Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Diduga Bangun Perumahan Diatas Tanah Bermasalah
Disidak Satpol PP Pengembang Perumahan Asoka Residence Tak Bisa Tunjukkan IMB
Rabu, 14-09-2022 - 06:33:05 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar, OPSINEWS,COM- Perumahan Asoka Residence yang oleh PT. Wijaya Properti Nusantara berada di jalan taman karya ujung RT/RW 001/002 dusun III tarap makmur Desa Tarai Bangun kembali di sidak (infeksi mendak) oleh satpolpp kecamatan tambang kabupaten kampar (9/10).

Izin melapor komandan dari suib satpol
PP desa taraibangun bersama danru Bko
satpol PP kec.tambang memeriksa
perizinan perumahan Asoka regensi.jl.taman karya desa tarai bangun,hasil pemeriksaan akan dilaporkan langsung oleh danru kecamatan kepada pak KASAD,.Dan dilanjutkan dengan pengecekan perizinan Ruko 10 pintu di jl.kubangraya desa taraibangun.Karna pemiliknya tidak berada di tempat,maka hari Senen akan di Surati oleh pak camat tambang selama giat berlangsung situasi atk,"demikian disampaikan Kasatpolpp kampar Nurbit kepada pewarta (10/10/2022).

Sementara itu,Jamilus Camat Tambang dikonfirmasi mengatakan,berdasarkan hasil sidak satpol pp,ternyata perumahan Asoka Residense belum memiliki izin,maka kami akan mengirimkan surat teguran kepada pihak perumahan tersebut."tulisnya melalui pesan whatsapp senen (13/10)

Terpisah dihari yang sama,Darmanto Satpolpp tambang meluruskan informasi tentang kegiatan sidak kemarin"Keterangan didalam poto tersebut ada dua lokasi yang di sidak hari yang sama,Untuk wilayah foto cek perizinan,bukan ruko diperumahan Asoka Residence Tarai bangun.Melainkan Ruko 10 pintu di jIn.raya kubang desa kualu.karena pada hari itu kami turun untuk mengecek perizinan di dua lokasi berbeda,
yaitu perumahan asoka residence dan ruko 10 pintu di jI kubang raya desa kualu,"kata Darmanto meluruskan informasi.

Sebelumnya Persoalan perumahan Asoka Residence ini sudah dua kali di sidak satpolpp kecamatan tambang.Pertama satpolpp Kampar Inpeksi mendadak (Sidak) keperumahan Asoka residence (25/5/2022) didampingi RT setempat,saat sidak berlangsung,karyawati perumahan tersebut tak bisa perlihatkan IMB,hanya bisa tunjukkan surat rekomendasi dari kades tarai bangun Andra Maistar dan camat Tambang Drs.Abukari Mpd.M.Si.

"Saya datang kesini diperintahkan kasatpol PP kabupaten Kampar untuk mengecek perizinan,jika belum selesai,apa kendalanya?,sesuai peraturan daerah,
kegiatan perumahan ini harus dihentikan sebelum ada IMB"Kata Suib satpolpp tarai bangun kepada yopi melaui sambungan HP karyawati Perumahan Asoka residence (25/5/2022).

Kedua Satpol-pp kampar sidak ke perumahan Asoka residence Jum'at (5/6/2022).tanpa melibatkan RT dan perangkat desa setempat.

"Besok kita akan panggil pengembangnya,
kemaren tim kita sudah turun,IMB perumahan Taman karya Asoka Residence sedang berproses di pemda kampar,kita suruh pihak diflover membuat surat perjanjian,jika tidak tepat janji selesai IMB-nya,baru kita tutup perumahan tersebut,"katanya Nurbit dihubungi kamis (10/6/2022).

Padahal didalam peraturan sudah dijelaskan, setiap mendirikan bangunan wajib Izin-nya diselesaikan terlebih dahulu,karena Tujuan IMB adalah untuk menciptakan tata letak bangunan yang aman dan sesuai dengan peruntukan lahan.Dengan adanya IMB,
pemilik rumah atau bangunan pun bisa mendapatkan perlindungan hukum yang maksimal.ketika bangunan berdiri,tidak akan mengganggu atau merugikan kepentingan orang lain.

Warga minta Pj.bupati kampar Dr.Kamsol MM.bertindak tegas,karena persolaan seperti ini diduga ajang pemanfaatan oleh oknum-oknum pejabat nakal yang menjelma jadi calo perizinan.

Pantauan media dilapangan kemaren, sampai saat ini oknum perumahan ini sudah hampir selesai melakukan pembangunan Perumahan dan Ruko,Warga yang berbatas sepadan dengan tanah perumahan ini menyebut

"Dari awal oknum perumahan ini hendak mendirikan perumahan,sudah dapat penolakan dari warga setempat,lantaran oknum perumahan ini tidak pernah melihatkan dokumen kepemilikan Tanah yang akan dibangunnya.

Tiba-tiba beberapa hari kemudian kata warga,oknum perumahan ini menyodorkan surat rekomendasi perizinan,ternyata Sertifikat tanah yang dilampirkannya data fisik dan yuridisnya diduga tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya,Sertifikat tanah nomor 149 yang diterbitkan BPN kampar pada tahun 1996 lokasi tanah tertulis didalam sertifikat berada di jalan bangun karya,tetapi tanah yang dibangun oknum perumahan ini dijalan taman karya ujung,itulah sebabnya RT bersama sepadan tanah menolak.

"Saya dan sepadan tanah menolak membubuhkan tanda tangan,lantaran didalam surat rekomendasi perizinan yang diajukankannya,sempadan tanahnya ditulis semuanya berbatasan dengan jalan,padahal didalam disertifikat SHM (149) situasi tanah berada dijalan bangun karya,tetapi tanah yang dibangunnya perumahan dijalan taman karya ujung,"ujar warga kepada media.

"Kami berharap Satgas mafia tanah bertindak cepat,sebelum banyak korban terlanjur membeli perumahan yang diduga dibangun diatas tanah bermasalah,jangan sampai seperti kejadian diperumahan patin claster yang sudah banyak dibeli masyarakat secara lunas bertahap tanpa jadi korban dugaan penipuan,lokasi perumahan Asoka residence ini berdekatan dengan perumahan patin claster,"kata warga kemarin.

Hingga berita ini dilansir,pihak diflover dikonfirmasi melalui pesan whatsapp tidak merespon,sampai dimana perkembangan pemberitaan ini,tetap akan ditindaklanjuti sampai tuntas.(kumbang)




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik