Peristiwa 

LAGI-LAGI SATPOL PP SURABAYA MENGOBRAK MUSIK ANGKLUNG KARYA SENI ANAK MUDA DI TEPI JALAN

SURABAYA – Lagi-lagi Satpol PP Surabaya mengobrak karya seni music angklung anak muda di perempatan jalan Kusuma Bangsa Surabaya yang di lakukan oleh SATPOL PP Surabaya yang katanya perintah langsung dari Kepala Satpol PP Irvan Widyanto, menurut ketua regu operasi lapangan Joko Susilo. Namun tidak ada dasar yang jelas cara Satpol PP untuk mengobrak mereka yang setiap hari memainkan musik di perempatan lampu merah. Satpol PP Surabaya yang seharusnya bisa memberikan dukungan karya seni anak muda ini, yang selama ini mempunyai rasa berkarya dalam memainkan musik angklung dari pada para pemuda sekarang yang pada umumnya kebanyakan berpesta miras. Walaupun mereka di sertai dengan adanya meminta tapi mereka hanya meminta dengan seihklasnya selama lampu merah menyala merah dimana para pengguna jalan lagi berhenti di perempatan lampu merah mereka para musisi pemain musik angklung Pandawa memulai lantunan musiknya yang begitu bisa memberikan kenyamanan suara musik angklung seperti yang di jelaskan pengguna jalan roda 2 bapak Heru yang sambil menggeleng gelengkan kepalanya di sertai senyuman manis.
Padahal musik Angklung di tepi jalan ini memberikan hiburan suara musik Angklung yang tanpa vokal ini sangat bisa di pahami nadanya bagi penguna jalan yang berhenti selama lampu merah menyala, karena seharian jenuh selama di perjalanan yang penuh dengan kemacetan kota Surabaya. Dengn adanya musik Angklung yang di mainkan oleh sekawanan anak muda yang berjumlahkan 6 orang ini selalu memberikan hiburan musik di tepi jalan seperti Angklung grup PANDAWA binaan dari Media OPSI yang terus melantunkan lagu dengan suara musik Angklung. Dengan di mainkan musik Angklung di tepi jalan ini bahkan ada dari pengguna jalan yang melintas di depan pemain musik Angklung untuk mengisi hiburan musik Angklung mereka untuk buat acara ulang tahun bahkan ada buat acara pertemuan comunity, Pernikahan bahkan salah satu media sudah meminta group Angklung Pandawa untuk mengisi acara. (mujib/matsiri)

Related posts

Leave a Comment