Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
Rabu, 26-11-2025 - 07:42:32 WIB
TERKAIT:
   
 

Sergai, Sumut. OPSINEWS.COM - Isu dugaan pungutan liar (pungli) di SMP Negeri 1 Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, terus menjadi perhatian publik. Upaya awak media menggali informasi berjalan dinamis, namun jawaban yang dinanti tak kunjung datang. Sikap bungkam yang ditunjukkan oknum Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai semakin memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

“Ada apa dengan Dinas Pendidikan? Mengapa tidak terbuka?” Pertanyaan itu kini menggema di ruang publik, terutama dari kalangan orang tua siswa yang khawatir anak-anak mereka menjadi korban praktik yang merusak tatanan pendidikan.

Masyarakat juga menanti sikap tegas Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, sebagai pemimpin tertinggi di daerah tersebut. Publik berharap Bupati tidak hanya melakukan pemanggilan atau pengambilan keterangan, tetapi juga menghadirkan langkah konkret yang mampu membersihkan praktik-praktik yang merugikan dunia pendidikan dan masa depan generasi muda.

Pendidikan: Pilar Masa Depan yang Tak Boleh Dirusak

Masyarakat Sergai menegaskan bahwa sektor pendidikan adalah pondasi masa depan bangsa. Di tangan para pendidik dan pemimpin institusi, Pendidikanlah nasib generasi penerus berada. Karena itu, dugaan pungli "jika benar adanya" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah besar yang melekat pada profesi guru maupun pejabat pendidikan.

Warga juga mengingatkan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua sektor vital yang sepatutnya steril dari praktik mencari keuntungan pribadi.

“Pendidikan menentukan masa depan generasi kita. Dan kesehatan adalah tempat orang datang untuk sembuh, bukan untuk mati,” ujar masyarakat dengan penuh harap, menegaskan bahwa kedua layanan publik tersebut wajib dijaga kebersihannya.

Pesan Moral Masyarakat: Jabatan Hanya Sementara, Amanah Bersifat Abadi

Di tengah keprihatinan itu, masyarakat turut menyampaikan pesan moral yang menohok sekaligus menyentuh perasaan. Pesan ini ditujukan kepada para pejabat yang mengemban amanah pelayanan publik.

“Ingat bapak-ibu, jabatan itu hanya sementara. Tidak selamanya seseorang berada di atas. Suatu saat jabatan itu akan hilang, dan kita kembali seperti masyarakat biasa,” kata salah satu tokoh masyarakat.

Ia melanjutkan,
“Setiap perbuatan, baik di dunia dan di akhirat, pasti akan kita pertanggungjawabkan. Jika manusia tidak melihat, Tuhan pasti melihat, sebab Tuhan tidak pernah tidur.”

Pesan penuh makna itu menjadi refleksi bersama bahwa kekuasaan bukanlah tempat untuk mengambil keuntungan pribadi, melainkan sarana untuk melayani rakyat.

Harapan kepada pihak Polres Serdang Bedagai: Usut Tuntas, Jangan Berhenti pada Pemanggilan

Masyarakat Sergai juga berharap pihak kepolisian bertindak lebih jauh. Pemanggilan oknum kepala sekolah untuk dimintai keterangan dianggap belum cukup. Publik meminta aparat penegak hukum turun langsung ke lapangan, memeriksa lebih dalam, dan mengungkap apakah benar terdapat jaringan pungli yang telah menggurita di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa modus pungutan sudah menjadi rahasia umum dan diduga ada kepentingan pribadi maupun keluarga yang diuntungkan.

Jika hal ini benar terjadi, dampaknya tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan, sesuatu yang sangat mahal dan sulit dipulihkan.

Harapan Akhir: Momentum Perbaikan, Bukan Sekadar Sorotan Sesaat

Di balik keprihatinan dan kritik yang disampaikan, masyarakat sebenarnya memiliki satu harapan sederhana: perbaikan nyata dan berkelanjutan di sektor pendidikan.

Masyarakat ingin agar kasus ini tidak hanya menjadi polemik sementara yang hilang ditelan waktu. Mereka berharap menjadi momentum besar bagi pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan seluruh pihak terkait untuk berbenah dan memastikan kejadian serupa tidak lagi terulang.

Masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama. Ketika dunia pendidikan tercemar oleh dugaan pungli, maka bukan hanya uang yang dirugikan, melainkan kepercayaan, karakter, dan kesempatan anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kini publik menunggu langkah tegas, transparan, dan berpihak kepada kebenaran. Karena masa depan anak-anak Sergai tidak boleh dikorbankan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain.

Penulis/editor: redaksi
Jurnalis: Mendrova




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik