Nusantarta 

TAHUN 2006 KASUS SOEHARTO DI SP3 SAKIT PERMANEN

Fadli Zon : Pak Harto Sehat

JAKARTA – Setelah unggahan photo nostalgia Fadli Zon di twiternya mjdi viral, karena menguak misteri kondisi Soeharto pada 2007,  Kali ini Fadli Zon kembali membuat pengakuan seputar pertemuannya dengan Mantan Presiden Soeharto. Jika pada 2001-2006 Kondisi kesehatan Soeharto dikabarkan Sakit permanen dan menjadi dasar dikeluarkannya SP3 oleh Kejaksaan Agung. Namun Kali ini Fadli Zon membuat pengakuan mengejutkan setelah postingannya menjadi bahan gunjingan. Sebagaimana dirilis awak media nasional yang mengkonfirmasi cuitan twiternya. Wakil Ketua DPR Fadli Zon bernostalgia soal pertemuannya dengan Presiden ke-2 RI Soeharto pada 2007 lewat unggahan foto. Fadli mengatakan saat itu kondisi Soeharto sedang sehat. “Waktu itu kebetulan bulan Maret, itu (Soeharto) sedang tidak sakit,” ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Fadli mengaku berbicara banyak hal dengan Soeharto kala itu. Sebelum Soeharto meninggal dunia, Fadli mengaku sering menjenguknya. Pengakuan ini jelas membuat kita terkejut. Karena sejak 2001 hingga 2006 tim dokter selalu membuat laporan diagnosa kesehatannya bahwa Soeharto Sakit Permanen. Namun pada 2007 Fadli Zon bisa menemuinya dan Soeharto sedang tidak dalam keadaan Sakit. Dan Akhirnya Fadli Zon mengakuinya bahwa pada saat itu Soeharto tidak sakit. INI ARTINYA HASIL DIAGNOSA DOKTER SBG DASAR SP3 ADALAH LAPORAN PALSU yang melanggar Hukum. Karena Diagnosa Sakit Permanen itu artinya tidak bisa berinteraksi secara normal terus menerus hingga meninggal. Bila kondisinya ternyata tidak sakit, berarti Sakitnya tidak permanen. Dan ini adalah kebohongan Hukum yang tidak dapat di toleransi. Ini benar-benar kasus yang fatal bagi peradilan hukum di Indonesia. Dimana kasus hukum seorang tersangka bisa di hentikan dengan rekayasa kesehatan. Ini trik memalukan bagi Hukum di Indonesia. Trima kasih Fadli zon. Anda membuka Tabir hitam Cendana saat ini.  (JEPP)

Related posts

Leave a Comment