OPSI JATIM 

Sudah Bayar Mahal, Sampai 9 Juta Akta Milik Ny. Farideh Tak Kujung Selesai

Foto : Ny. Farideh Mengeluh, Pasalnya Ngurus Akta Sudah 2 Tahun Tak Kunjung Selesai.

BONDOWOSO – Sungguh keterlaluan kata Ny Farideh alias Asri, warga Dusun Betoan, Desa Jambianom, Kecamatan Jambisari Darusshola, Kabupaten Bondowoso, mengeluhkan belum keluarnya pembuatan akta tanah. Menurut keterangan Ny. Farideh alias Asri, akta sudah diurus sejak tahun 2016, namun sampai saat ini tak kunjung selesai dan diterimanya. NY Farideh menambahkan bahwa Pembuatan akta itu, di buat melalui Kepala Desa (Kades) Jambianom. Saya sudah bayar kepada Kades, sebesar Rp. 9 juta rupiah sedangkan pembuatan akta perbidangnya Rp 2.250.000, 00,namun sampai sekarang sudah dua tahun belum selesai aktanya padahal saya sangat membutuhkan akta itu.’tegasnya.
Rencananya, lanjut dia, untuk pembuatan Akta tanah ini mau diurus sendiri, di kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Kecamatan Jambisari Darussholah, karena buku C (leter C) ada di pemerintahan desa, jadi untuk pembuatan akta ini kita sepakat diserahkan penuh ke Kades. “Tanah ini mau dibagi enam bidang keenam orang bersaudara, karena buku C itu ada di pemerintahan desa, jadi untuk mengatasi ini kita sepakat diserahkan penuh kepada Kades untuk mengurusnya ke PPAT, namun sudah dua tahun tak kunjung terbit,” paparnya. Kades Jambianom, Laila dikonfirmasi membenarkan hal ini. Dia mengatakan dengan nada arogansi. “Akta tanah itu sudah selesai namun si pemilik belum menebusnya. Ini urusan warga dengan saya, jangan ikut campur persoalan ini,” kata Laila dengan tergesa-gesa. (red)

Related posts

Leave a Comment