dirinya Tokoh, mengangkat dirinya sendiri sebagai Pemuka Masyarakat, Justru lagi-lagi terbukti Gagap dan Gagal Faham, sehingga mempermalukan dirinya sendiri.

Bagi Ketua KNPI Provinsi Riau itu, segala bentuk Laporan dan Aksi Fitnah yang merugikan dirinya cukup dibawa senyum dan Joget ala Gemoy saja. Seperti Nasehat Capres Prabowo Subianto, bahwa hidup ini harus dibawa Hepi, dihina, dicaci maki bahkan di Fitnah! di bawa Joget saja.

"Maaf ya abang-abang dan kakak-kakak Wartawan. Jujur saja!! kami sangat Prihatin dan Bersedih melihat sikap maupun tingkah laku kelompok ini, dari dulu ngak pernah berubah!! ngak ada tobat-tobatnya. Membawa dan Menjual-jual nama kesukuan tertentu hanya untuk memuaskan nafsu segelintir orang. Justru lebih banyak yang ngak faham alias hanya ikut-ikutan. Sementara yang rugi Justru sukunya sendiri. Meributkan masalah yang benar-benar tak punya dasar hukum alias tidak punya bukti otentik. Pokoknya Wallahuallam Bissawab" sesal Ketua Larshen Yunus, seraya meneteskan air matanya.

Pimpinan dari Induk Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan Terbesar dan Tertua di Republik ini juga tegaskan, bahwa pihaknya dari Tim Hukum DPD KNPI Provinsi Riau segera mempersiapkan Laporan Balik.

Terutama bagi para Provokator yang terdiri dari Oknum Pegawai Satpol PP Provinsi Riau, oknum Pelaku Perambah Hutan Riau serta oknum bermarga Tobing, yang dengan muka temboknya mengaku sebagai Datuk.

"Sekali lagi kami sangat Kasihan sekaligus Prihatin dengan mereka-mereka itu. Terbukti telah merusak Nama Baik dan Citra Provinsi Riau Dimata Daerah Lainnya. Bagi kami!! mereka itu seperti Gerombolan Para Badut yang ingin cari sensasi, setelah itu minta sumbangan kemana-mana. Hanya untuk Memfitnah Ketua KNPI Provinsi Riau" ujar Alumni Sekolah Vokasi Mediator Hukum PMI, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu.

Aktivis Anti Korupsi Jebolan dari Kampus Universitas Riau (UR) itu juga katakan, bahwa pihaknya terlebih dahulu sudah mengendus sesiapa Provokator yang telah menyesatkan publik sekaligus menghembuskan informasi bohong dan Fitnah tersebut. Mayoritas dari mereka adalah orang-orang bermasalah. Mulai dari Makelar Kasus (Markus) dan Broker Proyek bermata 'sipit' yang Juga istri boru Sitorus dan adik kandung dari salah satu Raja di Desa yang ada di Daerah Kabupaten Kampar, yang sebelumnya telah dilaporkan terkait Kasus Mafia Lahan dan Tanah. Menjual Hutan Rakyat alih-alih untuk kepentingan Kerajaan, namun setelah Tanah atau Lahan di Jual, beberapa tahun kemudian si pembeli yang dibuktikan dengan adanya Kwitansi Jual Beli Justru di Tuduh (di Fitnah) sebagai Mafia. Ngeri Oiii!! benar-benar Fitnah yang sangat kejam!! Wallahuallam Bissawab.

Pelaku Provokator berikutnya adalah bersumber dari salah satu oknum Pegawai Aktif di Satpol PP Provinsi Riau. Cenderung bermain Proposal dan sering menjual-jual nama organisasi Kesukuan tertentu, hanya untuk kepentingan perutnya sendiri. Surat Resmi terkait oknum ASN Nakal yang dimaksud Juga sudah dipersiapkan dalam bentuk Laporan Resmi, agar segera diberi Sanksi tegas hingga Pemecatan Status Kepegawaian.

Terakhir, oknum Provokator lainnya adalah bermarga Tobing, yang dengan muka temboknya percaya diri mengaku sebagai Datuk. Tanpa mengetahui ikhwal Kebenaran dari persoalan (polemik) tersebut, Justru terlihat emosi berbusung dada, seperti darah tinggi bahkan cenderung bersikap kurang waras, hingga akhirnya ikut-ikutan dalam melaporkan Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Kakanda LY.

Terpisah, pada saat dilakukan Wawancara Via WhatsApp (WA), lagi-lagi Ketua KNPI Riau sekaligus WASEKJEN DPP KNPI (Pusat) itu tegaskan, bahwa terhadap semua yang dilakukan itu, Justru terpenuhi unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang Jelas-Jelas Fitnah dan Sara terbukti melakukan  Pencemaran Nama Baik  Ketua Larshen Yunus.

"Bayangkan saja!! mereka semua telah Jelas-Jelas mempertontonkan Kegagapannya. Ngak pandai bahkan Sangat Keliru dalam membaca dan memahami suatu Berita Online. Membiasakan dirinya Gagal Faham, sehingga secara tidak langsung menunjukkan kebodohannya. Sangat Kasihan dan Prihatin Sekali kami lihat. Bagi kami!! ini adalah Peristiwa Lucu-Lucuan.

Mereka terlalu berlebihan, Sikap kami cuma satu! selain melaporkan balik, kami beri kesempatan mereka untuk mengirimkan Nomor Rekening (Norek) Bank Masing-Masing. Agar segera Kami Transfer (Tf) Sumbangan untuk sekedar membeli Kopi dan Nasi Bungkus. Wallahuallam Bissawab" tutur Ketua KNPI Riau Larshen Yunus.

