Nusantara 

PROYEK MILYARAN RSUD BIMA TERBENGKALAI

Bima, opsinews.com – Proyek pada Rumah Sakit Umum Daerah Bima telah 2 tahun masih belum rampung yaitu pembangunan Gedung Radiologi, Laboratorium dan UTD yang dikerjakan oleh PT. Dita Putri Waranawa dengan Nomor Kontrak : 02/Kontrak-DBHCHT/06.2/2017 tanggal 04 September sampai dengan 12 September 2017 tidak mampu menyelesaikan pekerjaan pada bulan Oktober 2017.

Pelaksana sudah menerima surat teguran keterlambatan pekerjaan dari PPK belum ada perubahan dari 5 kali surat teguran yaitu 3 kali saat pelaksanaan pekerjaan sesuai kontrak dan 2 kali terima surat teguran saat perpanjangan waktu di tahun 2018. Pelaksana juga tidak mampu menyelesaikan pekerjaan, dikenakan pemutusan kontrak dan dikenakan pembayaran denda 1/1000 per hari dari total nilai anggaran kontrak kerja sesuai keputusan Presiden nomor : 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Fakta terpancar terang bahwa proyek tersebut sampai akhir 2018 belum juga selesai. Ada dibalik gambar, pengawasan, konsultan pengawas, staff teknis pengawas, PPK, KPA dan yang utama tim Inspektorat Kabupaten Bima tentunya perlu adanya kajian atau mungkin pelaksana penerima kontrak pertama menyerahkan pada pihak lain. Hasil pemantauan pada proyek tersebut muncul masalah baru yaitu plafon berubah warna, pada cor ada rembesan air sehingga warna putih menjadi hitam, tembok dinding ada yang retak. Hal ini perlu adanya kajian ulang baik soal tender online, penentuan seorang PPK dan utama keberadaan tim pengawas proyek dan konsultan perencana. (Sile)

Related posts

Leave a Comment