Hukrim 

Aset Empire Palace Dibekukan PN Surabaya

SURABAYA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diketuai Maxi Sigarlaki mengabulkan gugatan Provisi yang diajukan Trisulowati alias Chinchin terkait status sementara aset-aset milik PT Blauran Cahaya Mulia (BCM). Dalam putusan yang dibacakan Hakim pada persidangan yang digelar di ruang Cakra PN Surabaya, Rabu (9/8/2017) ini, mengatakan bahwa aset-aset tersebut dinyatakan sebagai status quo atau dibekukan.
“Aset-aset tersebut tidak bisa dijual, dialihkan, dijaminkan, disewakan dan dilakukan tindak hukum apapun”. Gedung megah The Empire Palace, yang terletak di jalan Blauran 57-75, Surabaya, adalah aset yang dibekukan. Putusan Pengadilan Negeri Surabaya berlaku sejak di bacakan, artinya, aset aset tersebut dibekukan dan tidak boleh ada aktivitas seperti sewa menyewa gedung, diagunkan atau yang lainnya.
Dalam putusan, bila para tergugat melanggar akan di kenakan denda Rp.50 juta perhari selain itu, dalam putusan sela, Majelis Hakim menyatakan, Pengadilan Negeri, Surabaya, berwenang mengadili perkara yang di ajukan oleh Chin-chin.
Di ruang yang lain, Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Sigit Sutriono, mengatakan, bahwa putusan provisi, merupakan putusan dari gugatan yang di luar pokok perkara, paparnya.
“Aset-aset tersebut beku, sejauh pokok  perkara masih di sidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya”. Sementara di kantor advokat Hotman Paris Hutapea, melalui Antony Djoyo selaku Penasihat Hukum penggugat, bila para tergugat melanggar putusan Provisi, maka pihaknya akan melaporkan secara pidana, ujarnya saat di temui awak media. Terpisah, Sigit Sutriono, juru bicara PN Surabaya mengatakan bahwa putusan Provisi ini merupakan putusan dari gugatan yang diluar pokok perkara. “Aset-aset tersebut beku sejauh perkara pokok masih disidangkan di Pengadilan. Terpisah, Sigit Sutriono, juru bicara PN Surabaya mengatakan bahwa putusan Provisi ini merupakan putusan dari gugatan yang diluar pokok perkara. “Aset-aset tersebut beku sejauh perkara pokok masih disidangkan di Pengadilan.  (MET)

Related posts

Leave a Comment