HUKRIM 

Terpidana Yoyok, di Vonis Hukuman Mati

SURABAYA – Di Peradilan Negeri, Surabaya, pada Rabu, (27/9/2017), dalam agenda putusan, Yoyok yang di sangkakan atas kepemilikan sabu seberat 50 kg, oleh Majelis Hakim di vonis hukuman mati.  Putusan Majelis Hakim tentu memiliki pertimbangan berupa, bahwa terdakwa terbukti melakukan perbuatan yang melawan hukum dan melanggar pasal 114 ayat (2), Undang -undang RI.nomor 39 tahun 2009 tentang narkotika. Pertimbangan lainnya, dalam BAP kepolisian,perbuatan terdakwa memenuhi unsur ketentuan dalam pasal 112,114 dan tidak memiliki izin serta kesepakatan berdua guna menjual narkoba. Dari saksi-saksi yang pernah dihadirkan dalam persidangan sebelumnya, Majelis Hakim menyimpulkan,keterangan saksi Indri juga di jadikan sebagai pertimbangan guna di jadikan sebagai dasar putusan.Dalam keterangannya, Susi (saksi) pernah mengunjungi Yoyok (terdakwa) di lapas juga mengaku mengenal Abdul Latif serta pernah memberi tugas guna meranjau narkoba.

Terdakwa Yoyok ,melalui kuasa hukumnya, Didi Sungkono,SH., menyampaikan pokok perkara guna di pertimbangkan oleh Majelis Hakim, sebelum memutuskan perkara.Di antaranya, terdakwa Yoyok yang berada dalam lapas Nusa Kambangan, hanya memilik 1 handphone, Endang Wahyuni yang memiliki buku tabungan atas nama terdakwa tidak terbukti.

Dalam hal perkara yang melibatkan terdakwa,Yoyok, Majelis Hakim yang di ketuai oleh Hariyanto, SH., menyampaikan di persidangan bahwa tidak ada alasan maupun pembenaran yang dapat membebaskan atau menghapus pidana terdakwa Yoyok, maka dalam amar putusan, menjatuhi terdakwa hukuman pidana mati, sembari memberi kesempatan kepada Yoyok atas amar putusan. Di kesempatan itu, di hadapan Majelis Hakim, terdakwa Yoyok, mengajukan perlawanan dengan upaya banding.

Usai persidangan, Jaksa Penuntut Umum, Kejari Surabaya, saat di konfirmasi, mengatakan, ia belum mengambil sikap. “Saya akan lapor ke pimpinan”,  pungkasnya. Didi Sungkono,SH., saat di mintai keterangannya, terkait vonis tersebut, memaparkan, wajar kalau kliennya, mengajukan banding. ujarnya. Ia menambahkan, upaya banding adalah bentuk kliennya mencari keadilan.   (Met)

Related posts

Leave a Comment