Anti Kritik, Larshen Yunus : Pak Ahmad Yuzar Takut dengan Spanduk, Bukan Takut Khianati Rakyat
Senin, 24-11-2025 - 21:07:24 WIB
Bupati. OPSINEWS.COM-Spanduk yang dipasang di jembatan kembar danau Bingkuang Kecamatan Tambang kabupaten Kampar jadi sorotan dikalangan masyarakat khususnya Kampar, di spanduk itu bertuliskan "diminta Pj Gubernur Riau menyelesaikan konflik antara bupati Kampar dengan sekda.
persoalan sempat heboh Antara bupati Kampar Ahmad Yuzar dengan sekda Hambali akhirnya spanduk itu dicopot atas perintah Kasatpol PP Kampar Jumat, 21 Nov 2025 Pukul 15.00 Wib.
Sebelumnya sekda Kampar Hambali menuding bupati Kampar tidak transparan terkait belanja mobil dinas bupati dengan anggaran lebih kurang 1,5 milyar.
Lebih lanjut Hambali juga menuduh bupati Ahmad Yuzar bohongnya luar biasa, tingkah laku seperti orang baik, bagaikan melekat, akan tetapi ia bupati mengikuti hawa nafsunya
"Hal ini saya sampaikan agar bupati bertobat, dan mari kita bersama membangun Kampar, jangan kita rusak,"ujar Hambali di akun TikTok Detak Kampar news 17 Oktober 2025 yang sudah viral
Menanggapi hal tersebut, ketua KNPI Riau Larshen Yunus katakan, seharusnya mereka berdua sebagai kepala daerah memberikan contoh yang baik,
Apa yang dikatakan Hambali Bohongnya bupati Kampar Ahmad Yuzar luar biasa dapat merujuk pada gangguan mental yang ditandai dengan kebiasaan berbohong secara kompulsif, seringkali tanpa tujuan yang jelas, dan dengan cerita yang dibuat-buat. Selain itu, kalimat ini juga bisa digunakan untuk mendeskripsikan kebohongan yang sangat besar, fantasis, dan sulit dipercaya yang disampaikan oleh seseorang, yang mungkin tidak selalu berkaitan dengan kondisi medis.
Kemudian sambung Larshen Hambali mengatakan
tingkah laku bupati Kampar Ahmad Yuzar seperti orang baik, bagaikan melekat, akan tetapi ia bupati Kampar Ahmad Yuzar mengikuti hawa nafsunya
Artinya Hambali menggambarkan bupati Ahmad Yuzar seseorang yang bersikap munafik atau berpura-pura baik, meskipun kenyataannya ia hanya mungkin mengikuti hawa nafsu atau keinginan buruknya,"tutup Larshen
Komentar Anda :