OPSI JATIM 

Pemkab Siapkan Rp 233,8 M untuk Pembangunan Desa

Pemkab menyiapkan dana hingga miliaran untuk membantu pembangunan di seluruh Desa di Kabupaten Pasuruan

PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 233,8 milyar untuk membantu pembangunan di desa, baik ADD hingga tunjangan Kepala Desa, perangkat Desa sampai tingkat RT/RW. Agus Sutiadji, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan mengatakan, khusus untuk Dana Desa (ADD) tahun 2018, Pemkab Pasuruan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 146 miliar yang diperuntukkan untuk 341 desa se-Kabupaten Pasuruan. Banyaknya penerima, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol adalah penerima ADD tertinggi, dan Desa Lajuk, Kecamatan Godangwetan merupakan penerima ADD terendah tahun ini menerima Rp 379 juta.

Meskipun paling rendah, masing-masing desa juga menerima dana lebih dari Rp 1 Milyar,” kata Agus. Dana yang dimaksud meruapakan tambahan untuk masing-masing desa di Kabupaten Pasuruan yang menerima Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat. Semua Desa di Kabupaten Pasuruan akan mengelola dana yang cukup besar, sehingga dirinya berharap agar kedua anggaran tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutamanya dalam pelaporan keuangan seluruh kegiatan.

“Paling penting adalah bagaimana menyajikan seluruh kegiatan dalam bentuk pelaporan yang bertanggung jawab. Karena DD dan ADD jumlahnya mencapai milyaran, jadi harus hati-hati dalam memanfaatkannya,”imbuhnya. Pemkab Pasuruan juga menggelontorkan dana bagi hasil Pajak yang totalnya mencapai Rp 28 Miliar. Rinciannya Desa terendah mendapatkan Rp 68 juta seperti Desa Alas tlogo, Kecamatan Lekok. Tertinggi sebesar Rp 632 juta untuk Desa Pandean di Kecamatan Rembang. Menurut Agus, dana ADD dan bagi hasil pajak difungsikan untuk pembiayaan pemerintahan Desa, Pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. “Intinya dalam bentuk kegiatan atau pembangunan fisik, seperti jalan, jembatan, balai desa, atau apapun yang menjadi prioritas di desa. Sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, bahwasanya setiap desa diharapkan untuk fokus pada satu atau dua atau tiga hal, silahkan diputuskan sendiri,” terangnya.

Sementara itu, Pemkab memberikan dana insentif untuk Ketua RT dan Ketua RW tahun ini Rp 14,609 Miliar. Rinciannya untuk Ketua RT sebesar Rp 100 ribu per bulan dan Ketua RW sebesar Rp 150 ribu per bulan. Sedangkan tunjangan untuk Kepala Desa, Perangkat Desa, dan BPD dengan total tunjangan mencapai Rp 45,201 Miliar. Jumlah itu diberikan kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa yang mempunyai lahan bengkok dengan besar Rp 650 ribu perbulan. Sedangkan Desa yang tidak punya bengkok sebesar Rp Rp 750 ribu dan untuk BPD sebesar Rp 250 ribu perbulan. (indra/iksan)

Related posts

Leave a Comment