OPSI JATIM 

Wakil Bupati dan Direktur PDAM Pamekasan Berikan Tali Asih Kepada Pegawai Purna Tugas

Pamekasan, opsinews.com – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e bersama Direktur PDAM Pamekasan Agoes Bachtiar menggelar lepas pisah bagi tiga pegawai PDAM yang memasuki masa purna di halaman kantor PDAM Pamekasan, Jalan Pengadilan Negeri Kabupaten Pamekasan, Senin (13/5/19).

Dalam acara pelepasan ketiga pegawai purna tugas tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan, Rajae didampingi direktur PDAM menyerahkan tali asih dari PDAM Pamekasan. Wakil Bupati Pamekasan, Rajae mengucapkan rasa terima kasih kepada ketiga pegawai PDAM Pamekasan atas Dharma Bhakti yang sudah diberikan kepada Pemkab Pamekasan.

“Tentunya amal dan segala kebaikan yang sudah mengabdi di PDAM Pamekasan akan menjadi catatan sejarah bagi Pemkab Pamekasan,” ujar Raja’e.

Sedangkan Direktur PDAM Pamekasan, Agoes Bachtiar mengatakan upacara pelepasan purna tugas tersebut merupakan bentuk apresiasi PDAM Pamekasan kepada pegawainya. Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan ketiga pegawainya yang sudah purna tugas tersebut. Adapun ketiga pegawai PDAM Pamekasan yang telah memasuki masa purna tugas tersebut yaitu Ali Mujahid (Kepala Unit Adeni), Sri Askiati (Kasubag Keuangan dan Kas), Hartatik Megawarni (Pemegang Kas Kecil).

“Ketiga teman PDAM yang telah purna ini telah mengakhiri tugasnya dengan baik, ketiganya merupakan orang yang pekerja keras, disiplin, maka dari itu diupacarakan. Implementasi dari perusahan memberikan 5 kali gaji kepada mereka. Meski pensiun dari sini tidak akan lepas komunikasi karena yang purna tugas itu ada grupnya di grup tersebut mereka masih bisa memberikan motivasi dan saran kepada pegawai yang masih bekerja di PDAM Pamekasan,” ujar Agoes Bachtiar.

Agoes Bachtiar berharap kepada karyawan lainnya untuk tetap meningkatkan kinerja meski dalam bulan puasa.

“Harus tetap semangat bekerja meski di bulan puasa. Intinya kami harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada mayarakat Pamekasan,” pungkasnya. (Mail/Eko)

Related posts

Leave a Comment