Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Masyarakat Desak Pemprov & DPRD Riau Turun Tangan
Jalan Provinsi Tapung-Tandun Ancam Keselamatan Para Pengendra
Selasa, 15-11-2022 - 07:39:52 WIB
Lokasi Jalan
TERKAIT:
   
 

KAMPAR (RIAU),  OPSINEWS,COM-Masyarakat Kabupaten Kampar dalam hal ini pegiat control soccial mendesak Pemerintah Provinsi Riau melakukan infeksi mendadak (SIDAK) proyek rekontruksi jalan lintas Provinsi yang berada di dua kecamatan, daerah Kabupaten Kampar. Propinsi Riau.

Pasalnya pengerjaan proyek bertuliskan rekontruksi jalan Tapung - Tandun Provinsi Riau ini diduga kuat tidak sesuai pada plang papan informasi proyek.

Hal ini dikatakan aktivis Anar Nainggolan, warga yang cukup dikenal vocal sebaga pegiat control soccial, kepada Media, Senin (14/11/22).

Menurut Anar, masa kerja proyek tersebut nyaris selesai dan akan memasuki tahap perawatan. Namun pelaksanaannya diduga kuat mengandung masalah.

" Kita untuk atas nama Masyarakat mendesak Pemerintah Provinsi Riau lakukan sidak proyek rekontruksi jalan itu, sebab pengerjaannya tidak sesuai dengan volume lokasi yang tertulis pada papan informasi proyek. Masa kerja proyek nyaris habis waktu dan memasuki masa perawatan. Namun sepanjang jalan banyak terdapat kerusakan parah tidak dikerjakan sama sekali. Keresahan masyarakat yang kita himpun di lapangan menyebutkan bahwa kerusakan jalan itu berpotensi tinggi mengancam nyawa manusia pengguna jalan secara massal. Melalui pemberitaan ini, kita minta Pemerintah Provinsi Riau jangan pasif menyikapi hal itu, " terang Anar.

Anar menambahkan, aspirasi desakan yang ia sampaikan melalui pemberitaan ini ialah mewakili suara masyarakat umum pengguna jalan. Ia juga menyampaikan agar pihak DPRD Provinsi Riau dapat menindaklanjuti keresahan masyarakat.

" Aspirasi ini kami sampaikan ke pada Pemerintah. Tidak luput juga kita meminta wakil Rakyat di gedung DPRD Provinsi Riau dengar suara rakyatnya, agar dapat menindaklanjuti keresahan masyarakat terhadap penggunaan jalan tersebut, " tegas Anar.

Diketahui sebelumnya proyek rekontruksi jalan Provinsi Tapung-Tandun ini telah menjadi topik tranding pemberitaan sejumlah media, namun kuat dugaan hal itu luput dari perhatian Istansi terkait secara khusus Pemerintah Provinsi Riau.

Pada pemberitaan sebelumnya -red, dikatakan sumber (identitas dirahasiakan) bahwa, terdapat banyak titik fisik jalan yang sama sekali tidak dijamah.

Berikut kutipan dari salah satu laman media online yakni sekoci24.com :


Proyek rekontruksi jalan Tapung - Tandun menyedot keuangan Negara sebesar Rp 15.117.999.980,00 (Lima belas miliyar seratus tujuh belas juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu, sembilan ratus delapam puluh Rupiah). Namun pengerjaannya diduga kuat tidak mengandung masalah.

Pasalnya sebagaimana diuraikan pada papan informasi proyek bertuliskan rekontruksi jalan Tapung-Tandun. Diketahui bahwa Tapung ialah salah satu nama Kecamatan daerah Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Sementara Tandun ialah nama daerah perkebunan PTPN V yang terletak dalam wilayah Kecamatan Tapung Hulu.

Artinya mengingat uraian dalam papan informasi proyek, pengerjaannya berada di dua Kecamatan jalan lintas Provinsi Riau yakni Kecamatan Tapung dan Tapung Hulu.

Ironisnya menurut sumber (identitas dirahasiakan), masih banyak terdapat fisik jalan di wilayah proyek yang sama sekali tidak dijamah.

" Ada satu titik fisik badan jalan seperti kubangan kerbau tepat di puncak pendakian jalan lintas yang cukup tinggi.
Tidak sampai di situ, ditemukan juga sejumlah titik badan jalan lainnya yang mengalami kerusakan parah, aspalnya pecah berlobang besar dan dalam. Semua kondisi jalan yang rusak parah ini berpotensi tinggi dapat menimbulkan kecelakaan lalulintas secara massal yang mengancam nyawa, " kata sumber.

Di lokasi media tidak dapat menemukan pihak kontraktor rekanan proyek guna dilakukan konfirmasi.

Proyek ini dikerjakan oleh rekanan kontraktor PT. Jaya Perdana Kontruksi, nomor kontrak 620/SPHS/-PUPR PKPP/BM-TPTD/136/2022 tertanggal 13 Mei 2022.

Sementara kegiatan penyelenggaraan jalan Provinsi ini memiliki masa kerja 195 hari kalendar dan pemeliharaan selama 180 hari kalender.
( Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik