OPSI JATIM 

Doesoen Kakao Banyuwangi Mendunia Melalui ITdBI 2017

BANYUWANGI- Event Balap Sepeda Internasional Tour de Banyuwangi Ijen pada Stage 2 yang di gelar di Doesoen Kakao Kebun Kendenglembu PTPN XII Glenmore ternyata memiliki tujuan yang sangat baik untuk menunjukkan potensi Banyuwangi pada kancah internasional.

Sebagai warga Banyuwangi kita harus bangga dengan potensi sumber daya alam yang di miliki oleh Banyuwangi mulai dari pantai,pegunungan bahkan wisata alam lainnya begitu elok nan menarik untuk di kunjungi dan di nikmati keindahannya. Salah satu destinasi wisata bernuansa alam yang wajib di kunjungi dengan mengandalkan cita rasa cokelat yang begitu luar biasa ialah Dosoen Kakao yang terletak di Kebun Kendenglembu PTPN XII Kecamatan Glenmore yang kini menjadi start pada stage 2 perlombaan balap sepeda ITdBI 2017 ini.

Hal ini di utarakan langsung oleh CEO ITdBI  Ir. Guntur Priambodo kepada awak media terkait mengapa start Stage 2 di Doesoen Kakao adalah untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa cita rasa kakao yang paling nikmat itu bukan berada di Italia atau pun Malaysia tetapi berada di Indonesia tepatnya di Banyuwangi Kecamatan Glenmore ini. “Pada Stage ke 2 ini sengaja kami mengambil start di Dosoen Kakao dengan tujuan untuk memperkenalkan cita rasa cokelat kepada dunia,rasa cokelat di Doesoen Kakao ini mengalahkan cokelat-cokelat yang ada di Italia dan Malaysia bahkan di dunia,”tutur pria kelahiran Blitar saat ditemui ditempat start Stage 2, (28/9/17). Sementara itu ditempat yang sama Ir. Samsuri selaku salah satu Manajer di Kebun Kalisepanjang PTPN XII membenarkan bahwa coklat hasil kebun di wilayah Glenmore memang merupakan coklat dengan rasa tetnikmat di Indonesia bahkan dunia. Hal ini dikarenakan kontur tanah dan iklim di wilayah Glenmore sangat cocok untuk tanaman Kakao (Coklat).  (NJP)

 

Related posts

Leave a Comment