Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Survei: Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Tiga Besar Capres 2024
Sabtu, 05-06-2021 - 13:29:46 WIB
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
TERKAIT:
   
 

OPSINEWS.COM - Parameter Politik Indonesia melaksanakan survei elektabilitas partai politik pada 23-28 Mei 2021. Tiga besar figur yang paling kuat masih dipegang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Dalam simulasi 15 nama, elektabilitas Prabowo sebesar 18,3 persen. Mengekor ketat di belakangnya, Ganjar 16,5 persen dan Anies 15,1 persen.

"Kalau simulasinya 15 nama capres maka Prabowo Subianto mendapatkan 18,3, disusul oleh Ganjar Pranowo 16,5, ada Anies Baswedan 15,1," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat rilis survei secara daring, Sabtu (5/6).

Pada posisi berikutnya ada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono di angka 7 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 6 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 5,5 persen, serta Menparekraf Sandiaga Uno 5,4 persen.

Lalu masih muncul nama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla 2,8 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2 persen, politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Sementara itu putri mahkota PDIP dan Ketua DPR RI Puan Maharani hanya memiliki elektabilitas 1,7 persen. Diikut Menteri BUMN Erick Thohir 1,3 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,2 persen, serta Ustad Abdul Somad 1,1 persen. Responden yang masih ragu/tidak menjawab sebesar 12,3 persen.

Bila semakin dikerucutkan dari tiga besar tokoh dengan elektabilitas tertinggi, hasilnya tidak terpaut jauh. Prabowo dihadapkan dengan Ganjar dan Anies memiliki elektabilitas 24,8 persen. Ganjar 22,1 persen dan Anies 20,9 persen. Namun masih ada yang ragu/tidak menjawab cukup besar yaitu 32,2 persen.

"Ketika sudah dirumuskan menjadi tiga besar, maka jarak elektabilitas antar calon ini semakin tipis dan semakin dekat," kata Adi.

Dari segi motif, responden cenderung memilih calon presiden paling besar karena model psikologis. Yaitu berkaitan dengan hal yang dekat dengan pemilih misal tegas, disiplin, dekat dengan rakyat dan sebagainya.

Alasan psikologis dipilih responden paling besar sekitar 36,3 persen, dibandingkan model rasional 10,5 persen dan model sosiologis sebesar 3,2 persen.

"Motif utama masyarakat memilih capres adalah model psikologis, sesuatu yang melekat pemilih informasi yang didapat setiap saat misal tegas disiplin dekat dengan rakyat," kata Adi.

Survei Parameter Politik Indonesia memiliki sampel sebanyak 1.200 responden. Survei ini dilakukan melalui wawancara telepon pada 23-28 Mei 2021. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

sumber:merdeka.com




 
Berita Lainnya :
  • Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
  • Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
  • Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
  • Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
  • Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Pria 32 Tahun, Sabu 1,65 Gram Diamankan di Perbaungan
    02 Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU 14.288.6101 Bukit Timah, Bermarga Manalu Disebut Pemain Lama Sekaligus Kordinator Lapangan Pelansir BBM Subsidi
    03 Jelang Pergeseran Tugas, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pamit: 26 Bulan Penuh Kesan, Sinergi dengan Wartawan Jadi Kenangan
    04 Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Bongkar Dugaan Pencurian Meteran Air Milik Dinas PUTR Sergai
    05 Kasat Intelkam Polres Sergai Kedepankan Pendekatan Persuasif, Aksi LSM PAKAR RI Berlangsung Aman dan Kondusif
    06 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    07 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    08 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    09 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    10 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    11 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    12 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    13 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    14 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    15 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    16 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    17 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    18 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    19 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    20 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    21 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    22 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik