OPSI JATIM 

DIDUGA GUNAKAN ‘AJI MUMPUNG’, KADES PUCANGARUM TERKESAN AROGAN TERHADAP LSM DAN AWAK MEDIA.

BOJONEGORO – Diduga gunakan ‘aji mumpung’, Sanawi Kepala Desa Pucangarum Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro terkesan arogan saat ditemui awak media dirumahnya Sabtu pukul 09:30 WIB (22/09) lalu. Saat itu dikediamannya dan dihadapan warganya, sambil berkacak pinggang Sanawi (Kades Pucangarum) tanpa basa-basi menolak kedatangan awak media dan LSM guna klarifikasi dengan sikap arogan serta nada bicara mengusir. “Nang mire rono,aku arep turu, golek opo mrene!?(pergi sana,saya mau tidur, cari apa kesini*red), “ucapnya dengan nada bicara arogan. Sementara awak media dan LSM yang datang kerumahnya tersebut dengan santun menjawab,”ya tidak apa-apa Pak Kades, kalau tidak berkenan menerima kami, padahal kami datang kesini guna klarifikasi, ” ucap salah seorang awak media yang datang tersebut.
Sangat disesalkan sikap Kades yang arogan, padahal LSM dan awak media merupakan mitra dan kontrol sosial bagi Pemerintah. Dan sangat jelas dilindungi Undang- Undang Pers no.40 Tahun 1999,
“Kebebasan pers adalah hak yang diberikan oleh konstitusional atau perlindungan hukum yang berkaitan dengan media dan bahan-bahan yang dipublikasikan seperti menyebar luaskan, pencetakan dan penerbitkan surat kabar, majalah, buku atau dalam material lainnya tanpa adanya campur tangan atau perlakuan sensor dari pemerintah.
Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 4 di dalam ayat 1 disebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, ayat kedua bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, ayat ketiga bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan ayat keempat bahwa dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai Hak Tolak bahkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 disebutkan antara lain dalam pasal 28F bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
Ada apa dengan sikap arogan Kades?. Sikap arogan yang dilontarkan Sanawi (Kades Pucangarum) kepada awak media saat itu menimbulkan tanda tanya besar, karena sikapnya yang enggan ditemui awak media tersebut terkesan ada dugaan Sanawi enggan diklarifikasi terkait penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Inter meso” legendaris seorang penyanyi (Sujiwo Tejo), impianmu boleh melebihi langit angan” mu boleh seluas samudera tapi ingat sa’at masyarakatmu dan alam ini murka kamu baru sadar. Bersambung………..(TIM)

Related posts

Leave a Comment