OPSI JATIM 

Panitia Pilkades Mundur, Kewenangan Ada di BPD

Bojonegoro, opsinews.com – Seluruh Panitia Pemilihan Kepala Desa Pomahan Kecamatan Baureno menyatakan mundur dari kepanitiaan, hal ini di benarkan Camat Baureno Luluk Arifah. Setelah kejadian ini terjadi oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Baureno di lakukan mediasi namun tidak ada titik temu (Jum’at 25/4).

Mediasi dilakukan karena ada keberatan warga pendukung salah satu orang yang akan mengikuti Pilkades. Namun tidak diterima panitia karena ada beberapa persyaratan yang tidak terpenuhi. Akibatnya warga yang datang ke balai desa menilai panitia sengaja menunda pengumuman persyaratan hingga akhir pendaftaran Pilkades. Menurut Camat Kecamatan Baureno, setelah mundurnya panitia Pilkades maka kewenangan ada di Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sehingga menunggu Musyawarah Desa (Musdes) guna untuk menentukan kelanjutan proses Pilkades di Desa Pomahan.

“Kecamatan hanya fasilitator, kewenangan ada di BPD. Pelaksanaan Pilkades menjadi kewenangan panitia dan BPD, Kecamatan hanya menfasilitasi karena telah ditempuh berbagai upaya tapi tidak ada titik temu. Seluruh panitia mengajukan pengunduran diri ke BPD,” papar Luluk.

Selanjutnya BPD mengadakan Musdes yang nanti menentukan apakah akan mengajukan penundaan Pilkades atau akan membentuk panitia guna melanjutkan tahapan Pilkades. Wakil ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Anam Warsito mengatakan upaya sistemik kades untuk menghambat warga desa yang punya dukungan massa dan berpotensi mengalahkan Incumbent kasat mata terjadi.

“Kita evaluasi agar kedepan persyaratan untuk Pilkades tidak perlu persyaratan surat pengantar dari Kades,” kata Anam Warsito. (Mas)

Related posts

Leave a Comment