Peristiwa 

HELMI KORBAN TRAGIS SURABAYA MEMBARA

SURABAYA – Helmi Surya Wijaya anak ke 3 dara bapak Achmad Harianto Kelas 7 SMP Negeri 44 Surabaya yang bertempat tinggal di Karang Tembok gang 6 Surabaya. Dua minggu sebelum meninggal adik Helmi sempat memesan pada kakaknya, kalau saya mati jangan ditangisi ya bilang sama bapak dan ibu. Sebelum kejadian sempat pamit sama ibunya, kalau mau nonton Drama Kolosal, ibunya juga menjawab apa kamu ada uang untk bekal, Helmipun menjawab kalau sangu sudah punya.
Helmi adalah sosok anak yang pintar pendiam dan aktif dalam kegiatan sekolah maupun kampung. Sering membantu teman yang susah, sangat rajin, dan sangat senang tentang pelajaran pelajaran sejarah Indonesia, tutur Andi teman sekelas SD nya. Banyak yang kaget atas kejadian ini, terutama teman dekat dan para tetangga, Banyak yang datang takziah ke keluarga almarhum Helmi, mulai dari guru ngajinya, guru sekolah dan teman teman Helmi.
Cuma sangat disayangkan dari pihak Pemkot, maupun panitia penyelenggara belum nampak kelihatan sampai saat ini, hanya perwakilan dari Pemprov saja yang datang dan memberikan santunan buat keluarga. Padahal letak dan tempat juga ada di Surabaya, baik buruknya Pemkot Surabaya juga harus ikut andil dalam acara tersebut, statemen yang diberikan Pemkot malah seakan akan tak mau tau dengan kejadian naas ini. Menurut Gatra Pemuda Peduli Bangsa, acara ini baik, acara ini bagus, acara ini juga bermanfaat, cuma harus lebih di waspadai lagi nilai tingkat keamananya, jangan baiknya saja mau menerima, tapi dikala ada masalah semua seakan lempar tangan dan tidak mau tau. (feris/red)

Related posts

Leave a Comment