Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
"Alamak" KSP Generasi Mandiri Sejahtera, Diduga Gelapkan Iuran BPJS Kematian Anggota
Minggu, 23-04-2023 - 11:02:10 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, Riau. OPSINEWS.COM-Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Generasi Mandiri Sejahtera (GMS) diduga gelapkan iuran BPJS santunan kematian, berdasarkan keterangan suami dari ahli waris Salah satu Anggota GMS Hatimasi Duha yang meninggal dunia akibat mengalami sakit, dan Hatimasi Duha selaku anggota GMS tidak mendapatkan Santunan kematian dengan alasan data tidak valid Senin, 17/04/2023.

Dijelaskan Asman Telaumbanua bahwa istrinya Hatimasi Duha (alm) telah menjadi anggota Koperasi Simpan Pinjam Generasi Mandiri Sejahtera sejak bulan desember tahun 2022 dan juga memendaftarkan diri ikut sebagai anggota BPJS Kematian dengan membayaran iuran melalui pihak GMS pada bulan februari 2023 di unit KSP GMS tenayan raya kepada saudara Enima Gulo, dijelaskan Asman  Setelah Enima Gulo menerima iuran dari Almarhum Hatimasi Duha.

Enima Gulo menyetorkan uang iuran tersebut kekantor KSP GMS yang berada di jalan Harapan Utama kelurahan Delima Kota pekanbaru pada tanggal 15 februari 2023 yang diterima oleh April TN. Gulo.  Namun, pihak Koperasi Simpan Pinjam Generasi Mandiri Sejahtera tidak mendaftarkan Alharhum Hatimasi Duha sebagai anggota BPJS Kematian kepada kantor BPJS, sehingga kuat dugaan GMS sengaja menggelapkan iuran BPJS tersebut, jelas Asman.

Sebelumnya pihak GMS menyampaikan kepada Alharhum Hatimasi Duha, jika menjadi anggota BPJS Kematian maka kalau meninggal dunia Ahli waris mendapatkan santuan kematian sebesar Rp. 42.000.000.

Namun tuhan berkata lain, pada tanggal 09 April 2023, Hatimasi Duha meninggal dunia dan pihak GMS datang kerumah duka dengan memberikan bantuan sosial sebesar Rp. 2.500.000 kepada suami almarhum, namun pada saat itu juga pihak GMS menyampaikan bahwa untuk santunan kematian dari BPJS Kematian tidak bisa cair, dengan alasan saat didaftarkan data Almarhum Hatimasi Duha tidak Valid.   

Setelah pihak KSP GMS mengatakan tidak valid, pihak korban mencoba melakukan pendaftaran ke pihak BPJS untuk memastikan hal tersebut, all hasil data Korban Valid dan bisa di daftarkan ke BPJS.

Asman Telaumbanua selaku ahli waris dan juga suami Hatimasi mengatakan "Perjanjian awal terkait dengan BPJS Ketenagaan kerja khusus jaminan kematian yang di sampaikan kepada kami 42 jt mohon dibayarkan kepada kami sebagai anggota KSP GMS yang saat ini telah berduka". Harapnya.

Saat dikonfimasi Mantan sekertaris KSP GMS Ondroita Tafonao terkait dengan santunan BPJS kematian memgatakan "rata-rata yang telah mendaftakan diri melalui saya telah sudah terdaftar ke pihak BPJS dan kartunya telah di berikan ke pada anggota KSP GMS kecuali nama yg telah meninggal ini tidak melalui saya melainkan melalu Istri Ketua langsung".Jelasnya.

Dari hal ini di konfimasi ke pihak penanggung jawab KSP GMS Balohuku Tafonao selaku ketua "pada dasarnya sesuai ART KSP GMS pasal 3 maka kami tidak pernah menahan-nahan pengembalian simpanan anggota GMS termasuk iuran BPJS jika tidak bisa didaftarkan. Proses pengembaliannya wajib anggota atau ahli waris dari anggota tersebut datang ke kantor untuk mengambilnya dan mendatangani berita acara dan tanda terima". Jelasnya.

Red*





 
Berita Lainnya :
  • Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
  • Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
  • Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
  • Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
  • Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
    02 Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
    03 Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
    04 Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
    05 Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
    06 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    07 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    08 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    09 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    10 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    11 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    12 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    13 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    14 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    15 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    16 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    17 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    18 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    19 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    20 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    21 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    22 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik