HUKRIM 

Sidang Lanjutan Pembacaan Tuntutan Jaini Bin Tomo oleh Jaksa Penuntut Umum

PASURUAN – Dalam acara persidangan tuntutan terdakwa Jaini Bin Tomo oleh Jaksa Penuntut Uumum Ahmad Mazakki, S.H. Dalam isi materi Jaksa Penuntut Umum hanya menjelaskan keterangan saksi korban Maya Afry Nadilla dan Djuwariyah memberikan keterangan kesaksian merasa yakin bahwa terdakwa pelaku pncurian dengan kekerasan pada tanggal 2 Juni 2018. Sebelum kejadian terdakwa membuntuti dari bengkel jalan raya depan Desa Ngantungan. Dengan keterangan sering melihat terdakwa nongkrong di warung kopi depan sekolahan Madrasah Ibtidaiyah.
Tambah saksi Maya Afry Nadilla dan Djuwariyah, terdakwa yang mencuri dengan kekerasan. Pada saat pemeriksaan saksi Adecargh Kuasa Hukum terdakwa Jaini bin Tomo Abdul Harits SH dan Muhammad Fauzan SH. Menghadirkan, menghadapkan dipersidangan 7 orang saksi yang dihadirkan kuasa hukum terdakwa, saksi 1. Idrus (kepala tukang kuli bangunan), 2. Abdul Wahab (kuli bangunan), 3. Ahmad Badri (tukang kuli bangunan) tegas ketiga saksi tersebut memeberikan kesaksian dipersidangan, dihadapan Majlis Hakim sidang terbuka menyatakan dengan sumpah, ketiga saksi tersebut menerangkan, dan menjelaskan bahwa terdakwa Jaini Bin Tomo pada saat tanggal 2 Juni 2018 masih bekerja bersama sebagai kuli bangunan di jalan Lingkar Timur Kemiri Sidoarjo (depan perusahaan sinar batu alam), dimulai jam 8.00 pagi sampai jam 15.00 selesai kerja, dan pulang dari tempat kerja kuli bangunan jam 16.30 wib, terdakwa dan saksi Idrus sampai dirumah di dusun Watugentong RT. 03 RW.02 Kel/Desa Ngantungan, Kec. Pasrepan, Kabupaten Pasuruan terdakwa jam 19.30.
Dilanjut Kuasa Hukum terdakwa menghadirkan saksi bernama Husen (pemilik warung), memberikan kesaksian sebelunya telah disumpah oleh Majelis Hakim, bahwa Husen tidak kenal, tidak pernah melihat terdakwa nongkrong atau minum dengan membawa motor Honda Sonic warna merah muda di warung saya tegas Husen (saksi). Dilanjutkan kuasa hukum terdakwa menghadirkan saksi Nurul Huda (pemilik bengkel), saksi Nurul Huda memberikan kesaksian dihadapan majlis Hakim dibawah sumpah menjelaskan bahwa saksi Nurul Huda pada hari sabtu 2 Juni 2018 tidak melihat terdakwa Jaini Bin Tomo nongkrong ditempat bengkel saya (tegas saksi Nurul Huda pemilik bengkel).
Saat Jaksa Penuntut Umum Ahmad Muzakki, SH di wawancara oleh Media OPSI mengenai pertimbangan tuntutan yang dibacakan dipesidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Muzakki SH tetap mengacu pada tuntutan yang di bacakan dipersidangan. Sidang di lanjutkan pada tanggal 8 November 2018 dengan acara pembelaan oleh Kuasa Hukum terdakwa Jaini Bin Tomo Abdul Harits SH, dan Muhammad Fauzan SH. (mujib/feris)

Related posts

Leave a Comment