KSP MILAN Gruduk Rumah Nasabah Dikawal Petugas Polres Banyuwangi

BANYUWANGI – Karena belum bisa membayar bunga pinjamannya ke koperasi Simpan Pinjam (KSP) MILAN sebesar Rp 24 juta rupiah, Ndaru salahsatu warga desa Kradenan kecamatan Purwoharjo harus menerima pil pahit digeruduk dua orang karyawan KSP MILAN bernama Joko dan Ali yang dikawal puluhan anggota Polres Banyuwangi Rabu(11/10). Dua orang karyawan KSP MILAN itu menunjukan secarik sertifikat Fidusia yang digunakan untuk mengamankan satu unit mobil merk Suzuki Katana yang BPKBnya dianggunkan di KSP MILAN. Beberapa petugas Polres Banyuwangi yang mendampingi KSP MILAN tampak bergerombol didepan rumah Ndaru sehingga menjadi bahan tontonan warga sekitar. Ndaru yang merasa telah beritikad baik dengan beberapakali membayar bungapun secara tegas menolak jika mobil miliknya itu dibawa untuk diamankan pihak KSP MILAN karena menganggap dirinya masih sanggup untuk membayar bunga dan utangnya tersebut serta mobilnya diamankan.

“Saya sudah bawa sertifikat Fidusianya jadi ini sudah sama dengan putusan pengadilan, maka sore ini unit akan kita amankan ke kantor”, papar Joko dengan tegasnya, “Kalau mau keberatan silahkan datang ke kantor saja”, tambahnya. Setali tiga uang dengan Joko, salahsatu petugas Polres Banyuwangi yang bernama Eko juga mengatakan jika pihaknya melakukan pendampingan karena ada permintaan dari pihak KSP MILAN dan melihat sudah ada sertifikat Fidusianya. “Sertifikat Fidusia KSP MILAN ini sudah sah secara hukum jadi kita akan mendampingi tim ekskutornya untuk mengamankan unit yang jadi agunan”, ujar Eko dengan lantang. Sedangkan Ndaru bersikukuh jika dirinya sudah beritikat baik dengan membayar bunga pinjamannya namun karena memang akhir-akhir ini ekonominya sedang sulit hingga terpaksa belum bisa membayar hutangnya. “Jika ada uang saya selalu bayar bunga tapi karena akhir-akhir ini ekonomi sedang sulit maka saya jadi terlambat bayar bunga”,tutur Ndaru, “Yang saya sayangkan kenapa pihak KSP MILAN harus membawa puluhan polisi seperti ini, sampai-sampai ayah saya drop ketakutan padahal ayah saya baru saja dirawat di rumah sakit gara-gara sakit jantung”, tambahnya. (tim)

 

Related posts

Leave a Comment