Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
Selasa, 25-11-2025 - 08:10:19 WIB
Keterangan gambar: Kepala Sekolah SMP Negeri.1 Sei Bamban Siti Naisah Dalimunte, dikutip dari foto profil WhatsApp miliknya. (Mendrova/Opsinews.com)
TERKAIT:
   
 

Sergai, Sumut. OPSINEWS.COM - Polemik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok donasi di SMP Negeri 1 Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), semakin menguat dan menyita perhatian publik. Dugaan praktik pungutan ini mencuat setelah siswa dan orang tua melaporkan adanya pengutipan rutin Rp4.000 per bulan yang disebut sebagai “iuran OSIS”, ditambah pungutan lain pada kegiatan tertentu.

Di tengah upaya pencarian klarifikasi, Kepala Sekolah SMPN 1 Sei Bamban, Siti Naisah Dalimunte, diduga memblokir WhatsApp wartawan Opsinews.com setelah diminta memberikan penjelasan mengenai dasar pengutipan tersebut. Tindakan ini menambah daftar pertanyaan publik terkait transparansi pengelolaan dana di sekolah tersebut.

Pungutan Diperkirakan Capai Puluhan Juta per Tahun

Dengan jumlah siswa sekitar 800 orang, pungutan Rp4.000 per bulan menghasilkan pemasukan yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah setiap tahun. Selain itu, terdapat pungutan tambahan yang dilakukan pada momen tertentu seperti perayaan Maulid Nabi dan Natal.

Hingga kini, tidak ada keterangan resmi mengenai dasar hukum pungutan tersebut, mekanisme penggunaan dana, ataupun bentuk pertanggungjawabannya kepada orang tua maupun komite sekolah.

DPRD Sergai Turun Tangan: “Kadis Sudah Stop Pengutipan”

Anggota DPRD Sergai, Hengki Sirait, saat dimintai tanggapan pada Senin (24/11/2025) pukul 14.37 WIB, membenarkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan dugaan pungli ini.

“Sudah kita konfirmasi ke Kadis Pendidikan. Katanya, pungutan itu dilakukan siswa untuk uang OSIS. Kadis juga sudah menghentikan pengutipan itu. Kepala sekolah sudah dipanggil, dan Polres Serdang Bedagai sudah melakukan pengambilan keterangan,” ujar Hengki.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa permasalahan tersebut telah memasuki ranah pemeriksaan aparat penegak hukum.

Dinas Pendidikan Sergai Tidak Merespons

Ketika dikonfirmasi pada hari yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Sergai, Raden Cici Sistiansyah S.Sos, tidak memberikan jawaban terkait kabar bahwa Kepala SMPN 1 Sei Bamban telah dipanggil oleh Polres maupun Dinas Pendidikan. Sikap diam ini memunculkan dugaan minimnya transparansi dalam penanganan kasus yang diduga melanggar aturan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari dinas terkait audit keuangan, evaluasi pengelolaan dana OSIS, ataupun sanksi administratif yang akan diberikan kepada pihak sekolah.

Pengakuan Pihak Sekolah: “Itu Donasi, Dikumpulkan OSIS”

Sebelumnya pada Jumat (21/11/2025), Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Holong Sianipar, mengakui bahwa pengutipan uang memang terjadi. Ia menyebut dana tersebut sebagai “donasi” yang dikumpulkan langsung oleh pengurus OSIS.

“Itu kan donasi, Pak. Yang mengutip uangnya ketua OSIS, inisial M,” ujarnya singkat.

Namun demikian, pihak sekolah tidak menjelaskan mengapa “donasi” tersebut dipungut secara rutin kepada seluruh siswa layaknya iuran wajib.

Kepsek Diduga Blokir Wartawan

Upaya konfirmasi lanjutan kepada Kepala Sekolah kembali dilakukan pada Senin (24/11/2025), tetapi nomor WhatsApp wartawan Opsinews.com telah diblokir. Akibatnya, klarifikasi resmi dari pimpinan sekolah tidak dapat diperoleh.

Tindakan memblokir wartawan ini menimbulkan kritik karena dinilai menghambat akses informasi publik terutama terkait penggunaan dana di lembaga pendidikan negeri.

