Jendela 

PEMKOT SURABAYA TELAH MENYIAPKAN LAHAN PEDAGANG GEMBONG YANG MAU DIRELOKASI

SURABAYA – Para PKL yang selama ini mereka berjualan di tepi jalan raya yaitu, jalan Kapasari dan jalan Ngaglik semua para pedagang oleh Pemerintah Kota Surabaya akan segera di relokasi ke dalam lahan yang sudah disiapkan, yaitu jalan Gembong Kaliasin yang tidak jauh dari jalan raya Kapasari yang berjarak kurang lebih 20 meter, di sana mereka, para pedagang akan tertata dengan rapi, tempat yang sudah ada yang layak untuk di tempati oleh para pedagang barang bekas yang ada di Gembong jalan Kapasari dan Ngaglik. Pembangunan lapak yang sudah di siapkan oleh Pemkot Surabaya ini agar semua pedagang tidak menempati lagi di pinggir jalan raya Kapasari yang selama ini sering terjadi kemacetan dengan adanya para pedagang yang berjualan barang bekas yang mereka gelar daganganya ditepi jalan.
Dengan adanya Lahan dari Pemkot Surabaya yang dibangun di atas tanah milik Pemkot bangunan tersebut dapat memfasilitasi pedagang yang direlokasi, atap dari seng kalfalum ini agar para pedagang bisa nyaman dalam berjualan yang tidak kepanasan seperti sebelumnya waktu mereka ada di luar pinggir jalan Kapasari dan Ngaglik di lahan yang lumayan luas ini sudah terbentuk stan. Bangunan pasar Gembong baru ini sudah sangat memfasilitasi pedagang dan pembeli di pasar Gembong baru sudah di siapkan Mushola dan juga ponten umum dan lampu penerangan yang sekiranya pedagang dapat berjualan siang dan malam hari
Pemkot akan mendata semua para pedagang secara satu persatu oleh Satpol PP Surabaya demi mengantisipasi pemain lahan stan yang sekiranya bukan pedagang ngaku pedagang agar bisa mendapatkan stan di dalam pasar Gembong baru ini untuk bisa di jual belikan maka dari itu pihak dinas terkait dan Satpol PP tidak mau kecolongan. Lahan yang baru ini sebenarnya tidak jauh dari jalan raya Kapasari yang hanya berjarak kurang lebih 20 meter. Relokasi ini tidak akan merugikan pedagang apabila pedagang masuk semua tidak adalagi yang berjualan di luar pinggir jalan raya Kapasari dan Ngaglik dan apabila masih ada satu pedagang yang bandel maupun mokong maka pihak penegak dari Satpol PP akan memberikan sanksi tegas yang tidak main main. (mtsr)

Related posts

Leave a Comment