OPSI JATIM 

Masyarakat Heran Ada Lawyer Nyambi Jadi Debt Kolektor Leasing Motor

BANYUWANGI – Beredarnya kabar jika ada sebuah perusahaan pembiayaan alias leasing menggunakan jasa lawyer dalam penagihan keterlambatan angsuran menjadi buah bibir masyarakat.

Bagaimana tidak, profesi lawyer yang sangat mulia dimata masyarakat karena dinilai bisa dijadikan tumpuan dalam mencari keadilan saat menghadapi problematika hukum kini hanya disamakan dengan profesi juru tagih angsuran atau yang lebih familiar dengan sebutan debt kolektor oleh leasing yang menyewa jasanya.

Seperti yang diutarakan oleh M. Yunus Wahyudi seorang tokoh muda pergerakan masyarakat Banyuwangi, saat diminta berkomentar dirinya sangat menyesalkan jika sampai ada lawyer yang berperan ganda menjadi debt kolektor sebuah perusahaan leasing. “Boleh atau tidak boleh profesi lawyer menjadi tukang tagih leasing tapi mbok ya janganlah,apa sudah tidak ada klien perkara yang lebih pas lagi hingga harus terjun menjadi juru tagih seperti itu”, ujar Yunus dengan tertawa,”jelas masyarakat pasti tertawa geli nanti jika kredit motor baru telat tiga bulan sudah didatangi lawyer”, imbuhnya.

Masih menurut Yunus, sebenarnya pihaknya telah lama menyoroti kinerja leasing di Banyuwangi karena dirinya juga sudah banyak mendapat pengaduan dari masyarakat yang mendapat perlakuan sewenang wenang dari pihak leasing. Seperti yang diberitakan sebelumnya jika didapat informasi adanya sebuah perusahaan pembiayaan di Banyuwangi yang mulai menggunakan jasa lawyer untuk melakukan penagihan keterlambatan angsuran konsumennya. (tim

 

Related posts

Leave a Comment