Diduga Langgar Aturan Pendidikan

Sejumlah siswa mengungkap bahwa pungutan Rp4.000 per bulan telah berjalan lama. Praktik pungutan wajib kepada siswa sekolah negeri ini berpotensi melanggar Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, yang secara tegas melarang sekolah negeri memungut biaya selain yang ditetapkan pemerintah.

Publik kini menantikan langkah tegas dari Dinas Pendidikan Sergai dan pihak terkait untuk memastikan adanya transparansi, audit penggunaan dana OSIS, serta penegakan regulasi di lingkungan sekolah.

Opsinews.com tetap membuka ruang klarifikasi bagi pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Sergai apabila bersedia memberikan penjelasan resmi atas polemik pungutan tersebut.
(Mendrova)




 
Berita Lainnya :
  • Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
  • Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
  • Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
  • Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
  • Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Musim Hujan Tak Henti dan Banjir Rendam Pemukiman, DPC Partai Gerindra Sergai Salurkan Bantuan Makanan ke Warga Dusun V Bakaran Batu
    02 Polres Serdang Bedagai Intensif Pantau Situasi Hujan Deras, Berikan Himbauan Keselamatan kepada Masyarakat
    03 Oknum Satpol PP Terjaring bisnis N4rkob4
    04 Dugaan Pungli di SMP Negeri 1 Sei Bamban: Publik Resah, Transparansi Dipertanyakan, dan Masa Depan Anak Bangsa Menjadi Taruhan
    05 Kepsek SMPN 1 Sei Bamban Diduga Blokir Wartawan Saat Dimintai Klarifikasi Pungli Rp4.000/Bulan, DPRD Sergai: “Kadis Sudah Hentikan Pengutipan Itu”
    06 PT MUP Gunakan Oknum TNI dan Pensiunan TNI Bersenjata Api Hadapi Masyarakat Penjaga Kebun di Langgam Pelalawan
    07 Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
    08 Aktivitas PETI Kuansing Renggut 6 Nyawa Korban Pekerja, Masih Terpantau Beroperasi di Desa Serosah
    09 9 Hari pasca Pembunuhan, Polres Pelalawan masih Belum Menetapkan Tersangka
    10 Dugaan Pungli Berkedok Donasi Guncang SMPN 1 Sei Bamban Sergai: Siswa Wajib Setor Rp4.000/Bulan, Sekolah dan Dinas Bungkam
    11 Luar Biasa di Tengah Efisiensi Anggaran, PJ Kades Desa Baru Boyong Istri, Perangkat Desa dan Staf Flexing Jalan-Jalan ke Luar Negeri
    12 Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG ke-5 Polres Sergai di Desa Batu 12
    13 Miss Komunikasi, Kades Batang Nilo Kecil Sampaikan Klarifikasi yang Sebenarnya
    14 Pelaku Pengeroyokan Warga di Desa Sinama Nenek di Tangkap Satreskrim Polres Kampar
    15 SPPG Bukit Raya Diduga Dikuasai Yayasan Milik Istri Anggota DPRD Riau
    16 Dugaan Pungli Berkedok Donasi di SMPN 1 Sei Bamban: Siswa Dikutip Rp4.000 per Bulan, Kepala Sekolah Tak Beri Respons
    17 Blessing FC Melaju ke Final Piala Walikota cup 2025 Cabor Futsal Setelah Taklukkan Tim futsal kita kita Adu Pinalti
    18 Bernama Asril Telpon dan Lobiy Wartawan agar jangan di Beritakan Terkait Dugaan Praktik Penimbunan BBM Bersubsidi di Kawasan Tenayan Raya
    19 Oknum Polisi di Indragiri Hulu Dipecat Terlibat "Nyabu", Kapolres: Tak Ada Toleransi Bagi Anggota polisi di Polres Indragiri Yang Terlibat Narkoba
    20 Natal Rote Bersatu 2025 Siap Sambut Lebih Dari Seribu Undangan di Jakarta
    21 Semangat Membara! Inkanas Kampar
    22 Identitas Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren Terungkap: DNA Cocok 99,99% dengan Anak Amrita Hamid
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik