Jendela 

Bobroknya Pelayanan Rumah Sakit Dr. Soewandi

SURABAYA – Lagi lagi warga kecewa dengan pelayanan RS Dr. Soewandi Surabaya yang konon katanya Rumah Sakit Pemerintah Kota Surabaya selalu siap melayani pasien, ternyata hanya isu belaka. Berawal dari pasien atas nama bapak Sahid (58) warga Kedinding Tengah Gang 5 Surabaya yang masuk karena kecelakaan tanganya terkena benda tajam (sirkel) alat pemotong keramik dibagian pergelangan tangan hingga parah. Dan langsung dilarikan ke RS. Dr. Soewandi Surabaya, setelah masuk ternyata tidak ada penanganan sama sekali mulai masuk pukul 16.00 sampai pukul kurang lebih pukul 19.00 hingga pasien merasa kebingungan dan sangat ketakutan. Dan keluarga pasienpun sangat kebingungan karena sama sekali tidak ada penangan, akhirnya keluarga pasien yang bernama bapak Edi pun langsung mengklarifikasi dan menanyakan ke pihak Rumah Sakit, namun bukanya jawaban yang enak tapi malah menjawab dengan nada sewot dengan kata kata (ngapain sudah tau pelayananya lambat kok dibawa kesini).
Akhirnya tanpa banyak diskusi keluarga pasien pun langsung membawa ke RS. Airlangga. Edi pun menuturkan dengan penuh kekecewaan, kenapa Rumah Sakit Dr. Soewandi Surabaya yang konon katanya milik Pemerintah Kota, kok pelayananya sangat tidak memuaskan, padahal fasilitasnya memakai umum, apalagi memakai BPJS, atau SKTM. Dalam menjalankan fungsinya sebagai fasilitas kesehatan umum, rumah sakit harus senantiasa mengedepankan aspek sosial dan keselamatan pasien. Siapapun yang sakit, baik pemegang kartu BPJS, asuransi premium, maupun asuransi kelas atas, harus ditangani dan mendapat pelayanan dengan baik atas nama keselamatan. Rumah Sakit memang diperkenankan untuk menjalankan bisnis, namun hal tersebut tak menjadi alasan pembenar bagi pengelola menyulapnya menjadi lembaga komersil yang selalu mengedepankan materi dan tanpa mengesampingkan sosial dan pelayanan, tegas Edi. (Frs/red)

Related posts

Leave a Comment