Sampai berita ini diterbitkan, Kamis (28/12/2023) seraya berulang kali Meneteskan Air Matanya!! Ketua LY ingin Mengingatkan, bahwa dari antara Kelompok yang tersesat, gagap dan gagal faham dalam Melaporkannya ke Polda Riau, Justru diketahui sering sekali dan sangat rajin Nebeng sekaligus di Traktir oleh Ketua KNPI Riau dalam minum Kopi, Ngeteh, Ngejus maupun makan Lontong, Lotek, Mie Sagu dan makan Nasi Goreng 'Spesial'. Siapa itu orangnya?? biarlah Ketua KNPI Provinsi Riau, Kakanda LY yang menjelaskan informasi tersebut. Supaya yang dimaksud tahu diri, berbenah dan segera bertobat. Kebanyakan di Traktir di Kedai Kobeng belakang Mapolda Riau. Prinsipnya!! yang terpenting bahwa, Publik Harus di Cerdaskan dengan Suguhan Pemberitaan yang sarat akan Fakta, Kebenaran, Kebaikan dan Tidak Hoax alias Berita Jujur. (Tim)*




 
Berita Lainnya :
  • Undercover Buy Berhasil Bongkar Peredaran Sabu di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Penjual Es dengan Barang Bukti 10,40 Gram
  • Sekda Tebing Tinggi Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Perkuat Pencegahan TPPO dan Penyelundupan Manusia
  • Diduga Melarikan dan Menyetubuhi Anak di Bawah Umur, Buronan Dua Bulan Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Sergai
  • Praktisi Hukum Informasi Yang Keliru Tuduhan terhadap Anggota TNI Harus Dibuktikan Melalui Proses Hukum
  • Diduga Merendahkan Profesi Wartawan, Pernyataan Hotman Paris Tuai Kecaman; Ketua JMSI Sumut Apresiasi Sikap Tegas Dewan Pers dan PWI Pusat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Undercover Buy Berhasil Bongkar Peredaran Sabu di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Penjual Es dengan Barang Bukti 10,40 Gram
    02 Sekda Tebing Tinggi Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Perkuat Pencegahan TPPO dan Penyelundupan Manusia
    03 Diduga Melarikan dan Menyetubuhi Anak di Bawah Umur, Buronan Dua Bulan Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Sergai
    04 Praktisi Hukum Informasi Yang Keliru Tuduhan terhadap Anggota TNI Harus Dibuktikan Melalui Proses Hukum
    05 Diduga Merendahkan Profesi Wartawan, Pernyataan Hotman Paris Tuai Kecaman; Ketua JMSI Sumut Apresiasi Sikap Tegas Dewan Pers dan PWI Pusat
    06 Polsek Dolok Masihul Tertibkan Peredaran Miras Ilegal, Empat Botol Disita dari Warung Tuak di Sergai
    07 Luar biasa Bernama Kasno Alias Wak Mafia Pemilik Gudang BBM Ilegal Tak Tersentuh hukum di Wilkum Polres Pelalawan
    08 JMSI Sergai–Tebing Tinggi Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dilantik, Ratusan Papan Bunga Hiasi Pantai Romantis
    09 Diduga Ada Kejanggalan Waktu Cetak Tagihan di MP Club Pekanbaru, Manajemen Akui Sistem POS Bisa Dioperasikan Secara Manual
    10 Jelang Rakerda JMSI Sumut 2026, Panitia Finalisasi Persiapan; Gubernur, Kapolda, Kajati hingga Bupati Dijadwalkan Hadir
    11 Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Sibatu-batu Tengkoh di Simalungun, Minta Pemkab Segera Lakukan Pengaspalan
    12 JMSI Sergai-Tebing Tinggi Siap Gelar Rakerda JMSI Sumut 2026, Seluruh Persiapan Rampung 100 Persen
    13 Antisipasi Dampak Antrean BBM, Polres Sergai Gelar Rakor Lintas Sektoral; Kapolres Minta SPBU Tertibkan Antrean dan Jaga Transparansi
    14 Polda Sumut Kerahkan Personel Terlatih Jadi Sopir Truk Tangki BBM, Pengacara Muda Alvin Apresiasi Langkah Percepat Distribusi
    15 Ketua JMSI Sumut Ajak Seluruh Pengurus Hadiri Rakerda 2026, Perkuat Soliditas dan Semangat Kebersamaan Organisasi
    16 Target Operasi Dibekuk, Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Perbaungan
    17 Polres Sergai Intensifkan Patroli KRYD dan Razia THM, Antisipasi Geng Motor hingga Peredaran Narkoba
    18 Diduga Pemodal Judi Gelper dan Casino, Akau Dilaporkan ke Polda Kepri dan Polres Barelang
    19 Antrean BBM di Sergai Belum Terurai, Pertalite Masih Sulit Didapat; Penjelasan Pertamina dan Gubernur Sumut Berbeda
    20 Kelangkaan Pertalite Kembali Dikeluhkan, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Tebing Tinggi dan Sergai, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
    21 PT Kalbe Nutritionals Dukung Penuh Rakerda JMSI Sumut 2026, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Souvenir untuk Peserta
    22 Lapor Presiden Prabowo Subianto! Warga Sergai Keluhkan Kelangkaan BBM, Antrean Mengular di SPBU Hampir Setiap Hari
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik