Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
11 Kasus Gagal Ginjal Akut Pada anak, Gubsu Perintahkan Kewaspadaan Dini
Rabu, 19-10-2022 - 18:18:05 WIB
TERKAIT:
   
 

MEDAN, OPSINEWS,COM-– Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang diwakili Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus, Mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan Pemkab/ Pemko Se Sumut untuk melakukan kewaspadaan dini dan mengambil langkah yang cepat atas munculnya kasus 11 0rang usia 0 -18 tahun di Sumut yang mengalami Gagal Ginjal Akut (GGL).

Edy juga Menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Sumut jemput bola dan kerjasama dengan tim kesehatan kabupaten kota dan melakukan edukasi," ujar Ilyas.

Gubsu juga menghimbau kepada masyarakat bila ditemukan gejala pada anak maka segera dibawa ke tempat fasilitas kesehatan terdekat jangan mengambil tindakan sendiri memberi obat yang tidak direkomendasi oleh tim kesehatan terdekat, terang Ilyas.

Terkait temuan kasus gagal ginjal akut (GGA) pada anak di Sumatera Utara (Sumut) saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan berbagai tindakan penanganan, agar kasus gagal ginjal akut ini tidak bertambah dan meluas. Antara lain mengimbau seluruh kabupaten/kota di Sumut agar segera memberi perhatian khusus dan melakukan tindakan penanganan.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus di kantornya, Jalan HM Said Nomor 27 Medan, Selasa (18/10). “Dari informasi yang kami terima dari Kadis Kesehatan Sumut drg. Ismail Nasution, kasus gagal ginjal akut ada 11 di Sumut, antara lain tujuh di Rumah Sakit Adam Malik dan empat di rumah sakit lain di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, enam kasus meninggal dan satu selamat yaitu Cuci,” ujarnya.

Untuk penanganan kasus GGA tersebut, menurut Ilyas, Pemprov Sumut sudah melakukan berbagai tindakan. Di antaranya, sudah membuat Surat Edaran kepada 33 kabupaten/kota, agar Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berkoodinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan instansi lainnya, agar melakukan kewaspadaan dini.

“Diharapkan juga kabupaten/kota melakukan edukasi kepada semua lapisan masyarakat terkait apa-apa saja tanda tanda dari GGA tersebut agar tidak terlambat penanganannya. Yaitu antara lain, tidak bisa buang air kecil atau sedikit dan sulit,” jelasnya.      

Selain itu, katanya, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut juga akan melakukan juga penyelidikan epidemiologi ke rumah sakit dan ke masyarakat, di mana wilayah tempat tinggal si pasien tersebut.  drg. Ismail Nasution selalu Kadis Kesehatan Sumut sudah menganjurkan juga kepada Dinkes Kabupaten/Kota agar melakukan surveilance dan penyelidikan epidemiologi masyarakat.

“Imbauan Pak Gunernur Sumut Edy Rahmayadi agar jika ada anak yang sakit, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan, agar mendapat pelayanan medis secepatnya,” ucap Ilyas.

Data yang diperoleh dari Dinkes Sumut, kasus gangguan ginjal akut tidak hanya terjadi di Sumut, melainkan ditemukan di provinsi lain, bahkan di sejumlah negara di dunia. Di Indonesia, dilaporkan 155 kasus kumulatif di 18 Provinsi,  peningkatan sejak Juli sampai September,  dan tertinggi di September 2022 dengan jumlah kasus 78 orang dan paling banyak pada usia 1-5 tahun  sebanyak 75 org dari total kasus 155 org.

Penderita kebanyakan usia usia 0 -18 tahun (mayoritas balita), memiliki gejala demam atau infeksi lain. c. Didiagnosis gangguan ginjal akut yang belum diketahui etiologinya. Tidak mengalami kelainan ginjal sebelumnya atau penyakit ginjal kronik. Didapatkan tanda hiperinflamasi dan hiperkoagulasi.

Selain itu, ada kejadian awal 16 Oktober 2022 ada kasus kematian 70 orang anak di Gambia. Diduga dari obat yang mengandung diethylene glycol dan ethylene glycol. Dari 19 kasus Gambia, diperiksa PCR dan Metagenomik, tidak ditemukan patogen penyebab yang spesifik. Patogen yang paling banyak ditemukan dari 19 kasus tersebut adalah Human Parainfluenza Virus ( HPIV) 31,6 %, Adenovirus 15,8 %, Influenza A 15,8 %. Metagenomik squenzing ditemukan 40 % bakteri Leptospira santorasai. (Rova)

Sumber : Diskominfo Sumut




 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Sergai AKBP Sah Udur Sitinjak Kunjungi Yayasan Nurul Jannah Wreda, Salurkan Tali Asih untuk Lansia
  • Pemko Tebing Tinggi Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026, Standar Penilaian Naik Jadi 90
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Kapolres Sergai AKBP Sah Udur Sitinjak Kunjungi Yayasan Nurul Jannah Wreda, Salurkan Tali Asih untuk Lansia
    02 Pemko Tebing Tinggi Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026, Standar Penilaian Naik Jadi 90
    03 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    04 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    05 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    06 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    07 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    08 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    09 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    10 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    11 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    12 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    13 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    14 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    15 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    16 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    17 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    18 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    19 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    20 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    21 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    22 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik