Hukrim 

Kasus Dugaan Pecabulan Oleh Oknum Karyawan BSI Dinilai Bikin Malu Warga Pulau Merah

BANYUWANGI – Tersiarnya kabar telah terjadi kasus dugaan pemcabulan yang dilakukan oleh TR (26th) warga Pulau Merah desa Sumberagung kecamatan Bangorejo yang juga mengaku bekerja di PT BSI perusahaan yang mengelola tambang emas tumpangpitu terhadap istri BD temannya sendiri warga dusun Pasembon desa Sambirejo kecamatan Bangorejo membuat Rakih (42th) tokoh pemuda serta menjadi kordinator wisata pantai Pulau Merah angkat biacara.

Ditemui ditempatnya bekerja, kepada wartawan Rakih mengaku memang sudah mendengar jika TR telah berbuat tidak senonoh terhadap istri temannya sendiri bahkan Rakih sudah mendapatkan salinan surat pernyataan pengakuan dari yang bersangkutan. Menurut Rakih tindakan TR sudah membuat malu warga pulau merah pada khususnya serta desa sumberagung pada umumnya, dan Rakih juga mengatakan jika yang bersangkutan bisa mencemarkan nama PT BSI.

Namun Rakih mengklarifikasi terkait pengakuan TR yang mengaku karyawan PT BSI, sepengetahuannya TR hanya bekerja pada koperasi serba usaha Tumpangpitu yang mempunyai pekerjaan didalam lingkungan tambang emas yang dikelola PT BSI. “TR telah bikin malu warga Pulau Merah, bohong besar jika dia mengaku karyawan PT BSI yang sebenarnya dia hanya bekerja di KSU Tumpangpitu”,tutur Rakih,”Pihak koperasi harus ikut bertanggung jawab dengan perilaku anggotanya”,tambahnya dengan nada tegas. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya jika telah terjadi kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang oknum mengaku karyawan PT BSI terhadap istri temannya sendiri.
(Tim)

 

Related posts

Leave a Comment