Jendela 

Liponsos Keputih, Surabaya Tidak Ketahui Persis, Klasifikasi Penentu Pemenang Lelang

SURABAYA – Lelang pengadaan bahan makanan dan sayuran di Liponsos Keputih, Surabaya, di tahun 2017 melalui, Rudi selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) tidak ketahui secara persis klasifikasi dalam menentukan rekanan sebagai pemenang lelang. Sarana pengadaan barang dan jasa khususnya di Liponsos Keputih, Surabaya, melalui sarana LPSE, yang di gaungkan oleh walikota,Surabaya,guna menanggulangi adanya, praktek kotor hanya lah, isapan jempol belaka.Pasalnya, Rudi salah satu, pejabat pembuat komitmen (PPK), saat di konfirmasi terkait, pemenangan lelang, mengatakan, peserta lelang harusnya berbadan hukum, sedangkan point-point yang lain, dalam menentukan pemenang, ia tidak mengetahui secara pasti.
“Tunggu dulu ya, mas!, takut salah draft-draft penentuan pemenang lelang ada di ULP”, ujarnya. Aneh dan lucu, seorang PPK, harus lihat contekan, (ngerpek), draft-draft klasifikasi pemenang, saat di konfirmasi, oleh awak media.D alam hal ini, awak media cukup lama menunggu, pengambilan draft-draft yang di maksud Rudi selaku PPK. Menurut analisa awak media, seorang pejabat pembuat komitmen tidak mengetahui persis, apa saja klasifikasi dalam memilih atau menetapkan peserta sebagai pemenang adalah bentuk tidak profesionalime dan dugaan adanya, hubungan peradaban yang cukup lama guna pundi-pundi masuk kantong pribadi alias ceperan. Secara harfiah, awak media akan mencoba menggali informasi lebih dalam atas adanya, dugaan dugaan keterlibatan penyelenggara lelang dalam menggunakan keuangan negara (Pemerintah Kota Surabaya).  Bersambung……… (Met)

 

Related posts

Leave a Comment